Berita Terkini
BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Pembukaan Rakorda BAZNAS se-Kalimantan Timur
SAMARINDA – Seluruh pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan BAZNAS Strategic Development Pimpinan BAZNAS se-Kalimantan Timur, Senin (10/8/2026). Pembukaan kegiatan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.
Kehadiran seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pengelolaan zakat bersama BAZNAS Provinsi serta BAZNAS kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 10–13 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh 47 peserta yang berasal dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur serta BAZNAS kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Setelah agenda pembukaan di Pendopo Odah Etam, rangkaian Rakorda dan BAZNAS Strategic Development dilanjutkan di Hotel Harris Samarinda.
Forum ini menjadi wadah koordinasi, evaluasi, dan penguatan sinergi antarpimpinan BAZNAS di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakorda dilaksanakan untuk mengoordinasikan program sekaligus mengevaluasi berbagai kegiatan yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025.
Selain itu, para peserta bersama-sama merumuskan program kerja pada bidang pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, pengawasan, dan pelaporan pengelolaan zakat. Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kelembagaan BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki peran penting dalam pengelolaan zakat di tingkat pusat maupun daerah.
Sejumlah narasumber dijadwalkan memberikan materi, di antaranya Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, serta Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. KH. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si.
Materi juga dijadwalkan disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, S.HI., M.Si.
Melalui keikutsertaan seluruh pimpinan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Balikpapan diharapkan dapat memperoleh berbagai masukan strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola zakat. Hasil Rakorda selanjutnya dapat menjadi pedoman dalam menyusun program yang tepat sasaran, memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat.
Rakorda ini juga diharapkan menghasilkan keselarasan program dan langkah bersama agar pengelolaan zakat di Kalimantan Timur semakin profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
11/08/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Tuntaskan Seleksi 100 Calon Peserta Pelatihan Security Gada Pratama
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali melaksanakan seleksi calon peserta Pelatihan Security Gada Pratama pada hari kedua, Kamis (6/8/2026). Seleksi yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan ini diikuti oleh 50 calon peserta dengan nomor urut 51 hingga 100.
Pelaksanaan seleksi hari kedua merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang diikuti oleh calon peserta nomor urut 1 hingga 50. Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, seluruh rangkaian seleksi awal telah diikuti oleh total 100 calon peserta yang ingin memperoleh pembinaan dan pelatihan di bidang jasa pengamanan.
Seperti pada hari pertama, seluruh peserta mengikuti sejumlah tahapan pemeriksaan dan penilaian yang telah ditentukan. Tahapan tersebut meliputi pengukuran tinggi badan, pemeriksaan kesehatan dan penglihatan, wawancara, pemeriksaan kelengkapan persyaratan, serta penilaian terhadap kesiapan fisik dan mental calon peserta.
Dalam pemeriksaan penglihatan, peserta diminta membaca huruf pada alat pemeriksaan mata dari jarak yang telah ditentukan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan visual calon peserta karena penglihatan yang baik menjadi salah satu aspek penting dalam menjalankan tugas sebagai tenaga keamanan.
Para calon peserta juga mengikuti sesi wawancara untuk menggali informasi mengenai latar belakang, motivasi, pengalaman, kesiapan mengikuti pelatihan, serta komitmen mereka untuk bekerja secara disiplin dan profesional. Melalui sesi tersebut, tim seleksi dapat melihat sikap, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, dan kesungguhan masing-masing peserta.
Selain pemeriksaan teknis, aspek keagamaan kembali menjadi bagian dalam proses seleksi. Para peserta mendapatkan sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan salat lima waktu dan pemahaman dasar mengenai bacaan salat. Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter calon tenaga keamanan yang tidak hanya sehat dan terampil, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab.
Seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan turut terlibat dalam proses seleksi bersama tim dari PT Berlian Putra Reksindo selaku vendor pelaksana Pelatihan Security Gada Pratama. Sinergi antara kedua pihak dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan tertib, objektif, dan sesuai dengan persyaratan program.
BAZNAS Kota Balikpapan berperan dalam melakukan penilaian dan pembinaan dari sisi karakter serta nilai-nilai keagamaan. Sementara itu, PT Berlian Putra Reksindo melakukan pemeriksaan terhadap aspek teknis, kondisi fisik, dan kesiapan peserta untuk mengikuti pelatihan serta memasuki dunia kerja di bidang jasa pengamanan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti seluruh tahapan dengan tertib dan penuh semangat. Mereka menunggu giliran pemeriksaan serta wawancara sesuai nomor urut dan arahan yang diberikan oleh panitia. Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya harapan peserta untuk memperoleh keterampilan, meningkatkan kompetensi, dan membuka peluang kerja yang lebih baik.
Pelatihan Security Gada Pratama merupakan salah satu bentuk program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan BAZNAS Kota Balikpapan. Program ini tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat sementara, tetapi juga membuka kesempatan bagi penerima manfaat untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi.
Melalui pelatihan tersebut, peserta nantinya akan dibekali pengetahuan mengenai tugas dan fungsi satuan pengamanan, kedisiplinan, etika profesi, komunikasi, pelayanan, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi di lingkungan kerja. Pembinaan juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan membentuk karakter peserta agar siap bekerja secara profesional.
Setelah seluruh rangkaian seleksi terhadap 100 calon peserta selesai dilaksanakan, hasil penilaian akan menjadi dasar dalam menentukan peserta yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti tahap pembinaan dan pelatihan selanjutnya.
BAZNAS Kota Balikpapan berharap program Pelatihan Security Gada Pratama dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi para peserta dan keluarganya. Peserta yang terpilih diharapkan memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menjadi tenaga keamanan yang sehat, disiplin, amanah, tangguh, terampil, dan bertanggung jawab.
Program tersebut sekaligus menjadi wujud pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang layak, dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga menuju kehidupan yang lebih mandiri.
06/08/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Seleksi 50 Calon Peserta Pelatihan Security Gada Pratama
BALIKPAPAN – Sebanyak 50 calon peserta pelatihan Security Gada Pratama mengikuti seleksi tahap awal yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penjaringan peserta yang akan memperoleh pembinaan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan serta membuka peluang kerja di bidang jasa pengamanan.
Seleksi tersebut merupakan gelombang pertama dari dua gelombang yang direncanakan. Setelah seluruh rangkaian seleksi tahap pertama selesai, kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan untuk 50 calon peserta lainnya. Dengan demikian, jumlah keseluruhan peserta yang akan mengikuti program pembinaan Security Gada Pratama mencapai 100 orang.
Seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan turut terlibat secara langsung dalam proses seleksi awal. Keterlibatan para pimpinan merupakan bentuk keseriusan BAZNAS dalam memastikan calon peserta yang mengikuti program tidak hanya memenuhi persyaratan fisik dan administratif, tetapi juga mempunyai kesiapan mental, kedisiplinan, serta pemahaman keagamaan yang baik.
Pada tahap ini, para calon peserta mendapatkan sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan salat lima waktu. Mereka juga diminta menunjukkan pemahaman mengenai bacaan-bacaan salat. Penilaian tersebut dilakukan untuk mengetahui kebiasaan beribadah dan dasar pemahaman agama setiap calon peserta.
Aspek spiritual menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan. Seorang petugas keamanan tidak hanya membutuhkan fisik yang sehat dan kuat, tetapi juga harus memiliki kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta integritas dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh dari kesadaran beragama dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja.
Selain melibatkan seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan, proses seleksi juga didukung oleh vendor pelaksana, yaitu PT Berlian Putra Reksindo. Tim dari PT Berlian Putra Reksindo turut mengambil peran dalam melakukan penilaian terhadap kesiapan para calon peserta dari sisi teknis dan persyaratan dasar untuk mengikuti pelatihan Security Gada Pratama.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi badan, tes penglihatan, serta wawancara. Pengukuran tinggi badan bertujuan memastikan calon peserta memenuhi kriteria fisik yang telah ditetapkan. Sementara itu, pemeriksaan penglihatan dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kemampuan visual peserta yang nantinya sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas pengamanan.
Dalam sesi wawancara, para calon peserta ditanya mengenai latar belakang, motivasi, kesiapan mengikuti seluruh proses pelatihan, serta komitmen mereka untuk bekerja secara profesional. Wawancara juga menjadi sarana untuk melihat kemampuan berkomunikasi, sikap, kepercayaan diri, kesungguhan, dan kedisiplinan masing-masing peserta.
Selama proses seleksi berlangsung, para peserta mengikuti setiap tahapan dengan tertib dan penuh semangat. Mereka hadir dengan mengenakan pakaian yang telah ditentukan serta menunggu giliran pemeriksaan dan wawancara sesuai arahan panitia. Antusiasme para peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memperoleh keterampilan dan kesempatan kerja melalui program pelatihan tersebut.
Program pembinaan Security Gada Pratama ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta. Melalui pelatihan yang terarah, mereka nantinya akan dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai satuan pengamanan, termasuk pemahaman mengenai tugas dan fungsi keamanan, kedisiplinan, etika profesi, komunikasi, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi di lingkungan kerja.
Pelatihan ini bukan hanya berorientasi pada kelulusan peserta, tetapi juga diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja. Setelah menjalani pembinaan, para peserta diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik, kepercayaan diri yang meningkat, serta kompetensi yang dapat menjadi bekal dalam memperoleh pekerjaan.
Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS diupayakan memberikan dampak produktif, salah satunya melalui program peningkatan kompetensi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui pendekatan produktif, penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga memperoleh kesempatan meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi. Pembinaan keterampilan kerja diharapkan dapat membantu peserta memiliki penghasilan yang layak, memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, serta menjadi pribadi yang lebih mandiri.
Sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan PT Berlian Putra Reksindo menjadi bagian penting dalam memastikan proses seleksi dan pelatihan berjalan secara terukur. BAZNAS berperan dalam pembinaan karakter dan nilai keagamaan, sedangkan pihak vendor memberikan penilaian teknis sesuai kebutuhan bidang jasa pengamanan.
Setelah seleksi terhadap 50 calon peserta pada gelombang pertama, tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan seleksi gelombang kedua bagi 50 calon peserta lainnya. Seluruh peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan mengikuti proses pembinaan sesuai ketentuan program.
BAZNAS Kota Balikpapan berharap program ini dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan tenaga keamanan yang disiplin, amanah, sehat, terampil, dan profesional. Para peserta juga diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar kesempatan yang diberikan dapat menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik dan mandiri.
05/08/2026 | Hasan
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan untuk Lima Rumah Terdampak Cuaca Ekstrim
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak cuaca ekstrem dan terpaan ombak di wilayah RT 09, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota.
Bantuan diberikan kepada lima keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp9.500.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para penerima dalam melakukan perbaikan rumah sekaligus meringankan beban setelah mengalami musibah.
Kegiatan penyaluran bantuan turut didukung oleh Ketua RT 09 serta perwakilan dari Kecamatan Balikpapan Kota. Keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang benar-benar terdampak dan membutuhkan dukungan dalam proses pemulihan tempat tinggal.
Sebelum bantuan disalurkan, kondisi rumah para penerima terlebih dahulu melalui proses pendataan dan verifikasi. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, diketahui bahwa kelima rumah mengalami tingkat kerusakan yang berbeda-beda. Sebagian rumah mengalami kerusakan ringan pada beberapa bagian bangunan, sedangkan rumah lainnya mengalami kerusakan berat hingga runtuh akibat cuaca ekstrem dan kuatnya terpaan ombak.
Musibah tersebut tidak hanya mengakibatkan kerusakan fisik pada bangunan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kehidupan keluarga yang menempatinya. Rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal dan berlindung tidak lagi dapat digunakan secara optimal. Kondisi tersebut membuat warga terdampak membutuhkan bantuan agar dapat segera melakukan perbaikan dan kembali menjalani aktivitas dengan aman.
Melalui sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Kecamatan Balikpapan Kota, dan Ketua RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu, proses penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan baik. Kolaborasi tersebut juga menunjukkan pentingnya koordinasi antara lembaga pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan perangkat masyarakat dalam merespons kejadian bencana maupun kondisi darurat di lingkungan warga.
BAZNAS Kota Balikpapan terus berkomitmen untuk hadir dan membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Bantuan kebencanaan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki serta masyarakat. Dana yang telah diamanahkan kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi di lapangan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada lima keluarga penerima di RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu. Masing-masing keluarga memperoleh bantuan dengan nilai yang disesuaikan berdasarkan tingkat kerusakan rumah dan kebutuhannya. Penyesuaian tersebut dilakukan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses perbaikan tempat tinggal.
Ketua RT 09 turut membantu proses pendataan serta memberikan informasi mengenai kondisi warga dan dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Sementara itu, perwakilan Kecamatan Balikpapan Kota bersama BPBD Kota Balikpapan mendukung proses koordinasi dan pendampingan selama pelaksanaan kegiatan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan bagi seluruh keluarga terdampak.
BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan rasa prihatin kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Bantuan dengan total nilai Rp9,5 juta tersebut memang belum sepenuhnya menggantikan kerugian yang dialami, tetapi diharapkan dapat menjadi dukungan awal untuk membantu proses perbaikan rumah.
BAZNAS Kota Balikpapan juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, serta sedekah melalui BAZNAS. Amanah yang dititipkan memiliki peran besar dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi musibah dan membutuhkan pertolongan.
Semoga bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat, meringankan beban, dan menumbuhkan kembali semangat para keluarga terdampak. BAZNAS Kota Balikpapan bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat sinergi agar dapat hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Balikpapan yang membutuhkan.
30/07/2026 | Hasan

BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Korban Pohon Tumbang
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan kepada dua warga yang menjadi korban pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan dalam memberikan respon cepat kepada masyarakat yang terdampak musibah.
Peristiwa pohon tumbang terjadi pada Kamis, 9 Juli 2026, saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Balikpapan. Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah warga di Jalan Sultan Alauddin RT 03 dan RT 16, Kelurahan Mekar Sari. Atas kejadian tersebut, BPBD Kota Balikpapan melakukan pendataan dan asesmen lapangan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta kebutuhan para korban.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Kota Balikpapan mengajukan permohonan bantuan kepada BAZNAS Kota Balikpapan. Setelah dilakukan proses verifikasi bersama terhadap data penerima dan kondisi di lapangan, BAZNAS Kota Balikpapan menetapkan dua warga sebagai penerima bantuan Program Respon Darurat Bencana.
Dua warga yang menerima bantuan tersebut adalah Jumain dan Suroso. Keduanya menerima bantuan masing-masing sebesar Rp2.500.000 yang disalurkan oleh BAZNAS Kota Balikpapan untuk membantu meringankan beban pascabencana. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak serta membantu proses pemulihan pasca musibah yang dialami.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Balikpapan, perwakilan BPBD Kota Balikpapan, serta para penerima manfaat. Penyaluran dilakukan secara langsung sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS.
Kolaborasi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan BPBD Kota Balikpapan menjadi wujud nyata sinergi dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. BPBD berperan dalam melakukan asesmen dan verifikasi kondisi korban di lapangan, sedangkan BAZNAS menyalurkan bantuan sesuai hasil verifikasi tersebut sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa program bantuan tanggap bencana merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta membantu meringankan beban para korban.
Bencana merupakan kondisi yang tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu, kepedulian sosial dan semangat gotong royong menjadi kunci dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Melalui dukungan para muzaki dan masyarakat yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS, berbagai program kemanusiaan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kota Balikpapan atas kerja sama yang telah terjalin dalam proses pendataan, verifikasi, hingga penyaluran bantuan. Sinergi yang baik antara kedua lembaga diharapkan terus terjaga agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada saat terjadi bencana, dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.
Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap dapat memberikan semangat baru bagi para penerima manfaat untuk bangkit dari musibah yang dialami. Semoga bantuan yang diberikan menjadi berkah, meringankan beban para korban, serta menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat yang sedang tertimpa bencana.
10/07/2026 | Hasan

BAZNAS Ringankan Beban Warga Terlantar
Balikpapan – BAZNAS Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Balikpapan. Kali ini, bantuan diberikan untuk mendukung proses pemulangan warga terlantar ke daerah asal mereka agar dapat kembali berkumpul bersama keluarga.
Bantuan tersebut disalurkan kepada tiga orang penerima manfaat, terdiri dari dua orang yang dipulangkan ke Kota Bandung dan satu orang yang dipulangkan ke Kabupaten Bondowoso melalui Surabaya. Total dana yang disalurkan oleh BAZNAS Kota Balikpapan sebesar Rp2.100.000, yang digunakan untuk membantu biaya perjalanan menuju daerah tujuan masing-masing.
Program bantuan pemulangan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan di perantauan. Berbagai faktor seperti keterbatasan ekonomi, kehilangan pekerjaan, maupun kondisi sosial lainnya dapat menyebabkan seseorang terlantar dan tidak memiliki kemampuan untuk kembali ke kampung halamannya. Melalui kolaborasi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan Dinas Sosial, proses pemulangan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan manusiawi.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan dengan dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial, jajaran BAZNAS Kota Balikpapan, serta para penerima manfaat. Bantuan diberikan secara langsung sebagai bentuk transparansi sekaligus memastikan bahwa dana yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya.
Ketua dan jajaran BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa dana zakat yang dipercayakan oleh para muzaki memiliki peran besar dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Tidak hanya difokuskan pada bantuan konsumtif, dana zakat juga dimanfaatkan untuk membantu penanganan berbagai persoalan sosial yang membutuhkan respons cepat, termasuk pemulangan orang terlantar.
Sinergi dengan Dinas Sosial menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan diberikan sesuai kebutuhan dan berdasarkan hasil asesmen di lapangan. Dengan koordinasi yang baik, proses identifikasi penerima manfaat hingga pelaksanaan pemulangan dapat berjalan secara efektif sehingga para penerima bantuan dapat segera kembali ke lingkungan keluarga yang diharapkan mampu memberikan dukungan moral maupun sosial.
Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Balikpapan dan Dinas Sosial. Bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi mereka untuk kembali memulai kehidupan bersama keluarga di daerah asal setelah menghadapi berbagai kesulitan selama berada di Balikpapan.
BAZNAS Kota Balikpapan terus mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Setiap amanah yang dititipkan oleh para muzaki akan dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penanganan kondisi darurat sosial.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, BAZNAS Kota Balikpapan berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan harapan bagi masyarakat. Bantuan pemulangan orang terlantar ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa zakat bukan hanya memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membantu mengembalikan martabat dan harapan mereka yang sedang mengalami kesulitan hidup. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah daerah, BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas demi terwujudnya kesejahteraan umat dan masyarakat Kota Balikpapan.
30/06/2026 | Hasan



