Berita Terkini
Bekali Peserta Diksar Satpam dengan Nilai Tanggung Jawab dan Profesionalisme
BALIKPAPAN – Wakil Ketua I BAZNAS Kota Balikpapan, Drs. Imam Waros, memberikan pembekalan bertajuk “Tanggung Jawab dan Profesionalisme” kepada peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV, Sabtu, 19 September 2026.
Materi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WITA tersebut menjadi salah satu rangkaian pembinaan yang diberikan kepada peserta sebelum penutupan kegiatan pelatihan. Diksar Satpam Gada Pratama ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo.
Dalam penyampaiannya, Drs. Imam Waros menekankan bahwa tanggung jawab merupakan salah satu karakter utama yang harus dimiliki oleh seorang anggota satuan pengamanan. Seorang petugas keamanan tidak hanya bertugas menjaga lingkungan, tetapi juga memegang kepercayaan besar dalam menciptakan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun tempatnya bekerja.
Tanggung jawab dalam menjalankan tugas harus diwujudkan melalui kedisiplinan, kejujuran, ketegasan, dan kepatuhan terhadap aturan. Setiap pekerjaan yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh serta dapat dipertanggungjawabkan. Peserta juga diingatkan agar tidak menganggap ringan tugas yang dipercayakan karena setiap tindakan petugas keamanan dapat memengaruhi keselamatan orang lain.
Selain tanggung jawab, profesionalisme juga menjadi bekal penting bagi para peserta ketika memasuki dunia kerja. Sikap profesional dapat terlihat dari cara berpakaian, berkomunikasi, melayani masyarakat, menghadapi permasalahan, serta mengambil tindakan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Seorang petugas satuan pengamanan diharapkan mampu mengendalikan emosi dan tetap bersikap tenang ketika menghadapi situasi sulit. Ketegasan dalam bertugas harus disertai sikap santun dan tidak bertindak secara berlebihan. Dengan demikian, petugas keamanan dapat menjalankan perannya secara tepat tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.
Drs. Imam Waros juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai teori, tetapi diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja.
Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa profesi satuan pengamanan membutuhkan integritas, kesiapan fisik, ketahanan mental, dan komitmen yang kuat. Sertifikat pelatihan menjadi modal awal, sedangkan kualitas kerja akan ditentukan oleh sikap dan konsistensi masing-masing peserta dalam menjalankan tugas.
Program Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian mustahik. Melalui program pemberdayaan berbasis pelatihan kerja, dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerimanya.
BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta mampu memanfaatkan kompetensi yang telah diperoleh untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan perekonomian keluarga, dan menjadi petugas keamanan yang bertanggung jawab serta profesional.
19/09/2026 | Hasan
Syukur
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali mengawali rangkaian kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Security dengan tausiyah pagi yang dilaksanakan di Embarkasi Haji Balikpapan, Jumat (18/9/2026). Tausiyah kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Balikpapan, Bapak Drs. H. Samauna, dengan mengangkat tema “Syukur”.
Dalam penyampaiannya, Bapak Drs. H. Samauna menjelaskan bahwa rasa syukur merupakan salah satu sikap penting yang harus senantiasa tertanam dalam diri setiap manusia. Syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui hati yang menyadari nikmat Allah SWT serta tindakan nyata dalam menggunakan nikmat tersebut untuk melakukan berbagai kebaikan.
Menurut beliau, setiap manusia telah menerima begitu banyak nikmat dari Allah SWT, mulai dari kesehatan, kesempatan, pekerjaan, keluarga, hingga kemampuan untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Nikmat tersebut sering kali dianggap biasa, padahal semuanya merupakan karunia besar yang patut disyukuri setiap hari.
“Ketika kita mampu mensyukuri nikmat yang telah diberikan, hati akan menjadi lebih tenang, pikiran lebih positif, dan setiap pekerjaan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan,” pesannya di hadapan para peserta pelatihan.
Beliau juga mengajak seluruh peserta Diksar Security untuk menjadikan rasa syukur sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan. Seorang petugas keamanan tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus memiliki mental yang baik, sikap amanah, kesabaran, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menghargai pekerjaan yang dijalankan.
Pekerjaan yang dilakukan dengan rasa syukur akan melahirkan semangat, ketulusan, dan tanggung jawab. Sebaliknya, apabila seseorang terus melihat kekurangan tanpa mensyukuri apa yang telah dimiliki, maka pekerjaan dapat terasa berat dan mudah menimbulkan keluhan.
Melalui tausiyah tersebut, para peserta juga diingatkan agar tidak membandingkan nikmat yang dimiliki dengan kehidupan orang lain. Setiap manusia memiliki perjalanan, ujian, dan rezekinya masing-masing. Oleh karena itu, hal yang paling utama adalah terus berusaha, memperbaiki diri, dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya.
Kegiatan tausiyah pagi ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual dalam pelaksanaan pelatihan Diksar Security yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Pembinaan tersebut diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara peningkatan kemampuan, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh peserta.
Dengan memahami pentingnya syukur, para peserta diharapkan mampu menjalani rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, serta menjadikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk bekerja secara profesional dan amanah.
BAZNAS Kota Balikpapan melalui kegiatan ini terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan keterampilan kerja, tetapi juga membangun pribadi yang berkarakter, tangguh, dan memiliki nilai spiritual dalam menjalankan setiap tanggung jawabnya.
18/09/2026 | Hasan
Ketua BAZNAS Balikpapan Sampaikan Materi “Hidup Adalah Ujian
BALIKPAPAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd., memberikan materi bertajuk “Hidup Adalah Ujian” dalam kegiatan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan IV, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kota Balikpapan tersebut diikuti oleh para peserta dengan penuh perhatian dan antusias. Dalam penyampaian materinya, Ust. Abdul Rosyid Bustomi mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi ujian dalam perjalanan hidupnya. Ujian tersebut dapat hadir dalam berbagai bentuk, baik berupa kesulitan, keterbatasan, tanggung jawab, maupun kesenangan yang diberikan oleh Allah SWT.
Menurutnya, ujian kehidupan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Sebaliknya, setiap ujian perlu dihadapi dengan kesabaran, keikhlasan, usaha yang sungguh-sungguh, dan keyakinan kepada Allah SWT. Melalui ujian, seseorang dapat belajar menjadi pribadi yang lebih kuat, dewasa, disiplin, serta mampu mengambil hikmah dari setiap keadaan.
“Hidup adalah rangkaian ujian. Bukan hanya kesulitan yang menjadi ujian, tetapi kesehatan, pekerjaan, jabatan, dan rezeki juga merupakan ujian. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban,” pesan Ust. Abdul Rosyid Bustomi kepada para peserta.
Ia juga mengingatkan bahwa profesi sebagai satuan pengamanan memiliki tanggung jawab yang besar. Seorang petugas keamanan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus mempunyai mental yang kuat, sikap disiplin, kejujuran, serta integritas dalam menjalankan tugas.
Dalam kondisi tertentu, seorang petugas keamanan dapat berhadapan dengan tekanan, konflik, maupun situasi yang membutuhkan keputusan cepat. Oleh karena itu, nilai-nilai keimanan dan akhlak menjadi landasan penting agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara profesional, amanah, dan bertanggung jawab.
Ust. Abdul Rosyid Bustomi turut mengajak para peserta agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan maupun kesulitan. Setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari pembentukan karakter. Kerja keras yang disertai doa dan niat baik diyakini akan membawa seseorang menuju hasil terbaik sesuai ketetapan Allah SWT.
Materi tersebut juga menjadi pengingat agar para peserta senantiasa mensyukuri kesempatan mengikuti pelatihan. Ilmu, pengalaman, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja.
Melalui penyampaian materi bertema “Hidup Adalah Ujian”, BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta tidak hanya tumbuh menjadi tenaga satuan pengamanan yang terampil, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, amanah, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Para peserta mengikuti materi hingga selesai serta memperoleh motivasi untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, dan menghadapi setiap ujian kehidupan dengan sikap sabar, optimistis, serta penuh tanggung jawab.
17/09/2026 | Hasan
Berita Pendistribusian

BAZNAS Balikpapan Bantu Penanganan Fardu Kifayah di Gunung Sari Ulu
Balikpapan — BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan sebesar Rp1.000.000 untuk mendukung penanganan fardu kifayah di Kelurahan Gunung Sari Ulu. Bantuan tersebut diterima oleh Muhammad Azis, warga yang beralamat di Jalan Letjen S. Parman.
Bantuan ini diberikan untuk membantu kebutuhan yang berkaitan dengan pelaksanaan fardu kifayah. Dalam kehidupan bermasyarakat, pengurusan jenazah merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dilaksanakan dengan baik, sesuai tuntunan agama dan dengan tetap menjaga penghormatan kepada almarhum atau almarhumah serta keluarganya.
Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berupaya hadir saat masyarakat membutuhkan dukungan. Nilai bantuan sebesar Rp1.000.000 diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dalam proses penanganan fardu kifayah, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan lebih lancar.
Fardu kifayah mengajarkan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Ketika ada anggota masyarakat yang meninggal dunia, keluarga tidak menghadapi seluruh kebutuhan pengurusan jenazah seorang diri. Tetangga, kerabat, dan lingkungan sekitar memiliki peran untuk membantu sesuai kemampuan masing-masing. Semangat kebersamaan inilah yang terus dijaga dalam kehidupan masyarakat.
Bagi keluarga yang sedang berduka, dukungan dari lingkungan sekitar dapat memberikan ketenangan di tengah situasi yang berat. Bantuan dapat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari tenaga, waktu, hingga dukungan untuk memenuhi kebutuhan yang muncul selama proses pengurusan jenazah. Kepedulian tersebut menjadi bagian dari nilai gotong royong yang dekat dengan kehidupan warga Balikpapan.
BAZNAS Kota Balikpapan turut mengambil bagian melalui penyaluran bantuan kepada Muhammad Azis. Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Kepercayaan para muzaki dan donatur memungkinkan bantuan disalurkan kepada warga yang membutuhkan, termasuk untuk keperluan sosial dan keagamaan seperti penanganan fardu kifayah.
Penyaluran bantuan di wilayah Gunung Sari Ulu ini juga menjadi pengingat bahwa setiap kontribusi masyarakat memiliki arti. Dana yang dihimpun bersama dapat kembali memberi manfaat kepada sesama pada saat dibutuhkan. Karena itu, dukungan para muzaki dan donatur memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan program bantuan BAZNAS Kota Balikpapan.
BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan dan memberi manfaat bagi penerima. Semoga proses penanganan fardu kifayah dapat terlaksana dengan baik, sementara keluarga yang berduka diberikan kekuatan dan ketabahan.
Melalui berbagai program penyaluran, BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya menjaga amanah masyarakat dengan menghadirkan bantuan yang tepat guna. Kepedulian yang tumbuh dari zakat, infak, dan sedekah diharapkan terus memperkuat semangat saling membantu di Kota Balikpapan, terutama ketika ada warga yang menghadapi masa sulit dan membutuhkan uluran tangan dari sesama.
24/09/2026 | Hasan

BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Bulanan, Dukung Pendidikan hingga Lulus
BALIKPAPAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan melaksanakan penyaluran bantuan rutin bulanan bagi mustahik melalui bantuan konsumtif, beasiswa, dan bantuan siswa santri. Berdasarkan rekap pengambilan bantuan periode September 2026, sebanyak 274 penerima manfaat tercatat memperoleh dukungan dengan total nilai Rp137.160.000. Bantuan tersebut mencakup penyaluran melalui BSI serta pemberian secara tunai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari bantuan yang dilaksanakan secara berkelanjutan setiap bulan. Khusus bidang pendidikan, penerima memperoleh bantuan hingga lulus. Keberlanjutan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu keluarga memenuhi kebutuhan pendidikan anak, sekaligus memberikan dukungan agar para penerima manfaat dapat menjalani proses belajar dengan lebih tenang dan tetap bersemangat menyelesaikan pendidikannya. Perhatian terhadap kebutuhan dasar dan pendidikan berjalan beriringan dalam membantu keluarga menghadapi pengeluaran yang berkelanjutan.
Dalam rekap bertanggal 2 September 2026, bantuan konsumtif dhuafa melalui BSI menjangkau 148 orang. Masing-masing penerima memperoleh Rp500.000, sehingga total penyaluran pada kelompok ini mencapai Rp74.000.000. Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para mustahik yang menerima bantuan rutin dari BAZNAS Kota Balikpapan.
Sementara itu, bantuan konsumtif secara tunai diberikan kepada 19 orang dengan nominal masing-masing Rp500.000, atau seluruhnya Rp9.500.000. Terdapat pula satu penerima bantuan konsumtif tunai sebesar Rp660.000. Dengan demikian, total bantuan konsumtif tunai mencapai Rp10.160.000, sedangkan keseluruhan bantuan konsumtif melalui kedua jalur penyaluran berjumlah Rp84.160.000 untuk 168 orang.
Pada bidang pendidikan, BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan beasiswa kepada 39 siswa sekolah dasar (SD). Setiap siswa menerima Rp500.000, dengan total bantuan sebesar Rp19.500.000. Bantuan ini menjadi dukungan bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan anak selama mengikuti pendidikan, sehingga keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menghambat keberlangsungan kegiatan belajar mereka.
Beasiswa juga diberikan kepada 53 siswa sekolah menengah pertama (SMP), masing-masing sebesar Rp500.000. Total bantuan untuk jenjang SMP mencapai Rp26.500.000. Secara keseluruhan, beasiswa bagi siswa SD dan SMP menjangkau 92 penerima manfaat dengan nilai Rp46.000.000. Penyaluran rutin ini memberikan kesinambungan dukungan bagi para siswa yang menjadi penerima program.
Selain beasiswa sekolah, sebanyak 14 siswa santri menerima bantuan masing-masing Rp500.000, dengan total Rp7.000.000. Jika digabungkan dengan beasiswa SD dan SMP, dukungan pendidikan pada periode September 2026 mencapai Rp53.000.000 bagi 106 penerima manfaat. Bantuan tersebut memperlihatkan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan siswa sekolah maupun santri.
Dukungan hingga lulus memiliki arti penting karena kebutuhan pendidikan berlangsung sepanjang masa belajar. Orang tua perlu menyiapkan berbagai keperluan anak secara berulang, sementara kemampuan ekonomi setiap keluarga berbeda. Bantuan bulanan diharapkan dapat meringankan sebagian beban tersebut dan membantu keluarga menjaga keberlanjutan pendidikan anak yang sedang mereka dampingi.
Bagi penerima manfaat, kepastian adanya bantuan rutin dapat menjadi penopang dalam mengatur kebutuhan bulanan. Pada bidang pendidikan, dukungan ini diharapkan turut menjaga motivasi belajar siswa dan santri. Mereka memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan, mengikuti pembelajaran, serta mempersiapkan diri menyelesaikan pendidikan dengan sebaik-baiknya sesuai jenjang yang sedang ditempuh.
Dokumentasi kegiatan memperlihatkan proses pelayanan administrasi kepada penerima maupun pendamping yang hadir. Sejumlah berkas diperiksa dan ditandatangani di meja pelayanan. Dalam salah satu dokumentasi, seorang anak tampak didampingi orang dewasa saat mengikuti proses tersebut. Dokumentasi ini melengkapi pencatatan penyaluran bantuan pada periode September 2026.
Dari keseluruhan bantuan yang tercantum dalam rekap, penyaluran tunai berjumlah Rp63.160.000. Angka tersebut terdiri atas bantuan konsumtif tunai, beasiswa SD dan SMP, serta bantuan siswa santri. Sementara itu, bantuan melalui BSI berjumlah Rp74.000.000. Kedua jalur tersebut mencakup seluruh 274 penerima manfaat yang tercatat pada periode ini.
Melalui bantuan rutin bulanan, BAZNAS Kota Balikpapan menghadirkan dukungan bagi kebutuhan hidup dan keberlanjutan pendidikan penerima manfaat. Bantuan pendidikan hingga lulus diharapkan dapat membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi siswa dan santri. Keberlanjutan program menjadi harapan agar manfaat bantuan terus dirasakan oleh keluarga penerima selama mendampingi anak-anak mereka belajar dan bertumbuh. Dengan dukungan yang konsisten, perjalanan pendidikan mereka diharapkan dapat berlangsung dengan lebih baik hingga selesai.
09/09/2026 | Hasan

BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bersama Dinas Sosial
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan bidang kemanusiaan. Kali ini, penyaluran dilaksanakan bersama Dinas Sosial Kota Balikpapan pada Senin, 7 September 2026.
Bantuan yang disalurkan berupa dana tunai untuk memenuhi dua kebutuhan mendesak, yaitu bantuan makanan dan biaya pemakaman. Berdasarkan kebutuhan yang telah diajukan dan melalui proses administrasi, BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan makanan senilai Rp700.000 serta bantuan biaya pemakaman sebesar Rp2.800.000.
Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp3.500.000. Dana bantuan diserahkan melalui Dinas Sosial Kota Balikpapan untuk selanjutnya digunakan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat sebagaimana tercantum dalam pengajuan.
Penyaluran dalam bentuk dana tunai dilakukan agar bantuan dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan yang telah ditentukan. Bantuan makanan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi penerima manfaat, sementara bantuan biaya pemakaman digunakan untuk meringankan beban keluarga dalam penyelenggaraan pemakaman.
Kebutuhan makanan dan biaya pemakaman merupakan kebutuhan yang bersifat mendesak. Dalam kondisi tertentu, masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan respons cepat sekaligus koordinasi yang baik agar bantuan dapat disalurkan secara tepat.
Sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan Dinas Sosial Kota Balikpapan menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dinas Sosial memiliki peran dalam pelayanan serta penanganan permasalahan sosial, sementara BAZNAS mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program-program kemanusiaan.
Melalui kerja sama tersebut, proses penyaluran bantuan dapat dilaksanakan dengan lebih terarah, tertib secara administrasi, dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Setiap bantuan yang disalurkan juga menjadi wujud nyata hadirnya lembaga sosial dan lembaga pengelola zakat di tengah masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat atau kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
Program bantuan kemanusiaan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS Kota Balikpapan. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan munfik kemudian dikelola dan disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Balikpapan.
BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan melaksanakan penyaluran secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Koordinasi bersama instansi terkait juga akan terus diperkuat agar setiap laporan maupun pengajuan kebutuhan masyarakat dapat ditangani sesuai ketentuan serta skala prioritas.
Bantuan senilai total Rp3.500.000 tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung dan meringankan beban penerima. Meskipun nilai bantuan disesuaikan dengan kebutuhan yang diajukan, kepedulian dan kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini memiliki arti besar bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah menunaikan zakat, infak, serta sedekah melalui BAZNAS. Dukungan tersebut memungkinkan berbagai program sosial dan kemanusiaan terus berjalan serta menjangkau lebih banyak masyarakat.
Semoga bantuan yang telah disalurkan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan membawa manfaat bagi penerima. Semoga pula setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan, serta mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.
07/09/2026 | Hasan



