WhatsApp Icon
banner
banner
banner

Berita Terkini

Semangat Kemerdekaan ke-81, Dedikasi Staf BAZNAS Kota Balikpapan dalam Melayani Umat
Semangat Kemerdekaan ke-81, Dedikasi Staf BAZNAS Kota Balikpapan dalam Melayani Umat
Balikpapan – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi staf BAZNAS Kota Balikpapan untuk merefleksikan arti pengabdian. Di balik setiap pelayanan zakat, penyampaian informasi, penyaluran bantuan, dan penyusunan laporan, terdapat kerja para staf yang dilaksanakan dengan ketelitian, kesabaran, serta rasa tanggung jawab. Semangat kemerdekaan menjadi pengingat bahwa pekerjaan sehari-hari merupakan bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. Bagi para staf BAZNAS Kota Balikpapan, pengabdian tidak selalu hadir dalam bentuk besar dan terlihat oleh banyak orang. Pengabdian dapat dimulai dari menyambut masyarakat dengan ramah, memberikan penjelasan yang mudah dipahami, merespons pertanyaan dengan baik, serta memastikan setiap kebutuhan administrasi ditangani secara tepat. Hal-hal sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Setiap hari, para staf menjalankan peran yang saling berkaitan. Ada yang melayani muzaki, mengelola data, menerima permohonan, mempersiapkan dokumen, membantu proses verifikasi, menyusun laporan, mendokumentasikan kegiatan, hingga menyampaikan informasi kepada masyarakat. Meskipun memiliki tugas yang berbeda, seluruh staf membawa tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pelayanan yang amanah, tertib, dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Balikpapan. Pekerjaan tersebut membutuhkan ketekunan yang tidak sedikit. Ketika menghadapi banyak berkas, pertanyaan masyarakat, jadwal kegiatan, maupun proses koordinasi, para staf dituntut tetap teliti dan profesional. Kesalahan kecil dapat memengaruhi pelayanan, sehingga setiap proses perlu dilakukan dengan hati-hati. Dari sinilah nilai pengabdian tumbuh, bukan hanya melalui hasil akhir, tetapi juga melalui kesungguhan dalam menjalankan setiap tahapan pekerjaan. Momentum kemerdekaan juga meneguhkan pentingnya kebersamaan di lingkungan kerja. Para staf BAZNAS Kota Balikpapan menyadari bahwa pelayanan yang baik tidak dapat diwujudkan seorang diri. Komunikasi, saling membantu, dan kepedulian antarrekan menjadi kekuatan dalam menyelesaikan berbagai tanggung jawab. Ketika satu bagian menghadapi kesibukan, dukungan dari bagian lain membuat pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan suasana pelayanan tetap terjaga. Kebersamaan tersebut menggambarkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Perbedaan usia, pengalaman, karakter, dan bidang tugas tidak menjadi penghalang untuk berjalan dalam satu tujuan. Justru keberagaman itu menjadi kekuatan yang melengkapi. Setiap staf memiliki kontribusi penting, baik mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat maupun yang bekerja di balik layar memastikan seluruh proses berjalan dengan baik. Dalam suasana peringatan kemerdekaan, para staf juga diajak untuk terus meningkatkan kualitas diri. Perubahan zaman menuntut pelayanan yang semakin cepat, terbuka, dan mudah diakses. Karena itu, kemampuan beradaptasi, memanfaatkan teknologi, membangun komunikasi yang baik, dan menjaga integritas menjadi bagian dari pengabdian masa kini. Semangat belajar perlu terus dipelihara agar pelayanan kepada masyarakat dapat berkembang tanpa meninggalkan prinsip amanah. Bagi staf BAZNAS Kota Balikpapan, bekerja di lembaga pengelola zakat membawa tanggung jawab moral yang besar. Setiap data yang dicatat, pesan yang disampaikan, dan dokumen yang diproses berhubungan dengan amanah masyarakat. Kesadaran tersebut mendorong para staf untuk bekerja tidak hanya dengan kemampuan, tetapi juga dengan hati. Pelayanan yang tulus diharapkan mampu menghadirkan rasa nyaman, harapan, dan kepercayaan bagi setiap orang yang datang. Di balik seragam yang dikenakan, para staf juga memiliki keluarga, kesibukan, dan tantangan masing-masing. Namun, ketika berada di tempat kerja, mereka berusaha menempatkan kepentingan pelayanan sebagai prioritas. Kehadiran tepat waktu, kesediaan menyelesaikan tugas, serta kesiapan mendukung kegiatan menjadi wujud disiplin yang terus dijaga. Dedikasi inilah yang menjadikan pekerjaan rutin memiliki makna pengabdian bagi umat dan daerah, dari hari ke hari berikutnya. Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada seluruh staf BAZNAS Kota Balikpapan yang terus bekerja dalam berbagai peran. Dedikasi mereka mungkin tidak selalu terlihat di hadapan publik, tetapi menjadi bagian penting dari berjalannya pelayanan kepada umat. Setiap usaha, waktu, tenaga, dan perhatian yang diberikan merupakan bentuk pengabdian yang layak dihargai. Dengan semangat merah putih, para staf BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Semoga semangat kemerdekaan senantiasa menguatkan langkah dalam menjalankan amanah serta memberikan manfaat yang lebih luas. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Terus mengabdi, terus melayani, dan terus menghadirkan kebaikan untuk Kota Balikpapan. Merdeka!
17/08/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Pembukaan Rakorda BAZNAS se-Kalimantan Timur
BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Pembukaan Rakorda BAZNAS se-Kalimantan Timur
SAMARINDA – Seluruh pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan BAZNAS Strategic Development Pimpinan BAZNAS se-Kalimantan Timur, Senin (10/8/2026). Pembukaan kegiatan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda. Kehadiran seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pengelolaan zakat bersama BAZNAS Provinsi serta BAZNAS kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur. Kegiatan yang dilaksanakan pada 10–13 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh 47 peserta yang berasal dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur serta BAZNAS kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Setelah agenda pembukaan di Pendopo Odah Etam, rangkaian Rakorda dan BAZNAS Strategic Development dilanjutkan di Hotel Harris Samarinda. Forum ini menjadi wadah koordinasi, evaluasi, dan penguatan sinergi antarpimpinan BAZNAS di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakorda dilaksanakan untuk mengoordinasikan program sekaligus mengevaluasi berbagai kegiatan yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025. Selain itu, para peserta bersama-sama merumuskan program kerja pada bidang pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, pengawasan, dan pelaporan pengelolaan zakat. Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kelembagaan BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki peran penting dalam pengelolaan zakat di tingkat pusat maupun daerah. Sejumlah narasumber dijadwalkan memberikan materi, di antaranya Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, serta Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. KH. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si. Materi juga dijadwalkan disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, S.HI., M.Si. Melalui keikutsertaan seluruh pimpinan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Balikpapan diharapkan dapat memperoleh berbagai masukan strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola zakat. Hasil Rakorda selanjutnya dapat menjadi pedoman dalam menyusun program yang tepat sasaran, memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat. Rakorda ini juga diharapkan menghasilkan keselarasan program dan langkah bersama agar pengelolaan zakat di Kalimantan Timur semakin profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
11/08/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Tuntaskan Seleksi 100 Calon Peserta Pelatihan Security Gada Pratama
BAZNAS Kota Balikpapan Tuntaskan Seleksi 100 Calon Peserta Pelatihan Security Gada Pratama
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali melaksanakan seleksi calon peserta Pelatihan Security Gada Pratama pada hari kedua, Kamis (6/8/2026). Seleksi yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan ini diikuti oleh 50 calon peserta dengan nomor urut 51 hingga 100. Pelaksanaan seleksi hari kedua merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang diikuti oleh calon peserta nomor urut 1 hingga 50. Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, seluruh rangkaian seleksi awal telah diikuti oleh total 100 calon peserta yang ingin memperoleh pembinaan dan pelatihan di bidang jasa pengamanan. Seperti pada hari pertama, seluruh peserta mengikuti sejumlah tahapan pemeriksaan dan penilaian yang telah ditentukan. Tahapan tersebut meliputi pengukuran tinggi badan, pemeriksaan kesehatan dan penglihatan, wawancara, pemeriksaan kelengkapan persyaratan, serta penilaian terhadap kesiapan fisik dan mental calon peserta. Dalam pemeriksaan penglihatan, peserta diminta membaca huruf pada alat pemeriksaan mata dari jarak yang telah ditentukan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan visual calon peserta karena penglihatan yang baik menjadi salah satu aspek penting dalam menjalankan tugas sebagai tenaga keamanan. Para calon peserta juga mengikuti sesi wawancara untuk menggali informasi mengenai latar belakang, motivasi, pengalaman, kesiapan mengikuti pelatihan, serta komitmen mereka untuk bekerja secara disiplin dan profesional. Melalui sesi tersebut, tim seleksi dapat melihat sikap, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, dan kesungguhan masing-masing peserta. Selain pemeriksaan teknis, aspek keagamaan kembali menjadi bagian dalam proses seleksi. Para peserta mendapatkan sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan salat lima waktu dan pemahaman dasar mengenai bacaan salat. Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter calon tenaga keamanan yang tidak hanya sehat dan terampil, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab. Seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan turut terlibat dalam proses seleksi bersama tim dari PT Berlian Putra Reksindo selaku vendor pelaksana Pelatihan Security Gada Pratama. Sinergi antara kedua pihak dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan tertib, objektif, dan sesuai dengan persyaratan program. BAZNAS Kota Balikpapan berperan dalam melakukan penilaian dan pembinaan dari sisi karakter serta nilai-nilai keagamaan. Sementara itu, PT Berlian Putra Reksindo melakukan pemeriksaan terhadap aspek teknis, kondisi fisik, dan kesiapan peserta untuk mengikuti pelatihan serta memasuki dunia kerja di bidang jasa pengamanan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti seluruh tahapan dengan tertib dan penuh semangat. Mereka menunggu giliran pemeriksaan serta wawancara sesuai nomor urut dan arahan yang diberikan oleh panitia. Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya harapan peserta untuk memperoleh keterampilan, meningkatkan kompetensi, dan membuka peluang kerja yang lebih baik. Pelatihan Security Gada Pratama merupakan salah satu bentuk program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan BAZNAS Kota Balikpapan. Program ini tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat sementara, tetapi juga membuka kesempatan bagi penerima manfaat untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi. Melalui pelatihan tersebut, peserta nantinya akan dibekali pengetahuan mengenai tugas dan fungsi satuan pengamanan, kedisiplinan, etika profesi, komunikasi, pelayanan, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi di lingkungan kerja. Pembinaan juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan membentuk karakter peserta agar siap bekerja secara profesional. Setelah seluruh rangkaian seleksi terhadap 100 calon peserta selesai dilaksanakan, hasil penilaian akan menjadi dasar dalam menentukan peserta yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti tahap pembinaan dan pelatihan selanjutnya. BAZNAS Kota Balikpapan berharap program Pelatihan Security Gada Pratama dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi para peserta dan keluarganya. Peserta yang terpilih diharapkan memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menjadi tenaga keamanan yang sehat, disiplin, amanah, tangguh, terampil, dan bertanggung jawab. Program tersebut sekaligus menjadi wujud pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang layak, dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga menuju kehidupan yang lebih mandiri.
06/08/2026 | Hasan

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada 60 Penerima
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada 60 Penerima
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan pengembangan usaha kepada 60 penerima manfaat yang terdiri atas anggota PKK Kota Balikpapan dan pelaku UMKM dari masyarakat umum. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada hari ini di halaman Kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Balikpapan serta perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan. Kehadiran perwakilan TP PKK tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan ekonomi keluarga dan pengembangan usaha produktif di tengah masyarakat. Dari total 60 penerima bantuan, sebanyak 37 orang merupakan anggota PKK Kota Balikpapan yang tergabung dalam program UP2K atau Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga. Sementara itu, 23 penerima lainnya berasal dari pelaku UMKM masyarakat Kota Balikpapan. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta. Dengan jumlah penerima sebanyak 60 orang, total bantuan pengembangan usaha yang disalurkan mencapai Rp180 juta. Bantuan tersebut disalurkan langsung pada hari pelaksanaan kegiatan melalui transfer ke rekening masing-masing penerima. Mekanisme transfer diterapkan agar proses penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tertib, aman, transparan, dan tercatat dengan baik. Selain menerima bantuan melalui rekening, setiap penerima juga diwajibkan menandatangani kuitansi sebagai bukti bahwa proses penyaluran telah dilaksanakan. Para penerima secara bergantian menandatangani kuitansi satu per satu di lokasi kegiatan. Dokumen tersebut menjadi bagian dari administrasi dan pertanggungjawaban penyaluran bantuan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Salah satu syarat untuk memperoleh bantuan ini adalah calon penerima harus benar-benar memiliki usaha yang telah berjalan. Kepemilikan usaha tersebut dibuktikan melalui adanya produk fisik yang dihasilkan atau dijual oleh masing-masing calon penerima. Produk fisik itu menjadi bukti nyata bahwa bantuan diberikan kepada masyarakat yang memang sedang menjalankan kegiatan usaha dan membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkannya. Dengan persyaratan tersebut, bantuan diharapkan dapat diberikan secara tepat sasaran kepada pelaku usaha yang memiliki potensi untuk berkembang. Para penerima bantuan dipilih langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan dengan memperhatikan bukti usaha berupa produk fisik yang mereka miliki. Proses pemilihan tersebut dilakukan agar penerima yang ditetapkan benar-benar merupakan pelaku usaha aktif dan bantuan modal dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif. Produk fisik yang dimiliki oleh para penerima juga menggambarkan beragamnya kegiatan usaha yang dijalankan oleh anggota PKK dan masyarakat. Produk tersebut tidak hanya menjadi bukti kepemilikan usaha, tetapi juga menunjukkan semangat dan kreativitas masyarakat dalam membangun sumber pendapatan bagi keluarganya. Program UP2K merupakan salah satu upaya pemberdayaan keluarga melalui pengembangan kegiatan ekonomi produktif. Anggota PKK yang tergabung dalam program tersebut didorong untuk memiliki dan mengembangkan usaha yang mampu memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga. Melalui dukungan modal usaha, para penerima diharapkan dapat menambah bahan baku, meningkatkan kapasitas produksi, membeli atau melengkapi peralatan usaha, memperbaiki kualitas serta kemasan produk, dan memperluas jangkauan pemasaran. Bantuan sebesar Rp3 juta yang diterima setiap pelaku usaha diharapkan dapat dikelola secara bijak dan digunakan sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing. Meskipun nilai bantuan yang diterima sama, setiap penerima memiliki kebutuhan pengembangan yang berbeda sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan. Penyaluran bantuan pengembangan usaha ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Balikpapan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program ekonomi produktif. Bantuan tidak hanya diarahkan untuk membantu kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi modal yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima dan keluarganya. Kolaborasi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan TP PKK Kota Balikpapan memiliki peran penting dalam pelaksanaan program tersebut. TP PKK memiliki kedekatan dengan keluarga serta pelaku usaha di tengah masyarakat, sedangkan BAZNAS Kota Balikpapan menjalankan amanah dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima. Melalui sinergi tersebut, proses penentuan penerima hingga penyaluran bantuan dapat dilaksanakan secara terarah. Persyaratan berupa kepemilikan produk fisik juga menjadi salah satu langkah untuk memastikan bahwa modal usaha diberikan kepada penerima yang tepat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor BAZNAS Kota Balikpapan tersebut berjalan dengan tertib. Para penerima mengikuti proses administrasi secara bergantian, mulai dari pemeriksaan data hingga penandatanganan kuitansi sebagai bukti penyaluran bantuan. Penandatanganan kuitansi oleh masing-masing penerima merupakan bagian penting dari transparansi dan akuntabilitas program. Setelah seluruh proses administrasi diselesaikan, bantuan senilai Rp3 juta langsung ditransfer ke rekening penerima pada hari yang sama. BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab. Para penerima diharapkan mampu menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta mengelola keuangan usaha secara baik. Keberhasilan program ini nantinya tidak hanya dilihat dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari perkembangan usaha dan peningkatan pendapatan keluarga penerima. Dengan usaha yang semakin berkembang, penerima diharapkan dapat tumbuh menjadi lebih mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Melalui penyaluran bantuan kepada 60 pelaku usaha ini, BAZNAS Kota Balikpapan kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Program bantuan modal usaha diharapkan menjadi langkah awal bagi para penerima untuk membangun usaha yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.
30/07/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan untuk Lima Rumah Terdampak Cuaca Ekstrim
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan untuk Lima Rumah Terdampak Cuaca Ekstrim
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak cuaca ekstrem dan terpaan ombak di wilayah RT 09, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota. Bantuan diberikan kepada lima keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp9.500.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para penerima dalam melakukan perbaikan rumah sekaligus meringankan beban setelah mengalami musibah. Kegiatan penyaluran bantuan turut didukung oleh Ketua RT 09 serta perwakilan dari Kecamatan Balikpapan Kota. Keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang benar-benar terdampak dan membutuhkan dukungan dalam proses pemulihan tempat tinggal. Sebelum bantuan disalurkan, kondisi rumah para penerima terlebih dahulu melalui proses pendataan dan verifikasi. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, diketahui bahwa kelima rumah mengalami tingkat kerusakan yang berbeda-beda. Sebagian rumah mengalami kerusakan ringan pada beberapa bagian bangunan, sedangkan rumah lainnya mengalami kerusakan berat hingga runtuh akibat cuaca ekstrem dan kuatnya terpaan ombak. Musibah tersebut tidak hanya mengakibatkan kerusakan fisik pada bangunan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kehidupan keluarga yang menempatinya. Rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal dan berlindung tidak lagi dapat digunakan secara optimal. Kondisi tersebut membuat warga terdampak membutuhkan bantuan agar dapat segera melakukan perbaikan dan kembali menjalani aktivitas dengan aman. Melalui sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Kecamatan Balikpapan Kota, dan Ketua RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu, proses penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan baik. Kolaborasi tersebut juga menunjukkan pentingnya koordinasi antara lembaga pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan perangkat masyarakat dalam merespons kejadian bencana maupun kondisi darurat di lingkungan warga. BAZNAS Kota Balikpapan terus berkomitmen untuk hadir dan membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Bantuan kebencanaan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki serta masyarakat. Dana yang telah diamanahkan kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi di lapangan. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada lima keluarga penerima di RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu. Masing-masing keluarga memperoleh bantuan dengan nilai yang disesuaikan berdasarkan tingkat kerusakan rumah dan kebutuhannya. Penyesuaian tersebut dilakukan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses perbaikan tempat tinggal. Ketua RT 09 turut membantu proses pendataan serta memberikan informasi mengenai kondisi warga dan dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Sementara itu, perwakilan Kecamatan Balikpapan Kota bersama BPBD Kota Balikpapan mendukung proses koordinasi dan pendampingan selama pelaksanaan kegiatan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan bagi seluruh keluarga terdampak. BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan rasa prihatin kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Bantuan dengan total nilai Rp9,5 juta tersebut memang belum sepenuhnya menggantikan kerugian yang dialami, tetapi diharapkan dapat menjadi dukungan awal untuk membantu proses perbaikan rumah. BAZNAS Kota Balikpapan juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, serta sedekah melalui BAZNAS. Amanah yang dititipkan memiliki peran besar dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi musibah dan membutuhkan pertolongan. Semoga bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat, meringankan beban, dan menumbuhkan kembali semangat para keluarga terdampak. BAZNAS Kota Balikpapan bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat sinergi agar dapat hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Balikpapan yang membutuhkan.
30/07/2026 | Hasan
BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Korban Pohon Tumbang
BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Korban Pohon Tumbang
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan kepada dua warga yang menjadi korban pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan dalam memberikan respon cepat kepada masyarakat yang terdampak musibah. Peristiwa pohon tumbang terjadi pada Kamis, 9 Juli 2026, saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Balikpapan. Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah warga di Jalan Sultan Alauddin RT 03 dan RT 16, Kelurahan Mekar Sari. Atas kejadian tersebut, BPBD Kota Balikpapan melakukan pendataan dan asesmen lapangan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta kebutuhan para korban. Sebagai tindak lanjut, BPBD Kota Balikpapan mengajukan permohonan bantuan kepada BAZNAS Kota Balikpapan. Setelah dilakukan proses verifikasi bersama terhadap data penerima dan kondisi di lapangan, BAZNAS Kota Balikpapan menetapkan dua warga sebagai penerima bantuan Program Respon Darurat Bencana. Dua warga yang menerima bantuan tersebut adalah Jumain dan Suroso. Keduanya menerima bantuan masing-masing sebesar Rp2.500.000 yang disalurkan oleh BAZNAS Kota Balikpapan untuk membantu meringankan beban pascabencana. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak serta membantu proses pemulihan pasca musibah yang dialami. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Balikpapan, perwakilan BPBD Kota Balikpapan, serta para penerima manfaat. Penyaluran dilakukan secara langsung sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS. Kolaborasi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan BPBD Kota Balikpapan menjadi wujud nyata sinergi dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. BPBD berperan dalam melakukan asesmen dan verifikasi kondisi korban di lapangan, sedangkan BAZNAS menyalurkan bantuan sesuai hasil verifikasi tersebut sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa program bantuan tanggap bencana merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta membantu meringankan beban para korban. Bencana merupakan kondisi yang tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu, kepedulian sosial dan semangat gotong royong menjadi kunci dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Melalui dukungan para muzaki dan masyarakat yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS, berbagai program kemanusiaan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan. BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kota Balikpapan atas kerja sama yang telah terjalin dalam proses pendataan, verifikasi, hingga penyaluran bantuan. Sinergi yang baik antara kedua lembaga diharapkan terus terjaga agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada saat terjadi bencana, dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap dapat memberikan semangat baru bagi para penerima manfaat untuk bangkit dari musibah yang dialami. Semoga bantuan yang diberikan menjadi berkah, meringankan beban para korban, serta menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat yang sedang tertimpa bencana.
10/07/2026 | Hasan