WhatsApp Icon
banner
banner
banner

Berita Terkini

Mengubah Lelah Menjadi Lillah
Mengubah Lelah Menjadi Lillah
BALIKPAPAN – Wakil Ketua III BAZNAS Kota Balikpapan, Bapak Anwar Arifin Pinem, SP., M.E., memberikan pembekalan motivasi kepada para peserta kegiatan pelatihan security dengan mengangkat tema “Mengubah Lelah Menjadi Lillah”. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat mental, kedisiplinan, serta nilai-nilai spiritual para peserta dalam menjalani pelatihan dan melaksanakan tugas sebagai petugas keamanan. Dalam penyampaiannya, Bapak Anwar menjelaskan bahwa rasa lelah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap proses perjuangan. Latihan fisik, pembentukan kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta tuntutan untuk selalu sigap tentu membutuhkan tenaga dan kesabaran. Namun, kelelahan tersebut akan menjadi lebih bermakna apabila dijalani dengan niat yang benar dan semata-mata mengharapkan rida Allah SWT. “Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat ibadah akan memiliki nilai yang berbeda. Lelah yang awalnya hanya dirasakan oleh tubuh dapat berubah menjadi lillah ketika seluruh prosesnya diniatkan karena Allah SWT,” ungkap Bapak Anwar. Beliau juga mengajak seluruh peserta agar tidak hanya memandang profesi security sebagai pekerjaan untuk menjaga keamanan. Lebih dari itu, seorang petugas keamanan memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan rasa aman, menjaga ketertiban, melindungi lingkungan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut Bapak Anwar, tanggung jawab tersebut membutuhkan sikap jujur, amanah, tegas, disiplin, dan bertanggung jawab. Seorang petugas keamanan juga harus mampu mengendalikan emosi, berkomunikasi dengan santun, serta mengambil tindakan secara tepat ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, para peserta diajak untuk memahami bahwa keberhasilan tidak selalu diperoleh melalui proses yang mudah. Ada latihan yang melelahkan, tekanan yang menguji kesabaran, serta aturan yang harus dijalankan secara konsisten. Seluruh proses tersebut merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter agar para peserta menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan profesional. Bapak Anwar turut mengingatkan pentingnya menjaga ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT di tengah kesibukan bekerja. Menurut beliau, kekuatan fisik harus diimbangi dengan kekuatan mental dan spiritual. Ketika hati memiliki tujuan yang baik, seseorang akan lebih mampu menghadapi tekanan, menjaga integritas, serta menjalankan setiap tugas dengan penuh keikhlasan. Melalui materi “Mengubah Lelah Menjadi Lillah”, diharapkan para peserta pelatihan security memiliki semangat baru dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Setiap keringat, kedisiplinan, dan pengorbanan yang dijalani hendaknya tidak hanya menjadi jalan untuk memperoleh pekerjaan, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Kegiatan pembekalan berlangsung dengan penuh semangat dan mendapatkan perhatian positif dari para peserta. BAZNAS Kota Balikpapan berharap nilai-nilai yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga lahir petugas keamanan yang tidak hanya terampil dan profesional, tetapi juga berakhlak, amanah, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
16/09/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Bekali Peserta Pelatihan dengan Materi Rukun Islam
BAZNAS Kota Balikpapan Bekali Peserta Pelatihan dengan Materi Rukun Islam
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan memberikan pembekalan kerohanian kepada para peserta Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Angkatan IV. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pagi hari sebelum peserta mengikuti pelatihan jasmani dan rangkaian agenda lainnya. Materi kerohanian disampaikan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Balikpapan, Drs. H. M. Jailani, M.Si., dengan mengangkat tema “Rukun Islam”. Selama kurang lebih 30 menit, para peserta mengikuti penyampaian materi dengan tertib dan penuh perhatian. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun keseimbangan antara kesiapan fisik, kemampuan profesional, serta kekuatan spiritual peserta selama menjalani masa pelatihan. Dalam pemaparannya, Drs. H. M. Jailani, M.Si. menjelaskan bahwa Rukun Islam merupakan dasar utama yang harus dipahami dan diamalkan oleh setiap muslim. Lima perkara yang meliputi mengucapkan dua kalimat syahadat, mendirikan salat, menunaikan zakat, berpuasa pada bulan Ramadan, serta melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung dalam Rukun Islam dinilai sangat relevan dengan pembentukan karakter seorang petugas satuan pengamanan. Pelaksanaan salat mengajarkan kedisiplinan dan ketepatan waktu, puasa membentuk kemampuan mengendalikan diri, sedangkan zakat menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Syahadat memperkuat keyakinan dan prinsip hidup, sementara ibadah haji mengajarkan persatuan, kesetaraan, kesabaran, serta ketaatan. Melalui materi tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi tenaga satuan pengamanan yang memiliki kemampuan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi pribadi yang jujur, amanah, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial. Karakter tersebut sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas pengamanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan lingkungan kerja. Pembekalan kerohanian pada pagi hari juga menjadi sarana untuk menyiapkan mental peserta sebelum menjalani berbagai kegiatan pelatihan. Dengan kondisi batin yang tenang dan pemahaman agama yang baik, peserta diharapkan mampu mengikuti latihan jasmani maupun pembelajaran lainnya dengan semangat, fokus, dan penuh tanggung jawab. Para peserta juga diingatkan bahwa profesi satuan pengamanan menuntut integritas yang tinggi. Dalam bertugas, seorang satpam harus mampu menjaga keamanan, melindungi lingkungan kerja, melayani masyarakat dengan sopan, serta mengambil keputusan secara tepat. Landasan keimanan diharapkan membantu mereka menghindari tindakan yang merugikan, menjaga kepercayaan yang diberikan, dan tetap teguh menghadapi berbagai tantangan pekerjaan pada masa mendatang dengan sikap profesional dan penuh tanggung jawab. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Balikpapan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh. Program pelatihan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang kerja, tetapi juga membentuk peserta yang berakhlak baik serta mampu menjaga kepercayaan dalam menjalankan tugasnya. Setelah sesi kerohanian selesai, para peserta melanjutkan kegiatan pelatihan jasmani dan rangkaian agenda yang telah dijadwalkan. Diharapkan pembekalan bertema Rukun Islam tersebut dapat menjadi pedoman bagi peserta, baik selama mengikuti pelatihan maupun ketika nantinya bertugas sebagai satuan pengamanan profesional di tengah masyarakat.
15/09/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Buka Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan IV
BAZNAS Kota Balikpapan Buka Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan IV
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menyelenggarakan pembukaan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan IV pada Senin, 14 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan tersebut terselenggara melalui kerja sama antara BAZNAS Kota Balikpapan dan PT Berlian Putra Reksindo. Pelaksanaan Diksar Satpam Gada Pratama ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan, kompetensi, serta kesiapan para peserta dalam memasuki dunia kerja, khususnya pada bidang jasa pengamanan. Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan kemampuan dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas sebagai satuan pengamanan secara profesional, disiplin, serta bertanggung jawab. Rangkaian acara pembukaan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Balikpapan, dan Mars BAZNAS, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan kegiatan sekaligus menyerahkan nama-nama peserta pelatihan secara simbolis kepada Direktur PT Berlian Putra Reksindo. Penyerahan tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan IV. Direktur PT Berlian Putra Reksindo turut memberikan sambutan kepada seluruh peserta. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat sekaligus membuka peluang lebih luas bagi peserta untuk memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki. Wali Kota Balikpapan yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh pejabat Pemerintah Kota Balikpapan juga memberikan arahan kepada para peserta. Dalam rangkaian kegiatan itu, perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan turut melakukan penyematan kartu identitas secara simbolis kepada peserta pelatihan. Kehadiran Pemerintah Kota Balikpapan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS Kota Balikpapan, dan mitra pelaksana diharapkan mampu mendorong lahirnya tenaga satuan pengamanan yang memiliki pengetahuan, kedisiplinan, integritas, serta kesiapan kerja. Program pendidikan dan pelatihan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis peserta. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan kerja. Dengan bekal kompetensi yang diperoleh selama mengikuti pendidikan, para peserta diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. BAZNAS Kota Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan program pendayagunaan zakat yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satu bentuknya adalah pelatihan berbasis keterampilan dan profesi yang dapat membantu peserta meningkatkan kualitas diri sekaligus memperbesar kesempatan untuk memasuki dunia kerja. Seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap tahapan Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan IV dengan disiplin, serius, dan penuh tanggung jawab. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan tenaga satuan pengamanan yang profesional, kompeten, serta mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan kerja maupun masyarakat.
14/09/2026 | Hasan

Berita Pendistribusian

BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bersama Dinas Sosial
BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bersama Dinas Sosial
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan bidang kemanusiaan. Kali ini, penyaluran dilaksanakan bersama Dinas Sosial Kota Balikpapan pada Senin, 7 September 2026. Bantuan yang disalurkan berupa dana tunai untuk memenuhi dua kebutuhan mendesak, yaitu bantuan makanan dan biaya pemakaman. Berdasarkan kebutuhan yang telah diajukan dan melalui proses administrasi, BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan makanan senilai Rp700.000 serta bantuan biaya pemakaman sebesar Rp2.800.000. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp3.500.000. Dana bantuan diserahkan melalui Dinas Sosial Kota Balikpapan untuk selanjutnya digunakan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat sebagaimana tercantum dalam pengajuan. Penyaluran dalam bentuk dana tunai dilakukan agar bantuan dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan yang telah ditentukan. Bantuan makanan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi penerima manfaat, sementara bantuan biaya pemakaman digunakan untuk meringankan beban keluarga dalam penyelenggaraan pemakaman. Kebutuhan makanan dan biaya pemakaman merupakan kebutuhan yang bersifat mendesak. Dalam kondisi tertentu, masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan respons cepat sekaligus koordinasi yang baik agar bantuan dapat disalurkan secara tepat. Sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan Dinas Sosial Kota Balikpapan menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dinas Sosial memiliki peran dalam pelayanan serta penanganan permasalahan sosial, sementara BAZNAS mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program-program kemanusiaan. Melalui kerja sama tersebut, proses penyaluran bantuan dapat dilaksanakan dengan lebih terarah, tertib secara administrasi, dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Setiap bantuan yang disalurkan juga menjadi wujud nyata hadirnya lembaga sosial dan lembaga pengelola zakat di tengah masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat atau kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Program bantuan kemanusiaan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS Kota Balikpapan. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan munfik kemudian dikelola dan disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Balikpapan. BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan melaksanakan penyaluran secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Koordinasi bersama instansi terkait juga akan terus diperkuat agar setiap laporan maupun pengajuan kebutuhan masyarakat dapat ditangani sesuai ketentuan serta skala prioritas. Bantuan senilai total Rp3.500.000 tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung dan meringankan beban penerima. Meskipun nilai bantuan disesuaikan dengan kebutuhan yang diajukan, kepedulian dan kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini memiliki arti besar bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan. BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah menunaikan zakat, infak, serta sedekah melalui BAZNAS. Dukungan tersebut memungkinkan berbagai program sosial dan kemanusiaan terus berjalan serta menjangkau lebih banyak masyarakat. Semoga bantuan yang telah disalurkan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan membawa manfaat bagi penerima. Semoga pula setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan, serta mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.
07/09/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Rp87 Juta untuk Program GENTING bagi 48 Penerima
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Rp87 Juta untuk Program GENTING bagi 48 Penerima
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menyalurkan bantuan senilai Rp87.168.000 melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Bantuan tersebut diberikan selama tiga bulan kepada 48 sasaran yang tersebar di enam kecamatan di Kota Balikpapan. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, sebagai bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan serta percepatan penurunan angka stunting di Kota Balikpapan. Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak dan keluarga yang membutuhkan. Stunting merupakan salah satu persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian dan penanganan secara bersama-sama. Kondisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan kecerdasan, kesehatan, dan produktivitas anak pada masa mendatang. Karena itu, langkah pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin melalui pemenuhan asupan gizi, pemantauan kesehatan, serta peningkatan kesadaran keluarga. Melalui Program GENTING, setiap penerima manfaat akan memperoleh dukungan secara bertahap selama tiga bulan. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp87.168.000 untuk 48 sasaran dari seluruh kecamatan di Kota Balikpapan, yaitu Kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur, Balikpapan Utara, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Tengah. Pendistribusian bantuan ke enam kecamatan tersebut dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Penerima bantuan merupakan sasaran yang telah ditentukan berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing keluarga. Dengan pendampingan serta pemantauan yang berkelanjutan, bantuan diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kondisi gizi dan kesehatan penerima manfaat. Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting juga menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dalam melindungi generasi masa depan. Upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan pemerintah, lembaga sosial, tenaga kesehatan, masyarakat, serta para muzaki dan donatur. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS dari masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk bidang kesehatan. Penyaluran bantuan melalui Program GENTING menunjukkan bahwa dana umat dapat dikelola menjadi program yang terarah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan ini tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan penerima selama masa program, tetapi juga membangun kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting. Keluarga diharapkan semakin memahami pentingnya pemberian makanan bergizi, pemeriksaan kesehatan secara rutin, kebersihan lingkungan, dan pola pengasuhan yang baik bagi tumbuh kembang anak. Melalui sinergi berbagai pihak, Program GENTING diharapkan dapat memperkuat upaya mewujudkan anak-anak Balikpapan yang sehat, cerdas, dan tumbuh optimal. BAZNAS Kota Balikpapan juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Kepercayaan dan kepedulian tersebut menjadi energi besar untuk terus menghadirkan manfaat serta membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Balikpapan.
04/09/2026 | Hasan
BAZNAS Balikpapan Dukung Syiar Dakwah di Gunung Sari Ulu
BAZNAS Balikpapan Dukung Syiar Dakwah di Gunung Sari Ulu
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Kali ini, bantuan senilai Rp1.000.000 disalurkan kepada Majelis Taklim Mahabbah untuk mendukung pelaksanaan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di RT 06, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kota Balikpapan. Bantuan tersebut disalurkan pada Rabu, 2 September 2026, melalui program penyaluran pada Bidang Dakwah dan Advokasi BAZNAS Kota Balikpapan. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat kegiatan syiar Islam sekaligus mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan, kepedulian, dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW di lingkungan masyarakat. Majelis Taklim Mahabbah yang beralamat di Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 23, Kelurahan Gunung Sari Ulu, menjadi salah satu kelompok masyarakat yang aktif melaksanakan kegiatan keagamaan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan bersama warga setempat. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mempelajari dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah, serta menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masyarakat juga memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarwarga. Pertemuan dalam suasana penuh kekeluargaan dapat menjadi sarana untuk menjaga silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan membangun lingkungan yang harmonis. Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat dan perlu terus dijaga. Melalui Bidang Dakwah dan Advokasi, BAZNAS Kota Balikpapan berupaya mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat. Bantuan syiar dakwah menjadi salah satu bentuk penyaluran yang diharapkan mampu memperkuat pemahaman keagamaan serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi bukti bahwa dana yang dipercayakan para muzaki kepada BAZNAS dapat memberikan manfaat dalam berbagai bidang. Selain disalurkan untuk membantu masyarakat dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan, dana umat juga dapat mendukung kegiatan dakwah yang membangun karakter serta kehidupan spiritual masyarakat. BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya menjalankan amanah para muzaki dengan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap bantuan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada penerima, tetapi juga mampu menghadirkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan di sekitarnya. Dukungan kepada Majelis Taklim Mahabbah diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat untuk memahami perjalanan hidup, perjuangan, dan keteladanan Rasulullah SAW. Semangat meneladani Rasulullah dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana, seperti saling membantu, menghormati sesama, menjaga persaudaraan, menyantuni masyarakat yang membutuhkan, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Apabila nilai-nilai tersebut diterapkan secara bersama-sama, kegiatan peringatan Maulid Nabi akan memberikan pengaruh positif dalam kehidupan sosial masyarakat. BAZNAS Kota Balikpapan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, serta sedekah melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut memungkinkan berbagai program sosial dan keagamaan dapat terus berjalan serta menjangkau lebih banyak penerima manfaat di Kota Balikpapan. Dengan adanya sinergi antara BAZNAS, majelis taklim, tokoh agama, dan masyarakat, syiar Islam di Kota Balikpapan diharapkan semakin berkembang. Bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan masyarakat yang religius, peduli, rukun, dan senantiasa menebarkan manfaat kepada sesama.
04/09/2026 | Hasan