WhatsApp Icon
banner
banner
banner

Berita Terkini

Silaturahmi BPJS Kesehatan Bersama BAZNAS Kota Balikpapan Perkuat Sinergi Pelayanan Sosial
Silaturahmi BPJS Kesehatan Bersama BAZNAS Kota Balikpapan Perkuat Sinergi Pelayanan Sosial
Dalam upaya memperkuat sinergi pelayanan kepada masyarakat, BPJS Kesehatan melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antara kedua lembaga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan sosial. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BPJS Kesehatan serta jajaran pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan. Suasana diskusi berlangsung penuh keakraban dan membahas berbagai peluang kerja sama, mulai dari dukungan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu hingga penguatan program bantuan sosial berbasis kemanusiaan. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa sinergi dengan BPJS Kesehatan sangat penting dalam menciptakan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat. Menurutnya, masih banyak warga yang membutuhkan perhatian, khususnya terkait akses kesehatan dan pembiayaan pengobatan. Dengan adanya kolaborasi yang baik, diharapkan bantuan dapat tersalurkan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan baik dengan berbagai lembaga sosial dan pemerintah daerah. Melalui komunikasi yang aktif dan kolaboratif, BPJS Kesehatan berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya jaminan kesehatan sekaligus mendukung program-program sosial yang telah berjalan. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga langkah awal dalam memperkuat koordinasi antar lembaga demi menghadirkan pelayanan yang lebih baik, humanis, dan berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, BPJS Kesehatan dan BAZNAS Kota Balikpapan optimis dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat nilai gotong royong dalam pelayanan sosial di Indonesia.
08/05/2026 | Hasan
Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat Islam
Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat Islam
Iduladha merupakan salah satu momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, ibadah kurban juga menjadi sarana untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat menjadi hal yang sangat penting agar ibadah yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan sah. Menjelang Hari Raya Iduladha, kebutuhan hewan kurban biasanya meningkat secara signifikan. Tidak sedikit masyarakat yang membeli hewan kurban tanpa memahami kondisi kesehatan maupun ketentuan syariatnya. Padahal, hewan kurban yang dipilih harus memenuhi syarat tertentu agar ibadah kurban diterima dan memberikan manfaat yang maksimal. Berikut beberapa tips memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat Islam. 1. Pastikan Hewan Kurban Dalam Kondisi Sehat Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi kesehatan hewan kurban. Hewan yang sehat umumnya terlihat aktif, lincah, serta memiliki nafsu makan yang baik. Hindari memilih hewan yang tampak lemas, lesu, atau menunjukkan tanda-tanda sakit. Beberapa ciri hewan kurban yang sehat antara lain: Mata terlihat cerah dan tidak berair Hidung bersih serta tidak mengeluarkan lendir berlebihan Bulu tampak bersih dan tidak rontok Nafas normal dan tidak tersengal Tidak mengalami diare Bergerak aktif dan responsif Memastikan kesehatan hewan kurban sangat penting, baik untuk kualitas daging maupun keamanan saat dikonsumsi masyarakat nantinya. 2. Pilih Hewan yang Tidak Memiliki Cacat Dalam syariat Islam, hewan kurban tidak boleh memiliki cacat yang jelas. Hewan dengan kondisi cacat tertentu dapat menyebabkan kurban menjadi tidak sah atau tidak sempurna. Beberapa cacat yang harus dihindari antara lain: Buta pada salah satu atau kedua mata Pincang parah Sangat kurus hingga tulang terlihat jelas Telinga atau ekor terpotong sebagian besar Sakit parah Rasulullah SAW telah mengajarkan agar umat Islam memilih hewan terbaik untuk dikurbankan. Oleh sebab itu, penting bagi calon pekurban untuk memeriksa kondisi fisik hewan secara teliti sebelum membeli. 3. Perhatikan Usia Hewan Kurban Selain sehat, hewan kurban juga harus memenuhi syarat usia sesuai ketentuan syariat Islam. Usia hewan menjadi salah satu syarat sah dalam ibadah kurban. Berikut ketentuan umum usia hewan kurban: Kambing minimal berusia 1 tahun Domba minimal 6 bulan dan sudah tampak besar Sapi minimal berusia 2 tahun Unta minimal berusia 5 tahun Biasanya usia hewan dapat diketahui melalui pemeriksaan gigi. Penjual hewan kurban yang terpercaya umumnya memahami cara menentukan usia hewan dan dapat membantu menjelaskan kepada pembeli. 4. Pastikan Hewan Memiliki Nafsu Makan yang Baik Nafsu makan menjadi indikator penting untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan. Hewan yang sehat biasanya makan dengan lahap dan terlihat aktif saat diberi pakan. Sebaliknya, hewan yang kehilangan nafsu makan perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan. Jangan ragu untuk meminta penjual memperlihatkan kondisi hewan saat makan agar lebih yakin sebelum membeli. 5. Periksa Kebersihan Kandang dan Lingkungan Lingkungan tempat hewan dipelihara juga perlu diperhatikan. Kandang yang bersih menunjukkan bahwa hewan dirawat dengan baik dan memiliki risiko penyakit yang lebih rendah. Kandang yang sehat biasanya memiliki: Sirkulasi udara yang baik Tempat pakan dan minum yang bersih Tidak terlalu becek Tidak berbau menyengat berlebihan Hewan yang dipelihara di lingkungan bersih umumnya lebih sehat dan nyaman. 6. Beli dari Penjual atau Peternak Terpercaya Membeli hewan kurban dari penjual terpercaya dapat membantu memastikan kualitas hewan yang dipilih. Saat ini banyak peternak maupun lembaga yang menyediakan hewan kurban dengan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan syariat. Penjual terpercaya biasanya: Memberikan informasi jelas mengenai usia dan kondisi hewan Menjaga kebersihan kandang Memiliki surat kesehatan hewan dari dinas terkait Bersedia menjelaskan proses perawatan hewan Selain itu, membeli hewan dari tempat terpercaya juga membantu mengurangi risiko penipuan maupun pembelian hewan yang tidak layak kurban. 7. Pilih Hewan Kurban Sesuai Kemampuan Islam mengajarkan umatnya untuk beribadah sesuai kemampuan masing-masing. Dalam memilih hewan kurban, penting untuk menyesuaikan dengan kondisi finansial tanpa memaksakan diri. Berkurban bukan tentang kemewahan atau gengsi, melainkan tentang keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT. Hewan kurban yang sederhana tetapi dipilih dengan niat tulus tentu memiliki nilai ibadah yang besar di sisi Allah. Karena itu, masyarakat tidak perlu merasa minder jika hanya mampu berkurban kambing atau ikut patungan sapi. Yang terpenting adalah niat ibadah dan manfaat yang diberikan kepada sesama. 8. Utamakan Hewan yang Dirawat dengan Baik Hewan yang dirawat dengan baik biasanya memiliki kondisi tubuh yang lebih sehat dan daging yang berkualitas. Perawatan yang baik mencakup pemberian pakan bergizi, kebersihan kandang, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin. Selain itu, perlakuan baik terhadap hewan juga merupakan bagian dari ajaran Islam. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk menyayangi dan memperlakukan hewan dengan penuh kasih sayang. Oleh sebab itu, penting bagi masyarakat untuk memilih hewan dari peternak yang menjaga kesejahteraan hewan dengan baik. 9. Pastikan Proses Penyembelihan Sesuai Syariat Tidak hanya memilih hewan, proses penyembelihan juga harus diperhatikan agar ibadah kurban berjalan sesuai syariat Islam. Penyembelihan harus dilakukan oleh orang yang memahami tata cara penyembelihan halal dan dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Selain itu, kebersihan lokasi penyembelihan dan distribusi daging juga perlu diperhatikan agar daging kurban tetap higienis dan aman dikonsumsi. Menjadikan Kurban Sebagai Sarana Berbagi Kebahagiaan Ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kurban, umat Islam diajarkan untuk berbagi rezeki, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama. Di berbagai daerah, masih banyak masyarakat yang jarang menikmati daging dalam kesehariannya. Kehadiran daging kurban menjadi momen istimewa yang sangat dinantikan setiap tahun. Oleh karena itu, memilih hewan kurban terbaik menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas. Mari sambut Hari Raya Iduladha dengan mempersiapkan kurban terbaik. Pastikan hewan kurban yang dipilih sehat, layak, dan sesuai syariat agar ibadah yang dilaksanakan semakin bermakna. Bersama BAZNAS Kota Balikpapan, mari wujudkan semangat berbagi dan tebarkan kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui ibadah kurban.
07/05/2026 | Hasan
Program Insentif Kurban, Cara Baru Berbagi Lebih Ringan
Program Insentif Kurban, Cara Baru Berbagi Lebih Ringan
Ibadah kurban selalu jadi momen yang dinanti setiap tahunnya. Selain sebagai bentuk ketaatan, kurban juga menjadi sarana untuk berbagi kepada sesama. Namun, tidak sedikit yang merasa belum siap atau masih menunda karena berbagai alasan, mulai dari perencanaan keuangan hingga kebutuhan lainnya. Melihat hal tersebut, BAZNAS Kota Balikpapan menghadirkan Program Insentif Kurban sebagai alternatif yang lebih fleksibel. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat agar bisa tetap berpartisipasi dalam ibadah kurban dengan cara yang lebih ringan dan terencana. Melalui program ini, peserta cukup menyetorkan dana kurban sesuai dengan harga minimal yang telah ditentukan. Untuk sapi, harga minimal berada di kisaran Rp21.000.000 per ekor, sedangkan kambing mulai dari Rp5.000.000 per ekor. Dana tersebut nantinya akan dikelola sebagai bagian dari proses administrasi program. Menariknya, dana yang telah disetorkan akan dikembalikan kepada peserta 10 hari sebelum Hari Raya Idul Adha, dengan tambahan nilai sebagai insentif. Dengan mekanisme ini, peserta tetap memiliki dana untuk melaksanakan kurban, sekaligus mendapatkan kemudahan dalam perencanaan keuangan. Sebagai contoh, jika seseorang berpartisipasi untuk 5 ekor sapi, maka total dana yang disetorkan adalah Rp105.000.000. Menjelang Idul Adha, dana tersebut akan dikembalikan dengan nilai yang lebih besar, sehingga dapat digunakan kembali untuk pelaksanaan kurban sesuai kebutuhan. Program ini berlaku untuk berbagai jumlah hewan kurban, selama mengikuti ketentuan harga minimal yang telah ditetapkan. Hal yang sama juga berlaku bagi peserta yang memilih kurban kambing. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini, prosesnya pun cukup mudah. Dana dapat dikirimkan melalui rekening resmi BAZNAS Kota Balikpapan di Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor rekening 3000 200 505 atas nama BAZNAS Kota Balikpapan. Dengan adanya Program Insentif Kurban ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi dalam ibadah kurban tanpa harus merasa terbebani. Karena pada akhirnya, yang terpenting bukan hanya tentang jumlah, tetapi tentang niat dan keikhlasan dalam berbagi.
22/04/2026 | Hasan

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan THR untuk 50 Ulama
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan THR untuk 50 Ulama
Sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan kepada para tokoh agama yang selama ini berperan penting dalam membina umat, BAZNAS Kota Balikpapan melaksanakan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) pasca Lebaran kepada para ulama di Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026, bertempat di kantor BAZNAS Kota Balikpapan dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Sebanyak 50 ulama menerima THR dari BAZNAS Kota Balikpapan. Masing-masing ulama menerima THR sebesar Rp1.500.000 yang diberikan secara langsung dalam bentuk tunai. Penyaluran THR ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para ulama dalam membimbing masyarakat, menyebarkan nilai-nilai keagamaan, serta menjaga kerukunan umat di Kota Balikpapan. Meski disalurkan setelah momentum Hari Raya Idulfitri, kegiatan tersebut tetap menjadi bentuk perhatian dan penghormatan kepada para ulama yang selama ini aktif dalam kegiatan dakwah dan pembinaan umat. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Balikpapan untuk terus menjalin silaturahmi dan memberikan perhatian kepada para tokoh agama di daerah. Acara penyaluran THR dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS Kota Balikpapan, tokoh masyarakat, serta para ulama penerima THR. Dalam sambutannya, pihak BAZNAS menyampaikan bahwa para ulama memiliki peran besar dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan keharmonisan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, perhatian kepada para ulama menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang penting untuk terus dijaga. Para ulama penerima THR menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang karena dinilai sangat bermanfaat dan menjadi bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pendakwah dan pembina umat. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Selain penyaluran THR, kegiatan juga diisi dengan doa bersama untuk keberkahan Kota Balikpapan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat.
19/05/2026 | Hasan
BAZNAS Salurkan Santunan Rp42 Juta kepada Ahli Waris
BAZNAS Salurkan Santunan Rp42 Juta kepada Ahli Waris
Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, telah dilaksanakan penyerahan santunan jaminan kematian sebesar Rp42.000.000 kepada ahli waris dari almarhumah Cut Noordjannah. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nurul Jihad, Kelurahan Muara Rapak, dengan suasana yang khidmat dan penuh empati. Santunan tersebut secara simbolis diserahkan kepada ahli waris, yaitu Anita Nur Amelia, yang menerima langsung bantuan tersebut. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS, tim dari BPJS Ketenagakerjaan, serta pihak keluarga dan masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan momen penuh makna tersebut. Penyerahan santunan ini merupakan bagian dari program jaminan sosial ketenagakerjaan yang bertujuan memberikan perlindungan bagi masyarakat, khususnya para pekerja dan keluarganya. Melalui program ini, negara dan lembaga terkait hadir untuk memberikan kepastian dan rasa aman ketika terjadi risiko yang tidak diharapkan, seperti meninggal dunia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa santunan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga dalam memastikan masyarakat mendapatkan hak perlindungan sosial secara optimal. Sementara itu, perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan santunan kematian. Lebih dari itu, program ini juga memberikan perlindungan berupa pembiayaan perawatan rumah sakit apabila peserta mengalami kecelakaan kerja, serta perlindungan terhadap berbagai risiko lainnya yang mungkin terjadi selama bekerja. Hal ini menjadi sangat penting, terutama bagi para pekerja yang memiliki tingkat risiko tertentu dalam aktivitas sehari-hari. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, para pekerja dapat bekerja dengan lebih tenang karena mengetahui bahwa mereka dan keluarganya memiliki perlindungan yang jelas. Momen penyerahan santunan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama. Dukungan dari berbagai pihak, baik dari lembaga maupun masyarakat, menjadi kekuatan tersendiri bagi keluarga yang sedang berduka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjadi peserta aktif dalam program jaminan sosial. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlindungi dan merasakan manfaat dari program ini. Ke depan, diharapkan kolaborasi antara BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Program ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi juga bentuk nyata dari hadirnya perlindungan sosial yang berkelanjutan. Semoga santunan yang diberikan dapat menjadi berkah dan membantu keluarga yang ditinggalkan dalam melanjutkan kehidupan. Lebih dari itu, semoga almarhumah Cut Noordjannah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.
30/04/2026 | Hasan
BAZNAS Salurkan Bantuan Ibnu Sabil
BAZNAS Salurkan Bantuan Ibnu Sabil
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada seorang mustahik dalam kategori Ibnu Sabil. Bantuan ini diberikan untuk membantu biaya kepulangan mustahik tersebut ke kampung halamannya di Lampung. Mustahik Ibnu Sabil merupakan salah satu dari delapan golongan penerima zakat (asnaf), yaitu individu yang sedang dalam perjalanan dan mengalami kesulitan atau kehabisan bekal, sehingga membutuhkan bantuan untuk melanjutkan perjalanan atau kembali ke tempat asalnya. Dalam kondisi seperti ini, kehadiran lembaga seperti BAZNAS menjadi sangat penting untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Melalui sinergi yang baik antara BAZNAS dan Dinas Sosial, proses identifikasi dan penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran. Bantuan yang diberikan mencakup biaya transportasi serta kebutuhan dasar selama perjalanan, sehingga mustahik dapat kembali ke kampung halamannya dengan aman dan layak. Perwakilan BAZNAS menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menyalurkan zakat secara optimal dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Penyaluran zakat tidak hanya difokuskan pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada kondisi darurat yang membutuhkan respon cepat, seperti yang dialami oleh mustahik Ibnu Sabil ini. “Kolaborasi dengan Dinas Sosial menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang berhak. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban serta memberikan harapan bagi mustahik untuk kembali berkumpul bersama keluarganya,” ujar perwakilan BAZNAS. Sementara itu, pihak Dinas Sosial juga mengapresiasi langkah cepat BAZNAS dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama ini dinilai sangat efektif dalam menjangkau individu-individu yang berada dalam kondisi rentan, khususnya mereka yang berada jauh dari keluarga dan tidak memiliki dukungan finansial. Kegiatan penyaluran bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan materi, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong antar lembaga. Hal ini menunjukkan bahwa dengan kolaborasi yang baik, berbagai permasalahan sosial dapat ditangani dengan lebih cepat dan efisien. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan mustahik dapat melanjutkan perjalanan pulang ke Lampung dengan lebih tenang dan aman. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial yang mampu membantu sesama, terutama dalam kondisi darurat. Ke depan, BAZNAS bersama Dinas Sosial berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.
28/04/2026 | Hasan