WhatsApp Icon
banner
banner
banner

Berita Terkini

Bekali Peserta Diksar Satpam dengan Nilai Tanggung Jawab dan Profesionalisme
Bekali Peserta Diksar Satpam dengan Nilai Tanggung Jawab dan Profesionalisme
BALIKPAPAN – Wakil Ketua I BAZNAS Kota Balikpapan, Drs. Imam Waros, memberikan pembekalan bertajuk “Tanggung Jawab dan Profesionalisme” kepada peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV, Sabtu, 19 September 2026. Materi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WITA tersebut menjadi salah satu rangkaian pembinaan yang diberikan kepada peserta sebelum penutupan kegiatan pelatihan. Diksar Satpam Gada Pratama ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo. Dalam penyampaiannya, Drs. Imam Waros menekankan bahwa tanggung jawab merupakan salah satu karakter utama yang harus dimiliki oleh seorang anggota satuan pengamanan. Seorang petugas keamanan tidak hanya bertugas menjaga lingkungan, tetapi juga memegang kepercayaan besar dalam menciptakan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun tempatnya bekerja. Tanggung jawab dalam menjalankan tugas harus diwujudkan melalui kedisiplinan, kejujuran, ketegasan, dan kepatuhan terhadap aturan. Setiap pekerjaan yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh serta dapat dipertanggungjawabkan. Peserta juga diingatkan agar tidak menganggap ringan tugas yang dipercayakan karena setiap tindakan petugas keamanan dapat memengaruhi keselamatan orang lain. Selain tanggung jawab, profesionalisme juga menjadi bekal penting bagi para peserta ketika memasuki dunia kerja. Sikap profesional dapat terlihat dari cara berpakaian, berkomunikasi, melayani masyarakat, menghadapi permasalahan, serta mengambil tindakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Seorang petugas satuan pengamanan diharapkan mampu mengendalikan emosi dan tetap bersikap tenang ketika menghadapi situasi sulit. Ketegasan dalam bertugas harus disertai sikap santun dan tidak bertindak secara berlebihan. Dengan demikian, petugas keamanan dapat menjalankan perannya secara tepat tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Drs. Imam Waros juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai teori, tetapi diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja. Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa profesi satuan pengamanan membutuhkan integritas, kesiapan fisik, ketahanan mental, dan komitmen yang kuat. Sertifikat pelatihan menjadi modal awal, sedangkan kualitas kerja akan ditentukan oleh sikap dan konsistensi masing-masing peserta dalam menjalankan tugas. Program Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian mustahik. Melalui program pemberdayaan berbasis pelatihan kerja, dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerimanya. BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta mampu memanfaatkan kompetensi yang telah diperoleh untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan perekonomian keluarga, dan menjadi petugas keamanan yang bertanggung jawab serta profesional.
19/09/2026 | Hasan
Syukur
Syukur
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali mengawali rangkaian kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Security dengan tausiyah pagi yang dilaksanakan di Embarkasi Haji Balikpapan, Jumat (18/9/2026). Tausiyah kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Balikpapan, Bapak Drs. H. Samauna, dengan mengangkat tema “Syukur”. Dalam penyampaiannya, Bapak Drs. H. Samauna menjelaskan bahwa rasa syukur merupakan salah satu sikap penting yang harus senantiasa tertanam dalam diri setiap manusia. Syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui hati yang menyadari nikmat Allah SWT serta tindakan nyata dalam menggunakan nikmat tersebut untuk melakukan berbagai kebaikan. Menurut beliau, setiap manusia telah menerima begitu banyak nikmat dari Allah SWT, mulai dari kesehatan, kesempatan, pekerjaan, keluarga, hingga kemampuan untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Nikmat tersebut sering kali dianggap biasa, padahal semuanya merupakan karunia besar yang patut disyukuri setiap hari. “Ketika kita mampu mensyukuri nikmat yang telah diberikan, hati akan menjadi lebih tenang, pikiran lebih positif, dan setiap pekerjaan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan,” pesannya di hadapan para peserta pelatihan. Beliau juga mengajak seluruh peserta Diksar Security untuk menjadikan rasa syukur sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan. Seorang petugas keamanan tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus memiliki mental yang baik, sikap amanah, kesabaran, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menghargai pekerjaan yang dijalankan. Pekerjaan yang dilakukan dengan rasa syukur akan melahirkan semangat, ketulusan, dan tanggung jawab. Sebaliknya, apabila seseorang terus melihat kekurangan tanpa mensyukuri apa yang telah dimiliki, maka pekerjaan dapat terasa berat dan mudah menimbulkan keluhan. Melalui tausiyah tersebut, para peserta juga diingatkan agar tidak membandingkan nikmat yang dimiliki dengan kehidupan orang lain. Setiap manusia memiliki perjalanan, ujian, dan rezekinya masing-masing. Oleh karena itu, hal yang paling utama adalah terus berusaha, memperbaiki diri, dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya. Kegiatan tausiyah pagi ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual dalam pelaksanaan pelatihan Diksar Security yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Pembinaan tersebut diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara peningkatan kemampuan, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh peserta. Dengan memahami pentingnya syukur, para peserta diharapkan mampu menjalani rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, serta menjadikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk bekerja secara profesional dan amanah. BAZNAS Kota Balikpapan melalui kegiatan ini terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan keterampilan kerja, tetapi juga membangun pribadi yang berkarakter, tangguh, dan memiliki nilai spiritual dalam menjalankan setiap tanggung jawabnya.
18/09/2026 | Hasan
Ketua BAZNAS Balikpapan Sampaikan Materi “Hidup Adalah Ujian
Ketua BAZNAS Balikpapan Sampaikan Materi “Hidup Adalah Ujian
BALIKPAPAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd., memberikan materi bertajuk “Hidup Adalah Ujian” dalam kegiatan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan IV, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kota Balikpapan tersebut diikuti oleh para peserta dengan penuh perhatian dan antusias. Dalam penyampaian materinya, Ust. Abdul Rosyid Bustomi mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi ujian dalam perjalanan hidupnya. Ujian tersebut dapat hadir dalam berbagai bentuk, baik berupa kesulitan, keterbatasan, tanggung jawab, maupun kesenangan yang diberikan oleh Allah SWT. Menurutnya, ujian kehidupan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Sebaliknya, setiap ujian perlu dihadapi dengan kesabaran, keikhlasan, usaha yang sungguh-sungguh, dan keyakinan kepada Allah SWT. Melalui ujian, seseorang dapat belajar menjadi pribadi yang lebih kuat, dewasa, disiplin, serta mampu mengambil hikmah dari setiap keadaan. “Hidup adalah rangkaian ujian. Bukan hanya kesulitan yang menjadi ujian, tetapi kesehatan, pekerjaan, jabatan, dan rezeki juga merupakan ujian. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban,” pesan Ust. Abdul Rosyid Bustomi kepada para peserta. Ia juga mengingatkan bahwa profesi sebagai satuan pengamanan memiliki tanggung jawab yang besar. Seorang petugas keamanan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus mempunyai mental yang kuat, sikap disiplin, kejujuran, serta integritas dalam menjalankan tugas. Dalam kondisi tertentu, seorang petugas keamanan dapat berhadapan dengan tekanan, konflik, maupun situasi yang membutuhkan keputusan cepat. Oleh karena itu, nilai-nilai keimanan dan akhlak menjadi landasan penting agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara profesional, amanah, dan bertanggung jawab. Ust. Abdul Rosyid Bustomi turut mengajak para peserta agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan maupun kesulitan. Setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari pembentukan karakter. Kerja keras yang disertai doa dan niat baik diyakini akan membawa seseorang menuju hasil terbaik sesuai ketetapan Allah SWT. Materi tersebut juga menjadi pengingat agar para peserta senantiasa mensyukuri kesempatan mengikuti pelatihan. Ilmu, pengalaman, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja. Melalui penyampaian materi bertema “Hidup Adalah Ujian”, BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta tidak hanya tumbuh menjadi tenaga satuan pengamanan yang terampil, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, amanah, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Para peserta mengikuti materi hingga selesai serta memperoleh motivasi untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, dan menghadapi setiap ujian kehidupan dengan sikap sabar, optimistis, serta penuh tanggung jawab.
17/09/2026 | Hasan

Berita Pendistribusian

BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bersama Dinas Sosial
BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bersama Dinas Sosial
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan bidang kemanusiaan. Kali ini, penyaluran dilaksanakan bersama Dinas Sosial Kota Balikpapan pada Senin, 7 September 2026. Bantuan yang disalurkan berupa dana tunai untuk memenuhi dua kebutuhan mendesak, yaitu bantuan makanan dan biaya pemakaman. Berdasarkan kebutuhan yang telah diajukan dan melalui proses administrasi, BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan makanan senilai Rp700.000 serta bantuan biaya pemakaman sebesar Rp2.800.000. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp3.500.000. Dana bantuan diserahkan melalui Dinas Sosial Kota Balikpapan untuk selanjutnya digunakan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat sebagaimana tercantum dalam pengajuan. Penyaluran dalam bentuk dana tunai dilakukan agar bantuan dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan yang telah ditentukan. Bantuan makanan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi penerima manfaat, sementara bantuan biaya pemakaman digunakan untuk meringankan beban keluarga dalam penyelenggaraan pemakaman. Kebutuhan makanan dan biaya pemakaman merupakan kebutuhan yang bersifat mendesak. Dalam kondisi tertentu, masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan respons cepat sekaligus koordinasi yang baik agar bantuan dapat disalurkan secara tepat. Sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan Dinas Sosial Kota Balikpapan menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dinas Sosial memiliki peran dalam pelayanan serta penanganan permasalahan sosial, sementara BAZNAS mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program-program kemanusiaan. Melalui kerja sama tersebut, proses penyaluran bantuan dapat dilaksanakan dengan lebih terarah, tertib secara administrasi, dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Setiap bantuan yang disalurkan juga menjadi wujud nyata hadirnya lembaga sosial dan lembaga pengelola zakat di tengah masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat atau kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Program bantuan kemanusiaan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS Kota Balikpapan. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan munfik kemudian dikelola dan disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Balikpapan. BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan melaksanakan penyaluran secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Koordinasi bersama instansi terkait juga akan terus diperkuat agar setiap laporan maupun pengajuan kebutuhan masyarakat dapat ditangani sesuai ketentuan serta skala prioritas. Bantuan senilai total Rp3.500.000 tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung dan meringankan beban penerima. Meskipun nilai bantuan disesuaikan dengan kebutuhan yang diajukan, kepedulian dan kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini memiliki arti besar bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan. BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah menunaikan zakat, infak, serta sedekah melalui BAZNAS. Dukungan tersebut memungkinkan berbagai program sosial dan kemanusiaan terus berjalan serta menjangkau lebih banyak masyarakat. Semoga bantuan yang telah disalurkan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan membawa manfaat bagi penerima. Semoga pula setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan, serta mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.
07/09/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Rp87 Juta untuk Program GENTING bagi 48 Penerima
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Rp87 Juta untuk Program GENTING bagi 48 Penerima
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menyalurkan bantuan senilai Rp87.168.000 melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Bantuan tersebut diberikan selama tiga bulan kepada 48 sasaran yang tersebar di enam kecamatan di Kota Balikpapan. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan serta percepatan penurunan angka stunting di Kota Balikpapan. Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak dan keluarga yang membutuhkan. Stunting merupakan salah satu persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian dan penanganan secara bersama-sama. Kondisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan kecerdasan, kesehatan, dan produktivitas anak pada masa mendatang. Karena itu, langkah pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin melalui pemenuhan asupan gizi, pemantauan kesehatan, serta peningkatan kesadaran keluarga. Melalui Program GENTING, setiap penerima manfaat akan memperoleh dukungan secara bertahap selama tiga bulan. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp87.168.000 untuk 48 sasaran dari seluruh kecamatan di Kota Balikpapan, yaitu Kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur, Balikpapan Utara, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Tengah. Pendistribusian bantuan ke enam kecamatan tersebut dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Penerima bantuan merupakan sasaran yang telah ditentukan berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing keluarga. Dengan pendampingan serta pemantauan yang berkelanjutan, bantuan diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kondisi gizi dan kesehatan penerima manfaat. Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting juga menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dalam melindungi generasi masa depan. Upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan pemerintah, lembaga sosial, tenaga kesehatan, masyarakat, serta para muzaki dan donatur. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS dari masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk bidang kesehatan. Penyaluran bantuan melalui Program GENTING menunjukkan bahwa dana umat dapat dikelola menjadi program yang terarah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan ini tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan penerima selama masa program, tetapi juga membangun kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting. Keluarga diharapkan semakin memahami pentingnya pemberian makanan bergizi, pemeriksaan kesehatan secara rutin, kebersihan lingkungan, dan pola pengasuhan yang baik bagi tumbuh kembang anak. Melalui sinergi berbagai pihak, Program GENTING diharapkan dapat memperkuat upaya mewujudkan anak-anak Balikpapan yang sehat, cerdas, dan tumbuh optimal. BAZNAS Kota Balikpapan juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Kepercayaan dan kepedulian tersebut menjadi energi besar untuk terus menghadirkan manfaat serta membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Balikpapan.
04/09/2026 | Hasan
BAZNAS Balikpapan Dukung Syiar Dakwah di Gunung Sari Ulu
BAZNAS Balikpapan Dukung Syiar Dakwah di Gunung Sari Ulu
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Kali ini, bantuan senilai Rp1.000.000 disalurkan kepada Majelis Taklim Mahabbah untuk mendukung pelaksanaan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di RT 06, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kota Balikpapan. Bantuan tersebut disalurkan pada Rabu, 2 September 2026, melalui program penyaluran pada Bidang Dakwah dan Advokasi BAZNAS Kota Balikpapan. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat kegiatan syiar Islam sekaligus mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan, kepedulian, dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW di lingkungan masyarakat. Majelis Taklim Mahabbah yang beralamat di Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 23, Kelurahan Gunung Sari Ulu, menjadi salah satu kelompok masyarakat yang aktif melaksanakan kegiatan keagamaan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan bersama warga setempat. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mempelajari dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah, serta menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masyarakat juga memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarwarga. Pertemuan dalam suasana penuh kekeluargaan dapat menjadi sarana untuk menjaga silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan membangun lingkungan yang harmonis. Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat dan perlu terus dijaga. Melalui Bidang Dakwah dan Advokasi, BAZNAS Kota Balikpapan berupaya mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat. Bantuan syiar dakwah menjadi salah satu bentuk penyaluran yang diharapkan mampu memperkuat pemahaman keagamaan serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana yang dipercayakan para muzaki kepada BAZNAS dapat memberikan manfaat dalam berbagai bidang. Selain disalurkan untuk membantu masyarakat dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan, dana umat juga dapat mendukung kegiatan dakwah yang membangun karakter serta kehidupan spiritual masyarakat. BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya menjalankan amanah para muzaki dengan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap bantuan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada penerima, tetapi juga mampu menghadirkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan di sekitarnya. Dukungan kepada Majelis Taklim Mahabbah diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat untuk memahami perjalanan hidup, perjuangan, dan keteladanan Rasulullah SAW. Semangat meneladani Rasulullah dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana, seperti saling membantu, menghormati sesama, menjaga persaudaraan, menyantuni masyarakat yang membutuhkan, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Apabila nilai-nilai tersebut diterapkan secara bersama-sama, kegiatan peringatan Maulid Nabi akan memberikan pengaruh positif dalam kehidupan sosial masyarakat. BAZNAS Kota Balikpapan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, serta sedekah melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut memungkinkan berbagai program sosial dan keagamaan dapat terus berjalan serta menjangkau lebih banyak penerima manfaat di Kota Balikpapan. Dengan adanya sinergi antara BAZNAS, majelis taklim, tokoh agama, dan masyarakat, syiar Islam di Kota Balikpapan diharapkan semakin berkembang. Bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan masyarakat yang religius, peduli, rukun, dan senantiasa menebarkan manfaat kepada sesama.
04/09/2026 | Hasan