WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Kota Balikpapan Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026
BAZNAS Kota Balikpapan Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026
BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri Nasional yang diperingati pada 22 Oktober 2026. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang peran santri dalam perjalanan bangsa sekaligus menghargai kontribusi pesantren dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Hari Santri mengingatkan bahwa santri merupakan bagian penting dari kehidupan Indonesia. Di lingkungan pesantren, para santri belajar ilmu agama, membangun kedisiplinan, membiasakan hidup sederhana, serta mengembangkan sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal untuk berperan di tengah masyarakat dan menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan jati diri. Peringatan tahun ini mengangkat semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Semangat tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat potensi santri sebagai kekuatan dalam membangun masa depan. Dengan bekal ilmu, akhlak, dan semangat pengabdian, santri dapat mengambil peran di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, keagamaan, hingga kehidupan kebangsaan. Di Balikpapan, kehidupan masyarakat yang beragam membutuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian. Nilai yang tumbuh di pesantren, seperti gotong royong, tanggung jawab, dan menghargai sesama, sejalan dengan upaya memperkuat kehidupan sosial yang harmonis. Santri juga dapat menjadi penggerak kebaikan dengan menyebarkan ilmu, memberi teladan, serta ikut menjawab kebutuhan di lingkungan sekitarnya. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Balikpapan memandang pendidikan dan pembinaan generasi sebagai bagian penting dari ikhtiar membangun masyarakat yang lebih baik. Semangat Hari Santri dapat menjadi pengingat bahwa kebaikan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, kepedulian, dan kerja bersama. Peran tersebut dapat dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk santri, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Dalam perkembangan teknologi dan arus informasi, santri juga memiliki kesempatan untuk memperluas wawasan dan keterampilan. Kemampuan memahami ilmu agama dapat berjalan berdampingan dengan penguasaan pengetahuan umum, teknologi, dan komunikasi. Dengan sikap kritis, santri dapat menggunakan kemajuan tersebut untuk menyebarkan pesan yang bermanfaat dan memperkuat persaudaraan. Hari Santri juga menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu dilakukan melalui langkah besar. Menjaga kerukunan, membantu sesama, belajar dengan tekun, dan berbuat baik di lingkungan sekitar merupakan kontribusi. Ketika nilai-nilai itu terus dipraktikkan, semangat santri dapat hadir dalam kehidupan sehari-hari dan memberi manfaat bagi masyarakat luas. Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Kota Balikpapan berharap para santri terus menjaga semangat belajar, memperkuat akhlak, dan mengembangkan kemampuan diri. Santri diharapkan mampu membawa nilai-nilai kebaikan ke tengah masyarakat serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Selamat Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026. Santri menguatkan negeri, bersama melangkah menuju Indonesia Emas.
22/10/2026 | Hasan
BAZNAS Balikpapan Gelar Khitan Massal Berkah Gratis untuk 300 Anak
BAZNAS Balikpapan Gelar Khitan Massal Berkah Gratis untuk 300 Anak
BAZNAS Kota Balikpapan mengajak masyarakat untuk mendaftarkan putra mereka dalam Program Khitan Massal Berkah yang akan digelar pada Sabtu, 26 Desember 2026. Kegiatan ini menyediakan layanan khitan gratis dengan kuota terbatas bagi 300 anak. Pelaksanaan dijadwalkan mulai pukul 06.00 WITA hingga selesai di Islamic Center Balikpapan. Program ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan. Selain memperoleh layanan khitan, setiap peserta juga akan mendapatkan sarung, peci, uang saku, snack atau parcel, serta celana sunat. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan dapat menjalani proses khitan dengan lebih nyaman, sementara orang tua memperoleh dukungan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan, Jalan ARS Moh. Nomor 6, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76112. Karena jumlah peserta dibatasi hanya 300 anak, masyarakat yang berminat disarankan segera mengurus pendaftaran dan melengkapi berkas persyaratan. Persyaratan yang perlu disiapkan meliputi pas foto ukuran 3 x 4 sebanyak satu lembar serta fotokopi KTP dan kartu keluarga orang tua. Calon peserta juga harus beragama Islam dan berdomisili di Balikpapan. Program ini memprioritaskan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kelengkapan dokumen akan membantu proses pendataan peserta oleh panitia. Orang tua atau wali sebaiknya menyiapkan dokumen sebelum datang ke kantor pendaftaran agar proses pencatatan dapat berjalan lancar. Pastikan data identitas anak dan orang tua tercantum dengan benar serta seluruh berkas yang diminta sudah tersedia. Pendaftaran dilakukan secara langsung, sehingga keluarga dapat sekaligus menanyakan informasi teknis mengenai tahapan berikutnya kepada petugas atau panitia. Kegiatan khitan massal ini juga menjadi ajakan untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak. Informasi yang disebarkan secara luas dapat membantu menjangkau warga yang memenuhi kriteria, khususnya keluarga kurang mampu yang berdomisili di Balikpapan. Masyarakat dapat turut membantu dengan membagikan pengumuman kepada kerabat, tetangga, maupun lingkungan sekitar. BAZNAS Kota Balikpapan berharap kegiatan ini dapat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan khitan anak sekaligus memperluas manfaat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dukungan dan partisipasi masyarakat juga diharapkan dapat membantu informasi program menjangkau keluarga yang membutuhkan, sehingga kuota yang tersedia dapat dimanfaatkan secara tepat. Orang tua atau wali dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui kanal resmi BAZNAS Kota Balikpapan. Pada poster kegiatan tercantum nomor WhatsApp 0811-5994-414, serta akun Instagram @baznasbalikpapan dan situs kotabalikpapan.baznas.go.id. Pastikan informasi dan persyaratan dikonfirmasi kepada panitia sebelum datang mendaftar. Program Khitan Massal Berkah ini terbuka bagi anak-anak yang memenuhi ketentuan dan selama kuota masih tersedia. Dengan pendaftaran yang tertib dan berkas yang lengkap, panitia dapat mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dengan lebih baik. Calon peserta diharapkan memperhatikan jadwal dan lokasi kegiatan, serta mengikuti arahan panitia pada hari pelaksanaan demi kelancaran layanan bagi seluruh anak dan keluarga yang hadir di Islamic Center Balikpapan nanti bersama.
21/10/2026 | Hasan
Pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta
Pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta
JAKARTA – Pimpinan dan perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 13–15 Oktober 2026. Kehadiran jajaran BAZNAS Kota Balikpapan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan menyelaraskan pengelolaan zakat bersama BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia. Rakornas tahun ini mengangkat tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”. Forum nasional tersebut mempertemukan perwakilan BAZNAS provinsi serta kabupaten dan kota untuk membahas penguatan peran zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Pertemuan ini juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, memperkuat sinergi, serta menyamakan langkah dalam mengelola dana umat agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran. BAZNAS RI menetapkan target pengumpulan ZIS-DSKL nasional sebesar Rp70 triliun pada 2027. Target tersebut menjadi salah satu arah strategis yang mendorong seluruh unsur pengelola zakat untuk terus meningkatkan penghimpunan, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan memastikan dana yang terkumpul dikelola secara amanah serta bertanggung jawab. Capaian itu memerlukan kerja bersama antara BAZNAS pusat dan daerah, lembaga amil zakat, pemerintah, mitra, serta masyarakat. Bagi BAZNAS Kota Balikpapan, keikutsertaan dalam Rakornas menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan memperkuat komitmen pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Berbagai gagasan dan praktik baik yang dibahas dalam forum nasional dapat menjadi masukan dalam pengembangan pengelolaan zakat di daerah. Hal tersebut sejalan dengan upaya menghadirkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, terencana, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Tema zakat produktif dan berdampak menegaskan bahwa pengelolaan zakat perlu berorientasi pada manfaat yang dirasakan langsung oleh penerima. Pendayagunaan zakat yang dirancang berdasarkan kondisi mustahik berpotensi mendukung kemandirian dan kesejahteraan mereka. Karena itu, pendataan, penyaluran, pendampingan, serta evaluasi program perlu dilakukan dengan cermat agar bantuan dapat menjawab kebutuhan dan memberikan manfaat berkelanjutan. Keikutsertaan tersebut sekaligus mempererat hubungan kerja antarpengelola zakat. Komunikasi yang terbangun dalam forum seperti Rakornas dapat mendukung pertukaran informasi dan koordinasi dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang terus berkembang. Dengan saling berbagi pengalaman, BAZNAS daerah dapat memperoleh perspektif baru dalam meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan penghimpunan, serta merancang pendistribusian yang lebih sesuai dengan kebutuhan warga. Hasil koordinasi diharapkan menjadi bekal untuk terus meningkatkan pelayanan di wilayah masing-masing serta menjaga amanah dana umat secara optimal. Melalui koordinasi dan kolaborasi yang kuat, program zakat diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Kepercayaan publik juga perlu dijaga melalui layanan yang baik, informasi yang jelas, dan pengelolaan dana yang dapat dipertanggungjawabkan. Partisipasi aktif masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah menjadi bagian penting dari ikhtiar bersama tersebut. BAZNAS Kota Balikpapan berharap Rakornas BAZNAS 2026 menghasilkan langkah-langkah strategis yang dapat memperkuat pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Semangat konsolidasi ini diharapkan terus terwujud dalam kerja nyata di daerah, sehingga zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga kekuatan sosial untuk membantu meningkatkan kesejahteraan umat, termasuk masyarakat Kota Balikpapan.
15/10/2026 | Hasan

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Syiar Dakwah untuk IKSASS
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Syiar Dakwah untuk IKSASS
BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan sebesar Rp1 juta kepada Panitia Bersama PCNU dan IKSASS Kota Balikpapan. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi program Syiar Dakwah IKSASS dan tercatat pada bidang Dakwah dan Advokasi dengan kategori asnaf sabilillah. Penyaluran ini menjadi bentuk dukungan bagi kegiatan dakwah dan penguatan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat. Berdasarkan kuitansi BAZNAS Kota Balikpapan, bantuan dibayarkan kepada Panitia Bersama PCNU dan IKSASS Kota Balikpapan. Dokumen tersebut mencatat tanggal pembayaran 13 Oktober 2026, dengan keterangan penyaluran pada program Bantuan Syiar Dakwah IKSASS. Penyerahan bantuan juga didokumentasikan melalui pertemuan antara perwakilan BAZNAS dan penerima. Dukungan untuk kegiatan syiar dakwah diharapkan dapat membantu keberlangsungan aktivitas keagamaan yang dijalankan oleh para pengurus dan santri. Dakwah memiliki peran penting dalam menyampaikan nilai-nilai Islam, membangun pemahaman keagamaan, serta mendorong masyarakat untuk menjaga akhlak, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Upaya ini memerlukan kerja bersama berbagai unsur, termasuk lembaga keagamaan dan masyarakat. IKSASS merupakan bagian dari komunitas santri yang berperan dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Melalui berbagai aktivitas, para santri dapat mengambil bagian dalam menyebarkan ilmu, menjaga tradisi keilmuan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan. Dukungan yang disalurkan diharapkan dapat menjadi tambahan semangat bagi pelaksanaan program, sesuai kebutuhan dan perencanaan panitia. Bagi BAZNAS, penyaluran bantuan melalui bidang Dakwah dan Advokasi merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat untuk penerima yang berhak, termasuk dalam kategori sabilillah. Pengelolaan bantuan dilakukan dengan memperhatikan tujuan program dan ketentuan penyaluran. Dokumentasi serta administrasi yang tercatat menjadi bagian dari upaya menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. Kegiatan seperti ini membutuhkan perencanaan dan keterlibatan banyak pihak agar pesan keagamaan dapat disampaikan dengan baik. Dukungan lembaga dan partisipasi masyarakat dapat membantu panitia menjalankan program sesuai tujuan serta menjangkau jamaah di lingkungan masing-masing. Penyaluran zakat untuk kegiatan dakwah juga menunjukkan bahwa dana umat dapat mendukung kebutuhan sosial dan keagamaan secara terarah. Karena itu, sinergi dan komunikasi antara penerima manfaat dan pengelola zakat penting untuk menjaga agar bantuan digunakan sesuai peruntukannya. BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada Panitia Bersama PCNU dan IKSASS Kota Balikpapan atas ikhtiar dalam menjalankan kegiatan syiar dakwah. Kolaborasi antara lembaga zakat, organisasi keagamaan, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin untuk memperkuat kegiatan yang membawa manfaat.   Melalui bantuan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap program Syiar Dakwah IKSASS dapat berjalan dengan baik dan memberi dampak positif bagi masyarakat. Semangat dakwah yang disertai kepedulian dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh, sehingga nilai-nilai kebaikan dapat tersebar lebih luas di Kota Balikpapan.
22/10/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Gandeng Dinsos, Bantu Biaya Pemulangan Warga ke Malang
BAZNAS Kota Balikpapan Gandeng Dinsos, Bantu Biaya Pemulangan Warga ke Malang
BALIKPAPAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan menyalurkan bantuan biaya pemulangan kepada Ibu Nur Hasanah menuju Malang, Jawa Timur. Bantuan sebesar Rp700.000 tersebut disalurkan pada Rabu, 7 Oktober 2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan dukungan untuk kembali ke daerah tujuan. Penyaluran ini merupakan bagian dari bantuan bidang kemanusiaan BAZNAS Kota Balikpapan. Dalam dokumen penyaluran, bantuan tersebut tercatat sebagai bantuan biaya hidup yang diperuntukkan bagi biaya pemulangan ke Malang. Dukungan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan biaya perjalanan penerima manfaat sekaligus membantu proses kepulangannya. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan penerima manfaat bersama ketua BAZNAS Kota Balikpapan dan petugas Dinas Sosial. Kehadiran kedua lembaga dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kerja sama dalam membantu masyarakat yang menghadapi kebutuhan sosial, termasuk ketika memerlukan dukungan untuk melakukan perjalanan pulang. Bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan biaya, perjalanan menuju daerah asal atau tempat tujuan dapat menjadi kebutuhan yang sulit dipenuhi. Biaya transportasi maupun kebutuhan selama perjalanan memerlukan persiapan. Karena itu, bantuan pemulangan memiliki arti penting sebagai dukungan langsung bagi warga yang sedang membutuhkan pertolongan. Kerja sama BAZNAS dan Dinsos dalam penyaluran bantuan ini memperlihatkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam pelayanan kemanusiaan. Persoalan yang dihadapi masyarakat membutuhkan perhatian bersama agar bantuan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan penerima manfaat sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Melalui sinergi tersebut, kepedulian sosial diwujudkan dalam bentuk bantuan yang memiliki tujuan jelas. Pada penyaluran kali ini, dukungan diarahkan untuk membantu biaya pemulangan Ibu Nur Hasanah. Harapannya, bantuan tersebut dapat memberikan kemudahan dalam mempersiapkan perjalanan menuju Malang, Jawa Timur. Bantuan kemanusiaan juga memiliki makna yang melampaui nominal penyalurannya. Kehadiran lembaga dan petugas yang memberikan perhatian dapat menjadi dukungan moral bagi penerima manfaat. Dalam situasi sulit, adanya pihak yang bersedia membantu merupakan bagian penting dari pelayanan sosial yang menghargai kebutuhan dan martabat setiap orang. Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebutuhan masyarakat memiliki bentuk yang beragam. Selain kebutuhan pangan, pendidikan, dan kesehatan, terdapat pula kebutuhan perjalanan yang berkaitan dengan kondisi sosial seseorang. Dukungan terhadap kebutuhan tersebut perlu dilihat berdasarkan keadaan dan keperluan masing-masing penerima manfaat. Dalam konteks tersebut, kolaborasi antarlembaga memiliki peran penting untuk mempertemukan kepedulian dengan kebutuhan nyata di lapangan. BAZNAS dan Dinas Sosial dapat saling mendukung dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kerja sama semacam ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial di Kota Balikpapan. Penyaluran bantuan kepada Ibu Nur Hasanah merupakan salah satu wujud nyata perhatian tersebut. Bantuan yang diberikan mempunyai peruntukan khusus, yakni mendukung biaya pemulangan. Dengan adanya dukungan ini, beban biaya yang harus dipersiapkan penerima manfaat diharapkan menjadi lebih ringan. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pelayanan kemanusiaan dapat hadir melalui langkah sederhana yang langsung menyentuh kebutuhan seseorang. Kepedulian tersebut menjadi bermakna ketika diwujudkan melalui tindakan konkret, dengan tetap menempatkan penerima manfaat sebagai pihak yang perlu dilayani secara baik dan penuh penghormatan. Melalui kerja sama dengan Dinsos, penyaluran bantuan pemulangan ini diharapkan membawa manfaat bagi Ibu Nur Hasanah. Semangat saling membantu yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan terus tumbuh, sehingga semakin banyak warga yang menghadapi kesulitan dapat memperoleh perhatian dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya.
08/10/2026 | Hasan
BAZNAS Balikpapan Bantu Penanganan Fardu Kifayah di Gunung Sari Ulu
BAZNAS Balikpapan Bantu Penanganan Fardu Kifayah di Gunung Sari Ulu
Balikpapan — BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan sebesar Rp1.000.000 untuk mendukung penanganan fardu kifayah di Kelurahan Gunung Sari Ulu. Bantuan tersebut diterima oleh Muhammad Azis, warga yang beralamat di Jalan Letjen S. Parman. Bantuan ini diberikan untuk membantu kebutuhan yang berkaitan dengan pelaksanaan fardu kifayah. Dalam kehidupan bermasyarakat, pengurusan jenazah merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dilaksanakan dengan baik, sesuai tuntunan agama dan dengan tetap menjaga penghormatan kepada almarhum atau almarhumah serta keluarganya. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berupaya hadir saat masyarakat membutuhkan dukungan. Nilai bantuan sebesar Rp1.000.000 diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dalam proses penanganan fardu kifayah, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan lebih lancar. Fardu kifayah mengajarkan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Ketika ada anggota masyarakat yang meninggal dunia, keluarga tidak menghadapi seluruh kebutuhan pengurusan jenazah seorang diri. Tetangga, kerabat, dan lingkungan sekitar memiliki peran untuk membantu sesuai kemampuan masing-masing. Semangat kebersamaan inilah yang terus dijaga dalam kehidupan masyarakat. Bagi keluarga yang sedang berduka, dukungan dari lingkungan sekitar dapat memberikan ketenangan di tengah situasi yang berat. Bantuan dapat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari tenaga, waktu, hingga dukungan untuk memenuhi kebutuhan yang muncul selama proses pengurusan jenazah. Kepedulian tersebut menjadi bagian dari nilai gotong royong yang dekat dengan kehidupan warga Balikpapan. BAZNAS Kota Balikpapan turut mengambil bagian melalui penyaluran bantuan kepada Muhammad Azis. Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Kepercayaan para muzaki dan donatur memungkinkan bantuan disalurkan kepada warga yang membutuhkan, termasuk untuk keperluan sosial dan keagamaan seperti penanganan fardu kifayah. Penyaluran bantuan di wilayah Gunung Sari Ulu ini juga menjadi pengingat bahwa setiap kontribusi masyarakat memiliki arti. Dana yang dihimpun bersama dapat kembali memberi manfaat kepada sesama pada saat dibutuhkan. Karena itu, dukungan para muzaki dan donatur memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan program bantuan BAZNAS Kota Balikpapan. BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan dan memberi manfaat bagi penerima. Semoga proses penanganan fardu kifayah dapat terlaksana dengan baik, sementara keluarga yang berduka diberikan kekuatan dan ketabahan. Melalui berbagai program penyaluran, BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya menjaga amanah masyarakat dengan menghadirkan bantuan yang tepat guna. Kepedulian yang tumbuh dari zakat, infak, dan sedekah diharapkan terus memperkuat semangat saling membantu di Kota Balikpapan, terutama ketika ada warga yang menghadapi masa sulit dan membutuhkan uluran tangan dari sesama.
24/09/2026 | Hasan

BAZNAS TV