Berita Terkini
Gelombang Ketiga Diikuti 30 Peserta, Pendaftaran Calon Security Tahun 2026 Resmi Berakhir
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali melaksanakan proses pendaftaran dan seleksi calon security gelombang ketiga yang diikuti oleh sebanyak 30 orang peserta. Pelaksanaan gelombang ketiga ini sekaligus menjadi penutup dari seluruh rangkaian pendaftaran calon security yang diselenggarakan pada tahun 2026.
Sejak dibukanya pendaftaran, program tersebut mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi dari masyarakat Kota Balikpapan. Para peserta berasal dari berbagai wilayah dan latar belakang serta hadir dengan membawa persyaratan administrasi yang telah ditentukan. Mereka berharap dapat lolos dan memperoleh kesempatan untuk mengikuti tahapan selanjutnya.
Dalam pelaksanaan kali ini, proses tes dan wawancara dilakukan secara langsung oleh dua orang Pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan dengan didampingi oleh satu orang staf. Sementara itu, beberapa pimpinan lainnya belum dapat mengikuti kegiatan karena berhalangan hadir. Meskipun demikian, seluruh proses seleksi tetap dapat berlangsung dengan tertib, lancar dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Selain tes dan wawancara, setiap peserta juga menjalani pemeriksaan fisik awal yang dilakukan oleh tim vendor. Pemeriksaan tersebut meliputi pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan hingga tes penglihatan. Seluruh pemeriksaan dilaksanakan secara bergantian untuk mengetahui kondisi dan kesiapan dasar dari masing-masing peserta.
Pengukuran tinggi dan berat badan menjadi salah satu bagian penting dalam proses seleksi karena pekerjaan sebagai security membutuhkan kondisi fisik yang sehat dan mendukung pelaksanaan tugas. Sementara itu, tes penglihatan dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kemampuan penglihatan yang memadai dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengamanan di lingkungan kerja.
Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim vendor, peserta mengikuti tahapan wawancara bersama tim penguji. Dalam tahapan tersebut, dilakukan pendalaman terhadap data diri, latar belakang, pengalaman, motivasi, kesiapan serta komitmen peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian program calon security. Tim penguji juga menilai cara berkomunikasi, sikap, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab setiap peserta.
Pengukuran tinggi dan berat badan menjadi salah satu bagian penting dalam proses seleksi karena pekerjaan sebagai security membutuhkan kondisi fisik yang sehat dan mendukung pelaksanaan tugas. Sementara itu, tes penglihatan dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kemampuan penglihatan yang memadai dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengamanan di lingkungan kerja.
Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim vendor, peserta mengikuti tahapan wawancara bersama tim penguji. Dalam tahapan tersebut, dilakukan pendalaman terhadap data diri, latar belakang, pengalaman, motivasi, kesiapan serta komitmen peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian program calon security. Tim penguji juga menilai cara berkomunikasi, sikap, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab setiap peserta.
Seorang security memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan di lingkungan kerja. Oleh karena itu, peserta diharapkan tidak hanya memiliki kesiapan fisik, tetapi juga mempunyai sikap jujur, disiplin, tegas, bertanggung jawab serta mampu berkomunikasi dengan baik. Beberapa aspek tersebut menjadi bagian yang diperhatikan selama proses tes berlangsung.
Para peserta terlihat mengikuti setiap tahapan dengan serius dan penuh semangat. Mereka menunggu giliran dengan tertib, mulai dari pemeriksaan tinggi dan berat badan, tes penglihatan hingga menghadapi sesi wawancara. Meskipun jumlah peserta pada gelombang ketiga mencapai 30 orang, suasana kegiatan tetap berlangsung aman dan kondusif.
Dengan berakhirnya pelaksanaan gelombang ketiga ini, maka seluruh rangkaian pendaftaran calon security tahun 2026 secara resmi telah selesai. Data serta hasil tes para peserta dari gelombang pertama hingga gelombang ketiga selanjutnya akan dihimpun dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Para peserta diharapkan tetap memantau informasi resmi mengenai hasil seleksi maupun tahapan selanjutnya melalui saluran komunikasi yang telah ditentukan. Peserta juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap dapat memperoleh calon security yang memiliki kondisi fisik yang baik, disiplin, berintegritas, bertanggung jawab serta memiliki semangat untuk terus berkembang. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja dan membantu masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses pendaftaran dan seleksi dari gelombang pertama hingga gelombang ketiga. Terima kasih juga disampaikan kepada tim vendor dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Semoga seluruh tahapan berikutnya dapat berjalan dengan lancar serta memberikan hasil terbaik bagi para peserta.
01/09/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan: Meneladani Akhlak Rasulullah melalui Kepedulian dan Zakat
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan mengucapkan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah. Peringatan ini menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kecintaan kepada sosok teladan yang membawa risalah rahmat bagi seluruh alam.
Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan untuk merenungkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang dicontohkan Rasulullah SAW. Kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap sesama merupakan akhlak mulia yang relevan diterapkan dalam kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, maupun lingkungan sosial.
Salah satu teladan utama Rasulullah SAW adalah perhatiannya kepada kaum lemah, fakir, miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kepedulian tersebut sejalan dengan semangat zakat, infak, dan sedekah yang bertujuan menghadirkan keadilan, memperkuat persaudaraan, serta membantu masyarakat keluar dari berbagai kesulitan. Melalui kepedulian yang nyata, umat Islam dapat menghadirkan manfaat dan menumbuhkan harapan bagi orang lain.
BAZNAS Kota Balikpapan mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai penggerak untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial. Kecintaan kepada Rasulullah hendaknya tercermin melalui perilaku yang baik, sikap saling menghormati, kesediaan membantu, serta komitmen untuk menunaikan kewajiban zakat secara benar dan bertanggung jawab.
Zakat memiliki peran penting dalam membangun kesejahteraan umat. Dana yang ditunaikan oleh para muzaki dapat dikelola dan disalurkan kepada mustahik melalui program yang tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, pengelolaan zakat yang amanah juga dapat mendukung pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi, kegiatan dakwah, dan berbagai upaya kemanusiaan.
Dalam kehidupan masyarakat perkotaan, semangat berbagi memiliki arti penting. Perubahan ekonomi dan kebutuhan sehari-hari dapat menimbulkan tantangan bagi keluarga. Karena itu, zakat hadir sebagai instrumen sosial yang menghubungkan kepedulian para muzaki dengan kebutuhan mustahik. Hubungan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan bentuk persaudaraan, penghormatan, dan upaya bersama untuk tumbuh menuju kehidupan yang lebih baik.
Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan sesuai ketentuan syariah. BAZNAS Kota Balikpapan mendorong kesadaran masyarakat agar menunaikan zakat melalui lembaga. Dengan penghimpunan yang kuat dan penyaluran yang terarah, potensi zakat dapat memberikan dampak luas, merata, dan berkelanjutan bagi pembangunan kesejahteraan umat di Kota Balikpapan. Kebaikan terorganisasi akan menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara tepat.
Semangat Maulid Nabi juga mengajarkan pentingnya mempererat persatuan di tengah keberagaman. Masyarakat diharapkan terus menjaga keharmonisan, menghindari perpecahan, dan membangun lingkungan yang damai. Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, setiap orang dapat berkontribusi menciptakan kehidupan yang lebih adil, peduli, dan penuh kasih sayang.
Pada momentum penuh keberkahan ini, BAZNAS Kota Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak selawat, meningkatkan ibadah, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan kebiasaan berbagi. Setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat menjadi jalan untuk menghadirkan perubahan yang berarti bagi lingkungan sekitar.
Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah semakin menguatkan iman dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Mari bersama-sama melanjutkan keteladanan beliau dengan menjadi pribadi yang jujur, amanah, dermawan, dan bermanfaat bagi sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita wujudkan kepedulian menjadi kekuatan untuk membantu mustahik serta mendukung terwujudnya masyarakat Balikpapan yang sejahtera dan penuh keberkahan.
25/08/2026 | Hasan
Semangat Kemerdekaan ke-81, Dedikasi Staf BAZNAS Kota Balikpapan dalam Melayani Umat
Balikpapan – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi staf BAZNAS Kota Balikpapan untuk merefleksikan arti pengabdian. Di balik setiap pelayanan zakat, penyampaian informasi, penyaluran bantuan, dan penyusunan laporan, terdapat kerja para staf yang dilaksanakan dengan ketelitian, kesabaran, serta rasa tanggung jawab. Semangat kemerdekaan menjadi pengingat bahwa pekerjaan sehari-hari merupakan bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Bagi para staf BAZNAS Kota Balikpapan, pengabdian tidak selalu hadir dalam bentuk besar dan terlihat oleh banyak orang. Pengabdian dapat dimulai dari menyambut masyarakat dengan ramah, memberikan penjelasan yang mudah dipahami, merespons pertanyaan dengan baik, serta memastikan setiap kebutuhan administrasi ditangani secara tepat. Hal-hal sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Setiap hari, para staf menjalankan peran yang saling berkaitan. Ada yang melayani muzaki, mengelola data, menerima permohonan, mempersiapkan dokumen, membantu proses verifikasi, menyusun laporan, mendokumentasikan kegiatan, hingga menyampaikan informasi kepada masyarakat. Meskipun memiliki tugas yang berbeda, seluruh staf membawa tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pelayanan yang amanah, tertib, dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Balikpapan.
Pekerjaan tersebut membutuhkan ketekunan yang tidak sedikit. Ketika menghadapi banyak berkas, pertanyaan masyarakat, jadwal kegiatan, maupun proses koordinasi, para staf dituntut tetap teliti dan profesional. Kesalahan kecil dapat memengaruhi pelayanan, sehingga setiap proses perlu dilakukan dengan hati-hati. Dari sinilah nilai pengabdian tumbuh, bukan hanya melalui hasil akhir, tetapi juga melalui kesungguhan dalam menjalankan setiap tahapan pekerjaan.
Momentum kemerdekaan juga meneguhkan pentingnya kebersamaan di lingkungan kerja. Para staf BAZNAS Kota Balikpapan menyadari bahwa pelayanan yang baik tidak dapat diwujudkan seorang diri. Komunikasi, saling membantu, dan kepedulian antarrekan menjadi kekuatan dalam menyelesaikan berbagai tanggung jawab. Ketika satu bagian menghadapi kesibukan, dukungan dari bagian lain membuat pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan suasana pelayanan tetap terjaga.
Kebersamaan tersebut menggambarkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Perbedaan usia, pengalaman, karakter, dan bidang tugas tidak menjadi penghalang untuk berjalan dalam satu tujuan. Justru keberagaman itu menjadi kekuatan yang melengkapi. Setiap staf memiliki kontribusi penting, baik mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat maupun yang bekerja di balik layar memastikan seluruh proses berjalan dengan baik.
Dalam suasana peringatan kemerdekaan, para staf juga diajak untuk terus meningkatkan kualitas diri. Perubahan zaman menuntut pelayanan yang semakin cepat, terbuka, dan mudah diakses. Karena itu, kemampuan beradaptasi, memanfaatkan teknologi, membangun komunikasi yang baik, dan menjaga integritas menjadi bagian dari pengabdian masa kini. Semangat belajar perlu terus dipelihara agar pelayanan kepada masyarakat dapat berkembang tanpa meninggalkan prinsip amanah.
Bagi staf BAZNAS Kota Balikpapan, bekerja di lembaga pengelola zakat membawa tanggung jawab moral yang besar. Setiap data yang dicatat, pesan yang disampaikan, dan dokumen yang diproses berhubungan dengan amanah masyarakat. Kesadaran tersebut mendorong para staf untuk bekerja tidak hanya dengan kemampuan, tetapi juga dengan hati. Pelayanan yang tulus diharapkan mampu menghadirkan rasa nyaman, harapan, dan kepercayaan bagi setiap orang yang datang.
Di balik seragam yang dikenakan, para staf juga memiliki keluarga, kesibukan, dan tantangan masing-masing. Namun, ketika berada di tempat kerja, mereka berusaha menempatkan kepentingan pelayanan sebagai prioritas. Kehadiran tepat waktu, kesediaan menyelesaikan tugas, serta kesiapan mendukung kegiatan menjadi wujud disiplin yang terus dijaga. Dedikasi inilah yang menjadikan pekerjaan rutin memiliki makna pengabdian bagi umat dan daerah, dari hari ke hari berikutnya.
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada seluruh staf BAZNAS Kota Balikpapan yang terus bekerja dalam berbagai peran. Dedikasi mereka mungkin tidak selalu terlihat di hadapan publik, tetapi menjadi bagian penting dari berjalannya pelayanan kepada umat. Setiap usaha, waktu, tenaga, dan perhatian yang diberikan merupakan bentuk pengabdian yang layak dihargai.
Dengan semangat merah putih, para staf BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Semoga semangat kemerdekaan senantiasa menguatkan langkah dalam menjalankan amanah serta memberikan manfaat yang lebih luas. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Terus mengabdi, terus melayani, dan terus menghadirkan kebaikan untuk Kota Balikpapan. Merdeka!
17/08/2026 | Hasan
Berita Pendistribusian

BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Syiar Dakwah ke SDN 005
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan pendidikan dan pembinaan keagamaan bagi generasi muda. Melalui Bidang Dakwah dan Advokasi, BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan Syiar Dakwah kepada SDN 005 Balikpapan Timur pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Bantuan yang diberikan berupa pengadaan sebanyak 150 eksemplar Juz Amma dan 100 eksemplar buku Iqra dengan nilai keseluruhan mencapai Rp4.800.000. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran Al-Qur’an bagi para siswa di SDN 005 Balikpapan Timur yang beralamat di Jalan Mulawarman RT 20, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.
Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian BAZNAS Kota Balikpapan terhadap pentingnya pendidikan agama sejak usia dini. Keberadaan Juz Amma dan buku Iqra diharapkan dapat menunjang proses belajar membaca, menghafal, dan memahami ayat-ayat Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
Selain mendukung kegiatan belajar mengajar, bantuan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan para siswa terhadap Al-Qur’an. Pembiasaan membaca Al-Qur’an sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki landasan keimanan yang kuat.
Melalui program Syiar Dakwah, BAZNAS Kota Balikpapan berupaya agar manfaat dana yang dikelola dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan dan pembinaan keagamaan. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung tersedianya sarana pembelajaran agama yang memadai di sekolah maupun lingkungan masyarakat.
SDN 005 Balikpapan Timur menjadi salah satu penerima manfaat dari program tersebut. Dengan tersedianya tambahan Juz Amma dan buku Iqra, para siswa dapat mengikuti kegiatan pembelajaran Al-Qur’an secara lebih optimal. Bantuan ini juga dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk mendukung kegiatan keagamaan, pembiasaan membaca Al-Qur’an, serta penguatan pendidikan karakter Islami bagi para peserta didik.
BAZNAS Kota Balikpapan menyadari bahwa pendidikan Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi penerus. Oleh karena itu, dukungan terhadap kegiatan dakwah dan pendidikan keagamaan akan terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan berbagai program BAZNAS di Kota Balikpapan.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus menjadi wujud sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan lembaga pendidikan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus diperkuat agar semakin banyak anak-anak di Kota Balikpapan memperoleh akses terhadap sarana pendidikan agama yang layak dan berkualitas.
BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan 150 Juz Amma dan 100 buku Iqra tersebut dapat digunakan, dirawat, dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semoga ikhtiar ini memberikan manfaat berkelanjutan, mendukung lahirnya generasi Qur’ani, serta menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi melalui BAZNAS Kota Balikpapan.
02/09/2026 | Hasan

BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran
BALIKPAPAN 19/08/26 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Melalui pendistribusian dana infak untuk keperluan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di wilayah Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan.
Bantuan tersebut diberikan kepada tiga orang penerima manfaat dengan total nominal sebesar Rp6.000.000. Dana bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban setelah mengalami kerugian akibat musibah kebakaran. Selain itu, bantuan ini juga menjadi bentuk dukungan awal agar para penerima dapat kembali bangkit dan menjalani aktivitas sehari-hari.
Penyerahan bantuan dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan bersama Wakil Ketua II BAZNAS Kota Balikpapan. Turut hadir pula perwakilan dari BPBD Kota Balikpapan serta para penerima bantuan. Kehadiran seluruh pihak menjadi wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam memberikan respons yang cepat terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa dana infak yang dipercayakan oleh masyarakat memiliki peran penting dalam membantu penanganan berbagai kondisi darurat dan kemanusiaan. Dana yang terkumpul tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung program-program pemberdayaan, tetapi juga didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan segera, termasuk korban bencana dan kebakaran.
Musibah kebakaran dapat menimbulkan dampak besar bagi para korban, baik berupa kerusakan tempat tinggal, kehilangan barang-barang berharga, maupun terganggunya aktivitas ekonomi keluarga. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban serta mempercepat proses pemulihan para korban.
Pendistribusian bantuan ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan BPBD Kota Balikpapan. Koordinasi tersebut dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran berdasarkan data dan kondisi para korban di lapangan. Perwakilan BPBD Kota Balikpapan yang hadir juga mendampingi proses penyerahan bantuan kepada para penerima manfaat.
BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan dengan total Rp6 juta tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan prioritas para korban. Meskipun bantuan yang diberikan belum dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, dukungan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus menghadirkan semangat baru bagi para penerima untuk kembali bangkit setelah musibah.
Para penerima bantuan menyambut baik perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Balikpapan dan BPBD Kota Balikpapan. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran lembaga pemerintah dan lembaga pengelola zakat di tengah masyarakat, terutama ketika warga sedang mengalami keadaan darurat dan membutuhkan uluran tangan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Balikpapan juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, munfik, dan seluruh masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Kepercayaan masyarakat tersebut memungkinkan berbagai program kemanusiaan dan sosial dapat terus dijalankan serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Balikpapan.
Ke depan, BAZNAS Kota Balikpapan akan terus memperkuat sinergi dengan BPBD, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait dalam merespons kejadian bencana dan kondisi darurat. Kolaborasi yang baik diharapkan dapat mempercepat pendataan, penanganan, dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak.
BAZNAS Kota Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan merupakan bagian dari upaya bersama dalam membantu sesama, meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi warga Kota Balikpapan.
20/08/2026 | Hasan

BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada 60 Penerima
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan pengembangan usaha kepada 60 penerima manfaat yang terdiri atas anggota PKK Kota Balikpapan dan pelaku UMKM dari masyarakat umum. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada hari ini di halaman Kantor BAZNAS Kota Balikpapan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Balikpapan serta perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan. Kehadiran perwakilan TP PKK tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan ekonomi keluarga dan pengembangan usaha produktif di tengah masyarakat.
Dari total 60 penerima bantuan, sebanyak 37 orang merupakan anggota PKK Kota Balikpapan yang tergabung dalam program UP2K atau Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga. Sementara itu, 23 penerima lainnya berasal dari pelaku UMKM masyarakat Kota Balikpapan.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta. Dengan jumlah penerima sebanyak 60 orang, total bantuan pengembangan usaha yang disalurkan mencapai Rp180 juta.
Bantuan tersebut disalurkan langsung pada hari pelaksanaan kegiatan melalui transfer ke rekening masing-masing penerima. Mekanisme transfer diterapkan agar proses penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tertib, aman, transparan, dan tercatat dengan baik.
Selain menerima bantuan melalui rekening, setiap penerima juga diwajibkan menandatangani kuitansi sebagai bukti bahwa proses penyaluran telah dilaksanakan. Para penerima secara bergantian menandatangani kuitansi satu per satu di lokasi kegiatan. Dokumen tersebut menjadi bagian dari administrasi dan pertanggungjawaban penyaluran bantuan oleh BAZNAS Kota Balikpapan.
Salah satu syarat untuk memperoleh bantuan ini adalah calon penerima harus benar-benar memiliki usaha yang telah berjalan. Kepemilikan usaha tersebut dibuktikan melalui adanya produk fisik yang dihasilkan atau dijual oleh masing-masing calon penerima.
Produk fisik itu menjadi bukti nyata bahwa bantuan diberikan kepada masyarakat yang memang sedang menjalankan kegiatan usaha dan membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkannya. Dengan persyaratan tersebut, bantuan diharapkan dapat diberikan secara tepat sasaran kepada pelaku usaha yang memiliki potensi untuk berkembang.
Para penerima bantuan dipilih langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan dengan memperhatikan bukti usaha berupa produk fisik yang mereka miliki. Proses pemilihan tersebut dilakukan agar penerima yang ditetapkan benar-benar merupakan pelaku usaha aktif dan bantuan modal dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif.
Produk fisik yang dimiliki oleh para penerima juga menggambarkan beragamnya kegiatan usaha yang dijalankan oleh anggota PKK dan masyarakat. Produk tersebut tidak hanya menjadi bukti kepemilikan usaha, tetapi juga menunjukkan semangat dan kreativitas masyarakat dalam membangun sumber pendapatan bagi keluarganya.
Program UP2K merupakan salah satu upaya pemberdayaan keluarga melalui pengembangan kegiatan ekonomi produktif. Anggota PKK yang tergabung dalam program tersebut didorong untuk memiliki dan mengembangkan usaha yang mampu memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.
Melalui dukungan modal usaha, para penerima diharapkan dapat menambah bahan baku, meningkatkan kapasitas produksi, membeli atau melengkapi peralatan usaha, memperbaiki kualitas serta kemasan produk, dan memperluas jangkauan pemasaran.
Bantuan sebesar Rp3 juta yang diterima setiap pelaku usaha diharapkan dapat dikelola secara bijak dan digunakan sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing. Meskipun nilai bantuan yang diterima sama, setiap penerima memiliki kebutuhan pengembangan yang berbeda sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan.
Penyaluran bantuan pengembangan usaha ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Balikpapan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program ekonomi produktif. Bantuan tidak hanya diarahkan untuk membantu kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi modal yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima dan keluarganya.
Kolaborasi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan TP PKK Kota Balikpapan memiliki peran penting dalam pelaksanaan program tersebut. TP PKK memiliki kedekatan dengan keluarga serta pelaku usaha di tengah masyarakat, sedangkan BAZNAS Kota Balikpapan menjalankan amanah dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima.
Melalui sinergi tersebut, proses penentuan penerima hingga penyaluran bantuan dapat dilaksanakan secara terarah. Persyaratan berupa kepemilikan produk fisik juga menjadi salah satu langkah untuk memastikan bahwa modal usaha diberikan kepada penerima yang tepat.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor BAZNAS Kota Balikpapan tersebut berjalan dengan tertib. Para penerima mengikuti proses administrasi secara bergantian, mulai dari pemeriksaan data hingga penandatanganan kuitansi sebagai bukti penyaluran bantuan.
Penandatanganan kuitansi oleh masing-masing penerima merupakan bagian penting dari transparansi dan akuntabilitas program. Setelah seluruh proses administrasi diselesaikan, bantuan senilai Rp3 juta langsung ditransfer ke rekening penerima pada hari yang sama.
BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab. Para penerima diharapkan mampu menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta mengelola keuangan usaha secara baik.
Keberhasilan program ini nantinya tidak hanya dilihat dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari perkembangan usaha dan peningkatan pendapatan keluarga penerima. Dengan usaha yang semakin berkembang, penerima diharapkan dapat tumbuh menjadi lebih mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Melalui penyaluran bantuan kepada 60 pelaku usaha ini, BAZNAS Kota Balikpapan kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Program bantuan modal usaha diharapkan menjadi langkah awal bagi para penerima untuk membangun usaha yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.
30/07/2026 | Hasan



