Berita Terbaru
Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi di Hari Fitri
Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang penuh makna bagi umat Muslim di seluruh dunia. Setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadan, kini saatnya kita merayakan kemenangan dengan hati yang bersih dan penuh rasa syukur. Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki diri, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.
Selama bulan Ramadan, umat Muslim telah dilatih untuk meningkatkan ketakwaan, menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa, serta memperbanyak amal ibadah seperti sedekah dan zakat. Nilai-nilai inilah yang seharusnya terus kita jaga dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah Ramadan berlalu. Semangat berbagi, kepedulian terhadap sesama, serta keikhlasan dalam berbuat kebaikan menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera.
BAZNAS Kota Balikpapan sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah terus berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan mustahik. Melalui berbagai program yang telah dijalankan, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Momentum Idul Fitri ini juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya berbagi dan memperkuat solidaritas sosial.
Di hari yang fitri ini, mari kita saling memaafkan, melupakan segala khilaf dan kesalahan, serta membuka lembaran baru dengan hati yang lebih bersih. Semoga kebahagiaan dan keberkahan senantiasa menyertai langkah kita ke depan, serta menjadikan kita pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Akhir kata, kami keluarga BAZNAS Kota Balikpapan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada kita semua.
BERITA20/03/2026 | Hasan
Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan
Lailatul Qadar merupakan salah satu malam yang paling istimewa dalam bulan suci Ramadan. Malam ini dikenal sebagai malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan, bahkan disebut lebih baik daripada seribu bulan. Keutamaan ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an pada Surah Al-Qadr, yang menggambarkan betapa agungnya malam tersebut bagi umat Islam yang beribadah dengan penuh keikhlasan.
Secara bahasa, Lailatul Qadar berarti malam penetapan atau malam kemuliaan. Pada malam inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril. Peristiwa besar ini menjadi awal dari petunjuk bagi umat manusia menuju jalan yang benar. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam-malam terakhir bulan Ramadan dengan harapan dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar.
Dalam berbagai hadits, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, ke-23, ke-25, ke-27, dan ke-29. Pada malam tersebut, para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan kedamaian bagi orang-orang yang beribadah. Malam itu dipenuhi ketenangan hingga terbit fajar.
Keutamaan Lailatul Qadar sangat luar biasa. Amal ibadah yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan atau sekitar delapan puluh tiga tahun. Artinya, satu malam ibadah yang dilakukan dengan penuh keimanan dan keikhlasan dapat memberikan pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT. Inilah kesempatan yang sangat berharga bagi setiap muslim untuk memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan salat malam.
Selain itu, Lailatul Qadar juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperbaiki akhlak, meningkatkan keimanan, serta memperbanyak amal kebaikan. Pada malam-malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.
Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca ketika mencari Lailatul Qadar adalah: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”, yang artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” Doa ini menjadi pengingat bahwa setiap manusia membutuhkan ampunan dan kasih sayang dari Allah SWT.
Oleh karena itu, marilah kita memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan sebaik-baiknya. Perbanyak ibadah, sedekah, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa kepada Allah SWT. Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar dan mendapatkan keberkahan yang melimpah dari Allah SWT.
Semoga Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai-nilai Ramadan dapat terus kita jaga bahkan setelah bulan suci ini berakhir.
BERITA14/03/2026 | Hasan
BAZNAS Balikpapan Terima Zakat dari PT Rachmat Land
Pada Kamis pagi, 12 Maret, suasana hangat penuh silaturahmi terasa di kantor PT Rachmat Land saat perwakilan BAZNAS Kota Balikpapan hadir untuk menerima penyerahan zakat dari perusahaan tersebut. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA ini menjadi momen penting dalam memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga pengelola zakat dalam menebar manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd hadir langsung untuk menerima penyerahan zakat. Beliau didampingi oleh Anwar Arifin Pinem, SP., M.E selaku Wakil Ketua III BAZNAS Kota Balikpapan, serta satu orang staf BAZNAS yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran BAZNAS ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus komitmen untuk menjaga amanah dalam pengelolaan zakat yang dipercayakan oleh para muzakki.
Penyerahan zakat ini juga menjadi bukti nyata komitmen PT Rachmat Land dalam menunaikan kewajiban sosial dan keagamaannya melalui lembaga resmi pengelola zakat. Tahun ini merupakan tahun kedua perusahaan tersebut menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kota Balikpapan. Sebelumnya, pada tahun lalu, PT Rachmat Land juga telah menyalurkan zakat melalui BAZNAS sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Pihak PT Rachmat Land menyambut hangat kedatangan tim BAZNAS Kota Balikpapan. Dua perwakilan perusahaan turut hadir dalam proses penyerahan zakat tersebut. Momen ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan diskusi ringan mengenai pentingnya pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Rachmat Land atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada BAZNAS dalam menyalurkan zakat perusahaan. Menurut beliau, dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta, sangat penting untuk memperkuat peran zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendorong kesejahteraan umat.
Lebih lanjut, beliau berharap sinergi yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS, maka potensi zakat dapat dikelola secara lebih optimal untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Balikpapan.
Kegiatan penyerahan zakat ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi antara perusahaan dan lembaga zakat mampu menghadirkan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Semoga langkah baik yang dilakukan oleh PT Rachmat Land ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/03/2026 | Hasan
Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah Kota Balikpapan Tahun 1446 H / 2026 M
BAZNAS Kota Balikpapan bersama Kementerian Agama Kota Balikpapan telah menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah untuk wilayah Kota Balikpapan pada tahun 1446 Hijriah atau 2026 Masehi. Penetapan ini mengacu pada Surat Keputusan Kementerian Agama Kota Balikpapan Nomor 63 Tahun 2026 yang menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat selama bulan Ramadhan.
Berdasarkan keputusan tersebut, zakat fitrah yang ditunaikan dalam bentuk beras ditetapkan sebanyak 3 kilogram beras per jiwa. Selain itu, masyarakat juga dapat menunaikan zakat fitrah dalam bentuk uang yang disesuaikan dengan harga beras yang biasa dikonsumsi sehari-hari.
Adapun besaran zakat fitrah dalam bentuk uang terbagi menjadi tiga kategori. Kategori pertama sebesar Rp54.000 per jiwa, yang diperuntukkan bagi masyarakat yang mengonsumsi beras dengan kualitas atau harga tertinggi. Kategori kedua sebesar Rp48.000 per jiwa, bagi masyarakat yang mengonsumsi beras dengan harga menengah. Sementara kategori ketiga sebesar Rp42.000 per jiwa, diperuntukkan bagi masyarakat yang mengonsumsi beras dengan harga lebih rendah.
Selain zakat fitrah, juga ditetapkan besaran fidyah sebesar Rp30.000 per hari per jiwa. Fidyah ini diperuntukkan bagi orang yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan karena kondisi tertentu sesuai dengan ketentuan syariat.
BAZNAS Kota Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah dan fidyah melalui lembaga resmi agar dapat disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang berhak menerima. Dengan menunaikan zakat, diharapkan dapat membantu meringankan beban sesama serta memperkuat semangat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
BERITA10/03/2026 | Hasan
Wali Kota Balikpapan Salurkan Zakat Melalui BAZNAS
Balikpapan – Wali Kota Balikpapan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan pada Jumat (6/3). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan zakat secara terorganisir serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Balikpapan secara langsung menyerahkan zakatnya kepada BAZNAS Kota Balikpapan. Penyerahan zakat tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan yang didampingi oleh jajaran staf BAZNAS. Prosesi ini menjadi simbol kepedulian serta komitmen pimpinan daerah dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.
Momentum ini juga menjadi contoh dan ajakan bagi para pejabat serta aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan untuk turut menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga yang terpercaya, pengelolaan dana zakat diharapkan dapat dilakukan secara lebih transparan, profesional, dan tepat sasaran.
BAZNAS Kota Balikpapan sendiri terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan serta bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Melalui penyaluran zakat melalui BAZNAS, diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Balikpapan.
BERITA06/03/2026 | Hasan
Pesantren Ramadhan BAZNAS Balikpapan 2026
Kegiatan Pesantren Ramadhan yang diselenggarakan selama dua hari, pada tanggal 25–26 Februari 2026, berlangsung dengan penuh semangat dan keberkahan di Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan TP PKK Kota Balikpapan, serta disponsori penuh oleh BAZNAS Kota Balikpapan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembinaan generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
Mengusung tema “Upgrade Iman & Karakter Keluarga di Era Digital Menuju Generasi Emas 2045”, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan spiritual dan karakter bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan era digital yang semakin pesat. Tema tersebut diangkat sebagai pengingat pentingnya peran keluarga dan pendidikan keagamaan dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak menuju Indonesia Emas 2045.
Sebanyak 102 siswa dan siswi tingkat SMP se-Kota Balikpapan dengan rentang usia 13–15 tahun turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan spiritual yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman keislaman, membentuk karakter, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak usia dini. Suasana kebersamaan dan antusiasme terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung, mulai dari sesi pembinaan akhlak, pembelajaran keagamaan, hingga aktivitas kebersamaan yang mempererat ukhuwah di antara para peserta.
Pesantren Ramadhan ini menjadi wadah positif bagi para pelajar untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan yang bermanfaat dan inspiratif. Selain memperdalam ilmu agama, para peserta juga diajak untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan visi BAZNAS Kota Balikpapan dalam membangun masyarakat yang sejahtera, berdaya, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Melalui dukungan penuh dari BAZNAS Kota Balikpapan sebagai sponsor utama, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para peserta. Tidak hanya menjadi pengalaman berharga selama Ramadhan, tetapi juga menjadi bekal dalam membentuk generasi muda Balikpapan yang berakhlak, berilmu, dan siap menjadi penerus bangsa yang membawa kebaikan di masa depan.
BERITA25/02/2026 | Hasan
Ramadhan: Bulan Penuh Cahaya, Ampunan, dan Kesempatan Memperbaiki Diri
Ramadhan adalah bulan yang selalu dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat ini bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum terbaik untuk memperbaiki diri, mendekatkan hati kepada Allah SWT, serta memperbanyak amal kebaikan. Ramadhan ibarat tamu istimewa yang datang hanya sekali dalam setahun, membawa kesempatan emas bagi setiap muslim untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan.
Allah SWT menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang sangat mulia. Di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Setiap amal kebaikan yang dilakukan di bulan ini dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya setiap muslim memanfaatkan Ramadhan dengan sebaik-baiknya melalui berbagai amalan, doa, dan ibadah.
Makna Puasa Ramadhan :Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan oleh setiap muslim yang memenuhi syarat. Namun puasa tidak hanya bermakna menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, puasa mengajarkan kita untuk menahan hawa nafsu, menjaga lisan, mengendalikan emosi, serta meningkatkan kesabaran.
Melalui puasa, kita diajak merasakan bagaimana kondisi saudara-saudara kita yang kekurangan. Rasa lapar dan haus menjadi pengingat untuk lebih bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Puasa juga menjadi sarana membersihkan jiwa dari sifat-sifat buruk seperti iri, dengki, dan sombong.
Rasulullah SAW bersabda bahwa banyak orang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga. Hal ini mengingatkan bahwa kualitas puasa sangat bergantung pada kesungguhan kita menjaga hati, lisan, dan perbuatan selama berpuasa.
Amalan Utama di Bulan Ramadhan
Agar Ramadhan menjadi lebih bermakna, ada beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan.
1. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
Ramadhan dikenal sebagai bulan turunnya Al-Qur’an. Oleh karena itu, membaca dan mentadabburi Al-Qur’an menjadi amalan utama. Banyak ulama yang menargetkan khatam Al-Qur’an minimal satu kali selama Ramadhan. Membaca Al-Qur’an tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menenangkan hati dan memperkuat iman.
2. Shalat Tarawih
Shalat tarawih adalah ibadah sunnah yang hanya ada di bulan Ramadhan. Dilaksanakan setelah shalat Isya, tarawih menjadi momen kebersamaan umat Islam dalam beribadah. Selain mendapatkan pahala, tarawih juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat spiritual.
3. Memperbanyak sedekah
Sedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan, dan beliau semakin dermawan di bulan Ramadhan. Sedekah tidak selalu berupa materi, tetapi juga bisa berupa senyuman, bantuan tenaga, atau kata-kata yang baik.
4. I’tikaf di masjid
I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah. Biasanya dilakukan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk mencari Lailatul Qadar. I’tikaf membantu kita fokus beribadah dan menjauhkan diri dari kesibukan dunia.
5. Menjaga lisan dan akhlak
Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki akhlak. Menjaga lisan dari perkataan buruk, menghindari pertengkaran, serta memperbanyak dzikir dan istighfar adalah amalan yang sangat dianjurkan.
Doa-Doa di Bulan Ramadhan :
Ramadhan juga merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Setiap muslim dianjurkan memperbanyak doa, terutama saat menjelang berbuka puasa dan di sepertiga malam.
Doa berbuka puasa:“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.”Artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.
Doa memohon ampunan:“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.
Selain itu, kita juga dianjurkan memperbanyak istighfar, dzikir, dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Doa-doa yang dipanjatkan dengan hati yang tulus akan mendatangkan ketenangan dan harapan.
Keutamaan Lailatul Qadar :
Salah satu keistimewaan Ramadhan adalah adanya malam Lailatul Qadar. Malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan. Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam tersebut nilainya setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun.
Lailatul Qadar biasanya dicari pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, dzikir, dan doa pada malam-malam tersebut.
Menjadikan Ramadhan sebagai Momentum Perubahan : Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun kebiasaan baik. Kebiasaan bangun malam, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan menjaga akhlak hendaknya tidak berhenti setelah Ramadhan berakhir.
Bulan Ramadhan juga mengajarkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan. Kita diajak untuk lebih peduli kepada sesama, membantu yang membutuhkan, serta mempererat silaturahmi.
Jika Ramadhan dijalani dengan penuh kesungguhan, maka setelahnya kita akan menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih bersyukur, dan lebih dekat dengan Allah SWT. Inilah tujuan utama Ramadhan: membentuk insan yang bertakwa.
Penutup : Ramadhan adalah bulan penuh cahaya dan ampunan. Setiap detiknya adalah kesempatan untuk mengumpulkan pahala dan memperbaiki diri. Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa makna. Isi hari-harinya dengan ibadah, doa, sedekah, dan amal kebaikan.
Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan keistiqamahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Semoga setiap amal yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadi bekal terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat.
Selamat menyambut dan menjalani bulan suci Ramadhan. Semoga hati kita dipenuhi cahaya keimanan dan keberkahan. Aamiin.
BERITA21/02/2026 | Hasan
Cahaya Qolbu: Menemani Sore Ramadhan Bersama Balikpapan TV dan BAZNAS Kota Balikpapan
Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Bulan penuh berkah ini menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, memperkuat silaturahmi, serta memperdalam ilmu agama. Menghadirkan semangat tersebut, Cahaya Qolbu hadir sebagai program spesial Ramadhan yang tayang setiap hari selama bulan suci, mulai pukul 17.00 hingga 18.00 WITA, menemani pemirsa setia Balikpapan TV menjelang waktu berbuka puasa.
Program ini merupakan kolaborasi inspiratif antara BAZNAS Kota Balikpapan dan Balikpapan TV, yang bertujuan memberikan pencerahan rohani sekaligus edukasi keislaman kepada masyarakat. Mengangkat tema-tema aktual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, Cahaya Qolbu menjadi ruang refleksi sekaligus penguat iman di tengah kesibukan aktivitas masyarakat.
Yang istimewa, pengisi tausiyah dalam program ini adalah Pimpinan dan Wakil Pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan. Dengan pengalaman, kompetensi, dan pemahaman mendalam tentang keislaman serta pengelolaan zakat, para narasumber tidak hanya menyampaikan materi ceramah yang menyejukkan, tetapi juga memberikan wawasan tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membangun kesejahteraan umat.
Setiap episode menghadirkan pembahasan yang beragam, mulai dari makna keikhlasan dalam beribadah, keutamaan berbagi di bulan Ramadhan, memperbaiki kualitas shalat, hingga membangun kepedulian sosial melalui zakat. Disampaikan dengan bahasa yang ringan, santun, dan mudah dipahami, materi yang dibawakan mampu menyentuh hati serta memberikan motivasi spiritual bagi para pemirsa.
Tidak hanya ceramah, Cahaya Qolbu juga menghadirkan sesi tanya jawab interaktif. Pemirsa dapat mengirimkan pertanyaan seputar fiqih Ramadhan, zakat, permasalahan ibadah, maupun persoalan sosial keagamaan lainnya. Sesi ini menjadi ruang dialog yang mempererat hubungan antara narasumber dan masyarakat, sekaligus memberikan solusi atas berbagai pertanyaan yang sering muncul di tengah kehidupan sehari-hari.
Menjelang waktu berbuka, suasana program semakin terasa khidmat dan penuh ketenangan. Cahaya Qolbu menjadi teman setia yang tidak hanya mengisi waktu, tetapi juga memperkaya ruhani, menambah ilmu, dan menumbuhkan semangat berbagi.
Melalui program ini, diharapkan Ramadhan tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Saksikan Cahaya Qolbu setiap hari selama bulan Ramadhan, pukul 17.00–18.00 WITA, hanya di Balikpapan TV. Mari bersama menebarkan kebaikan dan menghadirkan cahaya di dalam qolbu kita.
BERITA19/02/2026 | Hasan
Fidyah dalam Islam: Keringanan yang Penuh Hikmah dan Kepedulian
Puasa Ramadan adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang telah baligh, berakal, dan mampu menjalankannya. Ibadah ini bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga sarana melatih kesabaran, ketakwaan, serta empati terhadap sesama. Namun, dalam ajaran Islam, Allah tidak membebani hamba-Nya di luar batas kemampuan. Karena itu, bagi sebagian orang yang benar-benar tidak sanggup berpuasa dan tidak memiliki harapan untuk menggantinya di hari lain, terdapat keringanan yang disebut fidyah.
Fidyah secara bahasa berarti tebusan. Dalam konteks puasa, fidyah adalah bentuk pengganti kewajiban puasa Ramadan yang tidak dapat dilaksanakan karena uzur tertentu yang bersifat permanen atau sangat berat. Keringanan ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang realistis dan penuh rahmat.
Golongan yang wajib membayar fidyah umumnya adalah orang tua renta yang sudah tidak kuat lagi berpuasa serta penderita sakit kronis yang kecil kemungkinan untuk sembuh. Mereka tidak diwajibkan mengganti puasa di hari lain karena kondisi fisiknya memang tidak memungkinkan. Sebagai gantinya, mereka membayar fidyah untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.
Selain itu, terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai ibu hamil dan menyusui yang tidak berpuasa karena khawatir terhadap keselamatan diri atau bayinya. Sebagian ulama berpendapat cukup mengganti puasa (qadha), sementara sebagian lainnya mewajibkan qadha disertai fidyah, terutama jika kekhawatiran tersebut berkaitan dengan kondisi bayi. Oleh karena itu, penting untuk memahami pendapat yang diikuti dan berkonsultasi kepada ahli agama agar tidak keliru dalam pelaksanaannya.
Adapun bentuk fidyah adalah memberi makan kepada fakir atau miskin. Ukurannya umumnya satu mud bahan makanan pokok untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan, yang setara kurang lebih 6–7 ons beras. Ada pula yang membolehkan memberikan makanan siap santap atau sejumlah uang yang nilainya setara dengan satu porsi makan layak, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat. Yang terpenting, fidyah benar-benar diberikan kepada orang yang berhak dan diniatkan sebagai pengganti kewajiban puasa.
Waktu pembayaran fidyah bisa dilakukan setiap hari selama Ramadan ketika tidak berpuasa, atau dikumpulkan dan dibayarkan sekaligus di akhir bulan. Sebagian ulama juga membolehkan membayarnya sebelum Ramadan jika sudah dipastikan tidak mampu berpuasa. Namun, untuk kehati-hatian, banyak yang memilih menunaikannya setelah hari puasa yang ditinggalkan benar-benar terjadi.
Di balik ketentuan fidyah, terdapat hikmah yang mendalam. Pertama, Islam mengajarkan keseimbangan antara kewajiban dan kemampuan. Tidak ada paksaan bagi mereka yang secara fisik benar-benar tidak mampu. Kedua, fidyah memiliki dimensi sosial yang kuat. Dengan memberi makan fakir miskin, semangat Ramadan tetap hidup dalam bentuk kepedulian dan berbagi. Orang yang tidak berpuasa tetap dapat merasakan nilai ibadah melalui kontribusi sosialnya.
Fidyah juga menjadi pengingat bahwa ibadah dalam Islam tidak hanya bersifat individual, tetapi juga kolektif. Setiap kewajiban yang memiliki keringanan tetap diarahkan agar membawa manfaat bagi masyarakat luas. Dengan demikian, nilai solidaritas dan empati semakin tumbuh.
Memahami fidyah secara benar membantu kita menjalankan ajaran agama dengan bijak dan penuh kesadaran. Jangan sampai keringanan ini disalahpahami sebagai kemudahan tanpa aturan. Justru di dalamnya terdapat tanggung jawab moral dan spiritual yang tetap harus dijaga.
Pada akhirnya, fidyah adalah bukti bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih sayang. Ia memberi ruang bagi keterbatasan manusia tanpa menghilangkan nilai ibadah. Di setiap aturan, selalu ada hikmah yang menunjukkan bahwa Allah Maha Mengetahui dan Maha Penyayang terhadap hamba-Nya.
BERITA12/02/2026 | Hasan
Dirgahayu Kota Balikpapan ke-129: Harmoni Menuju Kota Global
Tanggal 10 Februari 2026 menjadi momen istimewa bagi seluruh masyarakat Kota Balikpapan. Kota yang dikenal sebagai gerbang Kalimantan Timur ini genap berusia 129 tahun sejak berdiri pada 10 Februari 1897. Lebih dari satu abad perjalanan telah dilalui Balikpapan dengan berbagai dinamika, tantangan, dan pencapaian yang membanggakan.
Balikpapan tumbuh dari sebuah kota minyak menjadi kota jasa dan perdagangan yang strategis. Perkembangannya tidak hanya ditandai oleh kemajuan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga oleh kuatnya nilai harmoni antarwarga. Keberagaman suku, budaya, dan latar belakang menjadi kekuatan utama yang membentuk Balikpapan sebagai kota yang aman, nyaman, dan inklusif.
Mengusung tema “Harmoni Menuju Kota Global”, peringatan HUT ke-129 ini menjadi refleksi bersama bahwa kemajuan kota harus dibangun di atas kolaborasi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Balikpapan memiliki peran strategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta kesejahteraan masyarakat.
Di tengah pesatnya pembangunan, nilai-nilai sosial seperti gotong royong, kepedulian terhadap sesama, dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan harus terus dijaga. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Balikpapan yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Momentum hari jadi ini diharapkan menjadi penguat semangat seluruh elemen kota untuk bersama-sama menjaga harmoni dan mempercepat langkah menuju Balikpapan sebagai kota global yang berkarakter. Dengan doa, kerja keras, dan kebersamaan, Balikpapan akan terus tumbuh sebagai kota yang membawa keberkahan, kebanggaan, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Dirgahayu Kota Balikpapan ke-129. Mari terus melangkah maju, dalam harmoni dan keberkahan.
BERITA10/02/2026 | Hasan
Silaturahmi Tim Penggerak PKK Terkait Usulan Kegiatan Pesantren Ramadhan
BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan Tim Penggerak PKK yang membahas usulan pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara lembaga masyarakat dan institusi sosial keagamaan dalam menghadirkan program pembinaan spiritual bagi generasi muda.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, berbagai gagasan disampaikan terkait konsep kegiatan Pesantren Ramadhan yang diharapkan mampu memberikan manfaat edukatif, religius, serta membangun karakter positif di tengah masyarakat. Usulan yang dibahas meliputi kegiatan pembinaan akhlak, peningkatan pemahaman keagamaan, serta aktivitas sosial yang dapat melibatkan anak-anak dan remaja selama bulan suci Ramadhan.
Perwakilan PKK menyampaikan harapan agar program Pesantren Ramadhan dapat menjadi wadah pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek ibadah, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama. Sinergi dengan BAZNAS Kota Balikpapan diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program melalui dukungan kolaboratif yang berkelanjutan.
BAZNAS Kota Balikpapan menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan. Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan, diharapkan tercipta generasi yang berakhlak mulia, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta mampu menjadi agen kebaikan di lingkungannya.
Silaturahmi ini juga menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan perencanaan program yang lebih matang ke depan. Dengan kolaborasi yang baik antara PKK dan BAZNAS, kegiatan Pesantren Ramadhan diharapkan dapat terlaksana secara optimal dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Kota Balikpapan, khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
BERITA04/02/2026 | Hasan
Kunjungan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dalam Rangka Koordinasi dan Kolaborasi Program Pendayagunaan
BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan dari Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Wakil Ketua III dalam rangka memperkuat koordinasi dan kolaborasi program pendayagunaan. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah strategis antara BAZNAS tingkat provinsi dan daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai agenda dibahas, mulai dari evaluasi program yang telah berjalan hingga rencana pengembangan program pendayagunaan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi umat. Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan menekankan pentingnya sinergi antar lembaga guna memastikan setiap program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan.
Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi program yang telah dijalankan oleh BAZNAS Kota Balikpapan, khususnya dalam bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, Wakil Ketua III turut memberikan masukan terkait strategi penguatan program pendayagunaan agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi para penerima manfaat.
Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih solid antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kota Balikpapan. Kolaborasi yang baik diyakini dapat mendorong lahirnya program-program unggulan yang tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi juga berorientasi pada kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Kota Balikpapan menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan dan penguatan kelembagaan. Ke depan, sinergi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dan BAZNAS Kota Balikpapan diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi program pendayagunaan yang berdampak nyata serta menjadi solusi dalam menjawab kebutuhan sosial ekonomi masyarakat di Kalimantan Timur.
BERITA04/02/2026 | Hasan
Usulan Pengolahan Pupuk Organik di Kelurahan Teritip
BAZNAS Kota Balikpapan bersama Dinas Pertanian dan Peternakan, perwakilan peternak, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Teritip melaksanakan kegiatan presentasi dan diskusi terkait usulan pengolahan pupuk organik. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan limbah peternakan secara optimal, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, disampaikan pemaparan mengenai potensi pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan perkebunan masyarakat setempat. Limbah peternakan yang selama ini belum dikelola secara maksimal dinilai memiliki peluang besar untuk diolah menjadi produk pupuk yang bermanfaat, sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan.
Diskusi yang berlangsung melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, peternak, hingga perwakilan masyarakat kelurahan. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan konsep pengolahan pupuk organik yang tepat guna, berkelanjutan, serta sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di Kelurahan Teritip. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bertukar gagasan terkait teknis pengolahan, pengelolaan, serta potensi pengembangan program ke depan.
BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan ekonomi produktif. Melalui pengolahan pupuk organik, diharapkan dapat tercipta peningkatan kesejahteraan peternak dan petani, sekaligus mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan.
Dengan adanya kolaborasi antara BAZNAS, Dinas Pertanian dan Peternakan, peternak, serta LPM Kelurahan Teritip, program pengolahan pupuk organik ini diharapkan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, serta pelestarian lingkungan di Kota Balikpapan.
BERITA03/02/2026 | Hasan
Makna dan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu malam yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Nisfu Sya’ban jatuh pada pertengahan bulan Sya’ban, tepatnya 15 Sya’ban 1447 Hijriah, yang pada tahun ini bertepatan dengan Senin, 2 Februari 2026. Malam ini menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan memperbanyak amal ibadah sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ath-Thabrani disebutkan bahwa Allah SWT memperhatikan seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu memberikan ampunan kepada mereka, kecuali bagi orang yang berbuat syirik dan orang yang saling bermusuhan. Hadits ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga tauhid serta membersihkan hati dari sifat dendam dan permusuhan.
Malam Nisfu Sya’ban juga menjadi waktu yang tepat untuk bermuhasabah, mengevaluasi diri atas segala perbuatan yang telah dilakukan, serta memohon ampunan atas dosa dan kesalahan. Banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan shalat sunnah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
Selain itu, Nisfu Sya’ban mengajarkan nilai penting tentang kepedulian sosial dan keikhlasan. Membersihkan hati tidak hanya dilakukan melalui ibadah ritual,Melalui momentum Nisfu Sya’ban ini, mari kita perkuat niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bertakwa. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempersiapkan hati kita untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan. tetapi juga dengan memperbaiki hubungan antar sesama, saling memaafkan, serta meningkatkan kepedulian terhadap saudara-saudara yang membutuhkan.
Melalui momentum Nisfu Sya’ban ini, mari kita perkuat niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bertakwa. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempersiapkan hati kita untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan.
BERITA02/02/2026 | Hasan
Pesantren Hidayatullah Silaturahmi ke BAZNAS Kota Balikpapan, Sambut Pimpinan Baru
Pesantren Hidayatullah melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan sebagai upaya mempererat ukhuwah serta memperkuat sinergi kelembagaan. Kunjungan ini juga menjadi momen perkenalan dan penyampaian ucapan selamat atas kepemimpinan baru di lingkungan Pesantren Hidayatullah.
Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai peran strategis lembaga keagamaan dan lembaga zakat dalam mendukung kesejahteraan umat, khususnya di Kota Balikpapan. BAZNAS Kota Balikpapan menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah positif dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan.
Pimpinan Pesantren Hidayatullah yang baru menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong nilai-nilai kemandirian, kepedulian sosial, serta optimalisasi peran pendidikan Islam dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berdaya. Sementara itu, BAZNAS Kota Balikpapan menegaskan kesiapan untuk bersinergi melalui program-program zakat, infak, dan sedekah yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Pesantren Hidayatullah dan BAZNAS Kota Balikpapan dalam mendukung program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat secara berkelanjutan.
BERITA21/01/2026 | Hasan
25 Tahun BAZNAS: Menguatkan Zakat untuk Indonesia yang Berdaya
Memasuki usia seperempat abad, BAZNAS terus menunjukkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat. Sejak didirikan pada 17 Januari 2001, BAZNAS hadir sebagai garda terdepan dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan memperkuat keadilan sosial di Indonesia.
Dengan mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, peringatan 25 tahun BAZNAS menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. Selama 25 tahun, zakat telah menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga respon kebencanaan di berbagai wilayah.
Berbagai program unggulan terus dikembangkan, mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi produktif, hingga program pendidikan dan kesehatan yang berkelanjutan. Semua ini tidak terlepas dari kepercayaan dan dukungan para muzaki, mitra, serta partisipasi aktif masyarakat yang menjadikan zakat sebagai solusi nyata bagi permasalahan sosial.
Di usia yang ke-25 ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak guna memastikan manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas dan merata. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga kekuatan kolektif untuk membangun bangsa yang berkeadilan dan berkeadaban.
Peringatan 25 Tahun BAZNAS diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan dalam menebar kepedulian dan menghadirkan harapan. Dari zakat tumbuh harapan, dari kepedulian lahir kesejahteraan umat, menuju Indonesia yang lebih kuat dan berdaya.
BERITA17/01/2026 | Hasan
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Doa Bersama Peringatan Perjuangan Para Terdahulu di Lanal Balikpapan
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menghadiri kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati perjuangan para terdahulu yang diselenggarakan di Kantor Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan. Kegiatan ini diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran terkait sebagai momentum refleksi, penghormatan atas jasa para pendahulu, serta penguatan nilai spiritual dan kebangsaan.
Acara diawali dengan pelaksanaan sholat Dhuhur berjamaah yang berlangsung dengan khidmat. Sholat berjamaah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan sebagai wujud kebersamaan, kekompakan, dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Suasana penuh kekhusyukan terasa di seluruh rangkaian ibadah yang diikuti oleh seluruh peserta.
Setelah sholat Dhuhur berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan. Dalam ceramahnya, Ketua BAZNAS memperkenalkan dan menjelaskan makna zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen ibadah sekaligus sarana membangun kepedulian sosial. Ia menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, khususnya apabila penghasilan telah mencapai nisab sesuai ketentuan syariat.
Ketua BAZNAS juga mengajak para ASN yang hadir untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Hal ini disampaikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, di mana BAZNAS merupakan lembaga resmi yang ditunjuk negara untuk mengelola zakat. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, pengelolaan dana zakat dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran demi kemaslahatan umat.
Selain zakat, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya infak dan sedekah sebagai amalan yang dapat dilakukan oleh setiap individu tanpa harus menunggu batas nisab. Infak dan sedekah menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar nilai-nilai perjuangan para terdahulu dapat terus diwarisi dan diwujudkan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antarinstansi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran spiritual dan sosial para peserta semakin meningkat, serta peran zakat, infak, dan sedekah dapat terus dioptimalkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di Kota Balikpapan.
BERITA15/01/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Dana Tambahan untuk Pemasangan Kaki Palsu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan dana tambahan untuk pemasangan kaki palsu. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan kepada mustahik penerima manfaat, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap penyandang disabilitas.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan dengan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup mustahik, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik namun tetap memiliki semangat untuk menjalani kehidupan secara mandiri.
“Bantuan dana tambahan ini kami salurkan agar penerima manfaat dapat segera melanjutkan proses pemasangan kaki palsu. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban sekaligus memberi harapan baru agar beliau dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik,” ujar Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam sambutannya.
Penerima bantuan merupakan warga yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat kehilangan anggota tubuh, sehingga membutuhkan alat bantu berupa kaki palsu untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, proses rehabilitasi dan pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
BAZNAS Kota Balikpapan menegaskan bahwa dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS. Oleh karena itu, setiap penyaluran bantuan selalu dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang.
Melalui program bantuan kesehatan dan kemanusiaan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap dapat terus hadir sebagai solusi bagi permasalahan sosial di tengah masyarakat. Selain membantu kebutuhan dasar, BAZNAS juga berupaya mendorong kemandirian dan pemulihan martabat mustahik agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan bermakna.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk menebar kepedulian, harapan, dan kemanusiaan bagi sesama.
BERITA14/01/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Terima Kunjungan LPM Tertib dan Pendamping Dinas Pertanian
BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan dari LPM Tertib bersama pendamping Dinas Pertanian dalam rangka silaturahmi dan diskusi terkait pengelolaan pupuk. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan dan langsung didampingi oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan.
Pertemuan ini menjadi wadah diskusi untuk membahas berbagai aspek pengelolaan pupuk, mulai dari distribusi, pemanfaatan, hingga potensi dukungannya terhadap peningkatan produktivitas pertanian masyarakat. Dalam suasana yang hangat dan terbuka, masing-masing pihak menyampaikan pandangan serta masukan guna mencari solusi terbaik yang dapat diterapkan di lapangan.
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa BAZNAS senantiasa terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara lembaga zakat, masyarakat, dan instansi terkait.
Melalui silaturahmi dan diskusi ini, diharapkan terbangun kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan pupuk yang lebih efektif serta mendorong pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing. BAZNAS Kota Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat.
BERITA13/01/2026 | Hasan
Silaturahmi dan Berzakat, Lanal Balikpapan Kunjungi BAZNAS Kota Balikpapan
BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan silaturahmi dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi negara.
Rombongan Lanal Balikpapan dipimpin langsung oleh Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuiwono, S.H., M.M.D.S, yang disambut oleh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Balikpapan. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai peran strategis zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta pentingnya sinergi antara institusi negara dan lembaga pengelola zakat.
Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuiwono menyampaikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial yang memiliki dampak besar bagi masyarakat. Dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS, diharapkan penyaluran dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran bagi para mustahik yang membutuhkan.
Sementara itu, BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Lanal Balikpapan. Silaturahmi ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat, khususnya di Kota Balikpapan.
Kegiatan silaturahmi ini juga diisi dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol persahabatan dan sinergi yang telah terjalin. Suasana kebersamaan yang tercipta mencerminkan semangat kolaboratif dalam membangun kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap semakin banyak instansi dan masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Zakat tidak hanya menyucikan harta, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan menjadi cahaya kebaikan bagi sesama.
Dengan semangat Silaturahmi dan Berzakat, BAZNAS Kota Balikpapan bersama Lanal Balikpapan berkomitmen untuk terus menebar manfaat dan menghadirkan keberkahan bagi masyarakat.
BERITA08/01/2026 | Hasan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Balikpapan.
Lihat Daftar Rekening →