WhatsApp Icon
Pererat Sinergi, Forum Zakat Balikpapan Bersilaturahmi dengan Ketua BAZNAS Kota Balikpapan

BALIKPAPAN — Perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang tergabung dalam Forum Zakat Balikpapan melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan. Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan didampingi oleh Wakil Ketua IV. Silaturahmi ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara sesama pengelola zakat di Kota Balikpapan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara BAZNAS dan lembaga amil zakat. Hubungan yang baik antarlembaga merupakan modal penting dalam menghadirkan pelayanan zakat yang semakin bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mendukung kepedulian sosial di Kota Balikpapan.

Sebagai lembaga yang sama-sama bergerak dalam pengelolaan dana umat, BAZNAS dan LAZ memiliki peran penting dalam menghubungkan kebaikan para muzaki dengan kebutuhan mustahik. Peran tersebut membutuhkan komunikasi yang terjaga agar setiap lembaga dapat saling memahami, berbagi pengalaman, serta mengenali tantangan pelayanan yang dihadapi di lapangan.

Silaturahmi juga memiliki makna lebih luas daripada sekadar pertemuan antarpengurus. Melalui hubungan yang terbangun, semangat kebersamaan dapat terus dirawat sehingga pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada kegiatan masing-masing lembaga, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Dalam konteks Kota Balikpapan, keberadaan berbagai lembaga pengelola zakat merupakan potensi untuk memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah. Potensi tersebut dapat semakin berkembang apabila disertai sikap saling mendukung, keterbukaan komunikasi, serta penghormatan terhadap peran dan tanggung jawab setiap lembaga.

Kehadiran Wakil Ketua IV mendampingi Ketua BAZNAS Kota Balikpapan turut melengkapi pertemuan dengan perwakilan Forum Zakat Balikpapan. Pertemuan ini menjadi sarana untuk menjaga hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat semangat pelayanan kepada umat melalui interaksi langsung antara para pengelola zakat.

Penguatan hubungan antarlembaga juga relevan dengan kebutuhan membangun kepercayaan masyarakat. Pengelolaan zakat yang amanah memerlukan tanggung jawab, ketertiban, dan pelayanan yang baik. Karena itu, kebersamaan antarpengelola zakat perlu berjalan seiring dengan komitmen setiap lembaga dalam menjaga kepercayaan yang diberikan oleh para muzaki.

Di sisi lain, kebutuhan mustahik terus menuntut perhatian yang berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi penerima manfaat untuk memperbaiki keadaan. Untuk mendukung tujuan tersebut, hubungan yang erat antarlembaga dapat menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih terarah pada masa mendatang.

Forum Zakat Balikpapan dan BAZNAS Kota Balikpapan memiliki ruang untuk terus menumbuhkan budaya saling belajar. Pengalaman dalam penghimpunan, pelayanan muzaki, maupun pendampingan mustahik dapat menjadi bahan pembelajaran bersama, dengan tetap memperhatikan kewenangan, ketentuan, serta tanggung jawab masing-masing lembaga pengelola zakat.

Melalui silaturahmi ini, harapan terhadap hubungan yang semakin erat antara BAZNAS Kota Balikpapan dan LAZ dalam Forum Zakat Balikpapan terus tumbuh. Komunikasi yang terpelihara diharapkan menjadi awal bagi langkah bersama yang memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan.

Semangat kebersamaan tersebut perlu dijaga melalui hubungan yang berkelanjutan. Dengan menjadikan pelayanan umat sebagai perhatian bersama, silaturahmi antarlembaga pengelola zakat diharapkan dapat mendukung tumbuhnya kepedulian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat zakat yang semakin dirasakan masyarakat Kota Balikpapan.

02/10/2026 | Kontributor: Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Tutup Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV

BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan penutupan dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan dan dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Balikpapan, perwakilan PT Berlian Putra Reksindo, panitia, instruktur, serta seluruh peserta pelatihan.

Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan program pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo. Program ini bertujuan membekali para peserta dengan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta kesiapan mental untuk memasuki dunia kerja, khususnya dalam bidang satuan pengamanan.

Rangkaian penutupan diawali dengan registrasi peserta dan persiapan acara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Direktur PT Berlian Putra Reksindo, serta penyerahan laporan pelatihan secara simbolis kepada Ketua BAZNAS Kota Balikpapan.

Dalam laporan yang disampaikan, para peserta telah mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk membentuk tenaga satuan pengamanan yang kompeten. Pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis pengamanan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, etika, kemampuan berkomunikasi, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada PT Berlian Putra Reksindo, para instruktur, panitia, serta seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga selesai.

Para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ketika memasuki lingkungan kerja. Selesainya pendidikan dasar tersebut bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal untuk membuktikan kemampuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai tenaga satuan pengamanan.

Melalui program ini, BAZNAS Kota Balikpapan berupaya mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan. Bantuan yang disalurkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan melalui program produktif yang dapat meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja bagi mustahik.

Pelatihan kerja menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong kemandirian penerima manfaat. Dengan keterampilan, kompetensi, dan sertifikasi yang dimiliki, peserta diharapkan memperoleh peluang kerja yang lebih baik, meningkatkan penghasilan, serta membantu memenuhi kebutuhan keluarganya secara mandiri.

BAZNAS Kota Balikpapan berharap seluruh lulusan Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV dapat menjadi tenaga pengamanan yang disiplin, berintegritas, santun, tegas, dan profesional. Mereka juga diharapkan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan serta melaksanakan setiap tugas sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Penutupan ini sekaligus menandai selesainya seluruh rangkaian Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para peserta diharapkan siap melangkah menuju dunia kerja dan membangun kehidupan yang lebih mandiri, produktif, serta sejahtera.

19/09/2026 | Kontributor: Hasan
Bekali Peserta Diksar Satpam dengan Nilai Tanggung Jawab dan Profesionalisme

BALIKPAPAN – Wakil Ketua I BAZNAS Kota Balikpapan, Drs. Imam Waros, memberikan pembekalan bertajuk “Tanggung Jawab dan Profesionalisme” kepada peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV, Sabtu, 19 September 2026.

Materi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WITA tersebut menjadi salah satu rangkaian pembinaan yang diberikan kepada peserta sebelum penutupan kegiatan pelatihan. Diksar Satpam Gada Pratama ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo.

Dalam penyampaiannya, Drs. Imam Waros menekankan bahwa tanggung jawab merupakan salah satu karakter utama yang harus dimiliki oleh seorang anggota satuan pengamanan. Seorang petugas keamanan tidak hanya bertugas menjaga lingkungan, tetapi juga memegang kepercayaan besar dalam menciptakan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun tempatnya bekerja.

Tanggung jawab dalam menjalankan tugas harus diwujudkan melalui kedisiplinan, kejujuran, ketegasan, dan kepatuhan terhadap aturan. Setiap pekerjaan yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh serta dapat dipertanggungjawabkan. Peserta juga diingatkan agar tidak menganggap ringan tugas yang dipercayakan karena setiap tindakan petugas keamanan dapat memengaruhi keselamatan orang lain.

Selain tanggung jawab, profesionalisme juga menjadi bekal penting bagi para peserta ketika memasuki dunia kerja. Sikap profesional dapat terlihat dari cara berpakaian, berkomunikasi, melayani masyarakat, menghadapi permasalahan, serta mengambil tindakan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Seorang petugas satuan pengamanan diharapkan mampu mengendalikan emosi dan tetap bersikap tenang ketika menghadapi situasi sulit. Ketegasan dalam bertugas harus disertai sikap santun dan tidak bertindak secara berlebihan. Dengan demikian, petugas keamanan dapat menjalankan perannya secara tepat tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Drs. Imam Waros juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai teori, tetapi diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja.

Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa profesi satuan pengamanan membutuhkan integritas, kesiapan fisik, ketahanan mental, dan komitmen yang kuat. Sertifikat pelatihan menjadi modal awal, sedangkan kualitas kerja akan ditentukan oleh sikap dan konsistensi masing-masing peserta dalam menjalankan tugas.

Program Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian mustahik. Melalui program pemberdayaan berbasis pelatihan kerja, dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerimanya.

BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta mampu memanfaatkan kompetensi yang telah diperoleh untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan perekonomian keluarga, dan menjadi petugas keamanan yang bertanggung jawab serta profesional.

19/09/2026 | Kontributor: Hasan
Syukur
BERITA

Syukur

BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali mengawali rangkaian kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Security dengan tausiyah pagi yang dilaksanakan di Embarkasi Haji Balikpapan, Jumat (18/9/2026). Tausiyah kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Balikpapan, Bapak Drs. H. Samauna, dengan mengangkat tema “Syukur”.

Dalam penyampaiannya, Bapak Drs. H. Samauna menjelaskan bahwa rasa syukur merupakan salah satu sikap penting yang harus senantiasa tertanam dalam diri setiap manusia. Syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui hati yang menyadari nikmat Allah SWT serta tindakan nyata dalam menggunakan nikmat tersebut untuk melakukan berbagai kebaikan.

Menurut beliau, setiap manusia telah menerima begitu banyak nikmat dari Allah SWT, mulai dari kesehatan, kesempatan, pekerjaan, keluarga, hingga kemampuan untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Nikmat tersebut sering kali dianggap biasa, padahal semuanya merupakan karunia besar yang patut disyukuri setiap hari.

“Ketika kita mampu mensyukuri nikmat yang telah diberikan, hati akan menjadi lebih tenang, pikiran lebih positif, dan setiap pekerjaan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan,” pesannya di hadapan para peserta pelatihan.

Beliau juga mengajak seluruh peserta Diksar Security untuk menjadikan rasa syukur sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan. Seorang petugas keamanan tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus memiliki mental yang baik, sikap amanah, kesabaran, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menghargai pekerjaan yang dijalankan.

Pekerjaan yang dilakukan dengan rasa syukur akan melahirkan semangat, ketulusan, dan tanggung jawab. Sebaliknya, apabila seseorang terus melihat kekurangan tanpa mensyukuri apa yang telah dimiliki, maka pekerjaan dapat terasa berat dan mudah menimbulkan keluhan.

Melalui tausiyah tersebut, para peserta juga diingatkan agar tidak membandingkan nikmat yang dimiliki dengan kehidupan orang lain. Setiap manusia memiliki perjalanan, ujian, dan rezekinya masing-masing. Oleh karena itu, hal yang paling utama adalah terus berusaha, memperbaiki diri, dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya.

Kegiatan tausiyah pagi ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual dalam pelaksanaan pelatihan Diksar Security yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Pembinaan tersebut diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara peningkatan kemampuan, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh peserta.

Dengan memahami pentingnya syukur, para peserta diharapkan mampu menjalani rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, serta menjadikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk bekerja secara profesional dan amanah.

BAZNAS Kota Balikpapan melalui kegiatan ini terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan keterampilan kerja, tetapi juga membangun pribadi yang berkarakter, tangguh, dan memiliki nilai spiritual dalam menjalankan setiap tanggung jawabnya.

18/09/2026 | Kontributor: Hasan
Ketua BAZNAS Balikpapan Sampaikan Materi “Hidup Adalah Ujian

BALIKPAPAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd., memberikan materi bertajuk “Hidup Adalah Ujian” dalam kegiatan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan IV, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kota Balikpapan tersebut diikuti oleh para peserta dengan penuh perhatian dan antusias. Dalam penyampaian materinya, Ust. Abdul Rosyid Bustomi mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi ujian dalam perjalanan hidupnya. Ujian tersebut dapat hadir dalam berbagai bentuk, baik berupa kesulitan, keterbatasan, tanggung jawab, maupun kesenangan yang diberikan oleh Allah SWT.

Menurutnya, ujian kehidupan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Sebaliknya, setiap ujian perlu dihadapi dengan kesabaran, keikhlasan, usaha yang sungguh-sungguh, dan keyakinan kepada Allah SWT. Melalui ujian, seseorang dapat belajar menjadi pribadi yang lebih kuat, dewasa, disiplin, serta mampu mengambil hikmah dari setiap keadaan.

“Hidup adalah rangkaian ujian. Bukan hanya kesulitan yang menjadi ujian, tetapi kesehatan, pekerjaan, jabatan, dan rezeki juga merupakan ujian. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban,” pesan Ust. Abdul Rosyid Bustomi kepada para peserta.

Ia juga mengingatkan bahwa profesi sebagai satuan pengamanan memiliki tanggung jawab yang besar. Seorang petugas keamanan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus mempunyai mental yang kuat, sikap disiplin, kejujuran, serta integritas dalam menjalankan tugas.

Dalam kondisi tertentu, seorang petugas keamanan dapat berhadapan dengan tekanan, konflik, maupun situasi yang membutuhkan keputusan cepat. Oleh karena itu, nilai-nilai keimanan dan akhlak menjadi landasan penting agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara profesional, amanah, dan bertanggung jawab.

Ust. Abdul Rosyid Bustomi turut mengajak para peserta agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan maupun kesulitan. Setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari pembentukan karakter. Kerja keras yang disertai doa dan niat baik diyakini akan membawa seseorang menuju hasil terbaik sesuai ketetapan Allah SWT.

Materi tersebut juga menjadi pengingat agar para peserta senantiasa mensyukuri kesempatan mengikuti pelatihan. Ilmu, pengalaman, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja.

Melalui penyampaian materi bertema “Hidup Adalah Ujian”, BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta tidak hanya tumbuh menjadi tenaga satuan pengamanan yang terampil, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, amanah, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Para peserta mengikuti materi hingga selesai serta memperoleh motivasi untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, dan menghadapi setiap ujian kehidupan dengan sikap sabar, optimistis, serta penuh tanggung jawab.

17/09/2026 | Kontributor: Hasan

Berita Terbaru

Cahaya Qolbu: Menemani Sore Ramadhan Bersama Balikpapan TV dan BAZNAS Kota Balikpapan
Cahaya Qolbu: Menemani Sore Ramadhan Bersama Balikpapan TV dan BAZNAS Kota Balikpapan
Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Bulan penuh berkah ini menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, memperkuat silaturahmi, serta memperdalam ilmu agama. Menghadirkan semangat tersebut, Cahaya Qolbu hadir sebagai program spesial Ramadhan yang tayang setiap hari selama bulan suci, mulai pukul 17.00 hingga 18.00 WITA, menemani pemirsa setia Balikpapan TV menjelang waktu berbuka puasa. Program ini merupakan kolaborasi inspiratif antara BAZNAS Kota Balikpapan dan Balikpapan TV, yang bertujuan memberikan pencerahan rohani sekaligus edukasi keislaman kepada masyarakat. Mengangkat tema-tema aktual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, Cahaya Qolbu menjadi ruang refleksi sekaligus penguat iman di tengah kesibukan aktivitas masyarakat. Yang istimewa, pengisi tausiyah dalam program ini adalah Pimpinan dan Wakil Pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan. Dengan pengalaman, kompetensi, dan pemahaman mendalam tentang keislaman serta pengelolaan zakat, para narasumber tidak hanya menyampaikan materi ceramah yang menyejukkan, tetapi juga memberikan wawasan tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membangun kesejahteraan umat. Setiap episode menghadirkan pembahasan yang beragam, mulai dari makna keikhlasan dalam beribadah, keutamaan berbagi di bulan Ramadhan, memperbaiki kualitas shalat, hingga membangun kepedulian sosial melalui zakat. Disampaikan dengan bahasa yang ringan, santun, dan mudah dipahami, materi yang dibawakan mampu menyentuh hati serta memberikan motivasi spiritual bagi para pemirsa. Tidak hanya ceramah, Cahaya Qolbu juga menghadirkan sesi tanya jawab interaktif. Pemirsa dapat mengirimkan pertanyaan seputar fiqih Ramadhan, zakat, permasalahan ibadah, maupun persoalan sosial keagamaan lainnya. Sesi ini menjadi ruang dialog yang mempererat hubungan antara narasumber dan masyarakat, sekaligus memberikan solusi atas berbagai pertanyaan yang sering muncul di tengah kehidupan sehari-hari. Menjelang waktu berbuka, suasana program semakin terasa khidmat dan penuh ketenangan. Cahaya Qolbu menjadi teman setia yang tidak hanya mengisi waktu, tetapi juga memperkaya ruhani, menambah ilmu, dan menumbuhkan semangat berbagi. Melalui program ini, diharapkan Ramadhan tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Saksikan Cahaya Qolbu setiap hari selama bulan Ramadhan, pukul 17.00–18.00 WITA, hanya di Balikpapan TV. Mari bersama menebarkan kebaikan dan menghadirkan cahaya di dalam qolbu kita.
BERITA19/02/2026 | Hasan
Fidyah dalam Islam: Keringanan yang Penuh Hikmah dan Kepedulian
Fidyah dalam Islam: Keringanan yang Penuh Hikmah dan Kepedulian
Puasa Ramadan adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang telah baligh, berakal, dan mampu menjalankannya. Ibadah ini bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga sarana melatih kesabaran, ketakwaan, serta empati terhadap sesama. Namun, dalam ajaran Islam, Allah tidak membebani hamba-Nya di luar batas kemampuan. Karena itu, bagi sebagian orang yang benar-benar tidak sanggup berpuasa dan tidak memiliki harapan untuk menggantinya di hari lain, terdapat keringanan yang disebut fidyah. Fidyah secara bahasa berarti tebusan. Dalam konteks puasa, fidyah adalah bentuk pengganti kewajiban puasa Ramadan yang tidak dapat dilaksanakan karena uzur tertentu yang bersifat permanen atau sangat berat. Keringanan ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang realistis dan penuh rahmat. Golongan yang wajib membayar fidyah umumnya adalah orang tua renta yang sudah tidak kuat lagi berpuasa serta penderita sakit kronis yang kecil kemungkinan untuk sembuh. Mereka tidak diwajibkan mengganti puasa di hari lain karena kondisi fisiknya memang tidak memungkinkan. Sebagai gantinya, mereka membayar fidyah untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Selain itu, terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai ibu hamil dan menyusui yang tidak berpuasa karena khawatir terhadap keselamatan diri atau bayinya. Sebagian ulama berpendapat cukup mengganti puasa (qadha), sementara sebagian lainnya mewajibkan qadha disertai fidyah, terutama jika kekhawatiran tersebut berkaitan dengan kondisi bayi. Oleh karena itu, penting untuk memahami pendapat yang diikuti dan berkonsultasi kepada ahli agama agar tidak keliru dalam pelaksanaannya. Adapun bentuk fidyah adalah memberi makan kepada fakir atau miskin. Ukurannya umumnya satu mud bahan makanan pokok untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan, yang setara kurang lebih 6–7 ons beras. Ada pula yang membolehkan memberikan makanan siap santap atau sejumlah uang yang nilainya setara dengan satu porsi makan layak, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat. Yang terpenting, fidyah benar-benar diberikan kepada orang yang berhak dan diniatkan sebagai pengganti kewajiban puasa. Waktu pembayaran fidyah bisa dilakukan setiap hari selama Ramadan ketika tidak berpuasa, atau dikumpulkan dan dibayarkan sekaligus di akhir bulan. Sebagian ulama juga membolehkan membayarnya sebelum Ramadan jika sudah dipastikan tidak mampu berpuasa. Namun, untuk kehati-hatian, banyak yang memilih menunaikannya setelah hari puasa yang ditinggalkan benar-benar terjadi. Di balik ketentuan fidyah, terdapat hikmah yang mendalam. Pertama, Islam mengajarkan keseimbangan antara kewajiban dan kemampuan. Tidak ada paksaan bagi mereka yang secara fisik benar-benar tidak mampu. Kedua, fidyah memiliki dimensi sosial yang kuat. Dengan memberi makan fakir miskin, semangat Ramadan tetap hidup dalam bentuk kepedulian dan berbagi. Orang yang tidak berpuasa tetap dapat merasakan nilai ibadah melalui kontribusi sosialnya. Fidyah juga menjadi pengingat bahwa ibadah dalam Islam tidak hanya bersifat individual, tetapi juga kolektif. Setiap kewajiban yang memiliki keringanan tetap diarahkan agar membawa manfaat bagi masyarakat luas. Dengan demikian, nilai solidaritas dan empati semakin tumbuh. Memahami fidyah secara benar membantu kita menjalankan ajaran agama dengan bijak dan penuh kesadaran. Jangan sampai keringanan ini disalahpahami sebagai kemudahan tanpa aturan. Justru di dalamnya terdapat tanggung jawab moral dan spiritual yang tetap harus dijaga. Pada akhirnya, fidyah adalah bukti bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih sayang. Ia memberi ruang bagi keterbatasan manusia tanpa menghilangkan nilai ibadah. Di setiap aturan, selalu ada hikmah yang menunjukkan bahwa Allah Maha Mengetahui dan Maha Penyayang terhadap hamba-Nya.
BERITA12/02/2026 | Hasan
Dirgahayu Kota Balikpapan ke-129: Harmoni Menuju Kota Global
Dirgahayu Kota Balikpapan ke-129: Harmoni Menuju Kota Global
Tanggal 10 Februari 2026 menjadi momen istimewa bagi seluruh masyarakat Kota Balikpapan. Kota yang dikenal sebagai gerbang Kalimantan Timur ini genap berusia 129 tahun sejak berdiri pada 10 Februari 1897. Lebih dari satu abad perjalanan telah dilalui Balikpapan dengan berbagai dinamika, tantangan, dan pencapaian yang membanggakan. Balikpapan tumbuh dari sebuah kota minyak menjadi kota jasa dan perdagangan yang strategis. Perkembangannya tidak hanya ditandai oleh kemajuan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga oleh kuatnya nilai harmoni antarwarga. Keberagaman suku, budaya, dan latar belakang menjadi kekuatan utama yang membentuk Balikpapan sebagai kota yang aman, nyaman, dan inklusif. Mengusung tema “Harmoni Menuju Kota Global”, peringatan HUT ke-129 ini menjadi refleksi bersama bahwa kemajuan kota harus dibangun di atas kolaborasi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Balikpapan memiliki peran strategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta kesejahteraan masyarakat. Di tengah pesatnya pembangunan, nilai-nilai sosial seperti gotong royong, kepedulian terhadap sesama, dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan harus terus dijaga. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Balikpapan yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. Momentum hari jadi ini diharapkan menjadi penguat semangat seluruh elemen kota untuk bersama-sama menjaga harmoni dan mempercepat langkah menuju Balikpapan sebagai kota global yang berkarakter. Dengan doa, kerja keras, dan kebersamaan, Balikpapan akan terus tumbuh sebagai kota yang membawa keberkahan, kebanggaan, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Dirgahayu Kota Balikpapan ke-129. Mari terus melangkah maju, dalam harmoni dan keberkahan.
BERITA10/02/2026 | Hasan
Kunjungan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dalam Rangka Koordinasi dan Kolaborasi Program Pendayagunaan
Kunjungan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dalam Rangka Koordinasi dan Kolaborasi Program Pendayagunaan
BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan dari Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Wakil Ketua III dalam rangka memperkuat koordinasi dan kolaborasi program pendayagunaan. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah strategis antara BAZNAS tingkat provinsi dan daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, berbagai agenda dibahas, mulai dari evaluasi program yang telah berjalan hingga rencana pengembangan program pendayagunaan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi umat. Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan menekankan pentingnya sinergi antar lembaga guna memastikan setiap program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi program yang telah dijalankan oleh BAZNAS Kota Balikpapan, khususnya dalam bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, Wakil Ketua III turut memberikan masukan terkait strategi penguatan program pendayagunaan agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi para penerima manfaat. Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih solid antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kota Balikpapan. Kolaborasi yang baik diyakini dapat mendorong lahirnya program-program unggulan yang tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi juga berorientasi pada kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Balikpapan menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan dan penguatan kelembagaan. Ke depan, sinergi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dan BAZNAS Kota Balikpapan diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi program pendayagunaan yang berdampak nyata serta menjadi solusi dalam menjawab kebutuhan sosial ekonomi masyarakat di Kalimantan Timur.
BERITA04/02/2026 | Hasan
Silaturahmi Tim Penggerak PKK Terkait Usulan Kegiatan Pesantren Ramadhan
Silaturahmi Tim Penggerak PKK Terkait Usulan Kegiatan Pesantren Ramadhan
BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan Tim Penggerak PKK yang membahas usulan pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara lembaga masyarakat dan institusi sosial keagamaan dalam menghadirkan program pembinaan spiritual bagi generasi muda. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, berbagai gagasan disampaikan terkait konsep kegiatan Pesantren Ramadhan yang diharapkan mampu memberikan manfaat edukatif, religius, serta membangun karakter positif di tengah masyarakat. Usulan yang dibahas meliputi kegiatan pembinaan akhlak, peningkatan pemahaman keagamaan, serta aktivitas sosial yang dapat melibatkan anak-anak dan remaja selama bulan suci Ramadhan. Perwakilan PKK menyampaikan harapan agar program Pesantren Ramadhan dapat menjadi wadah pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek ibadah, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama. Sinergi dengan BAZNAS Kota Balikpapan diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program melalui dukungan kolaboratif yang berkelanjutan. BAZNAS Kota Balikpapan menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan. Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan, diharapkan tercipta generasi yang berakhlak mulia, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta mampu menjadi agen kebaikan di lingkungannya. Silaturahmi ini juga menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan perencanaan program yang lebih matang ke depan. Dengan kolaborasi yang baik antara PKK dan BAZNAS, kegiatan Pesantren Ramadhan diharapkan dapat terlaksana secara optimal dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Kota Balikpapan, khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
BERITA04/02/2026 | Hasan
Usulan Pengolahan Pupuk Organik di Kelurahan Teritip
Usulan Pengolahan Pupuk Organik di Kelurahan Teritip
BAZNAS Kota Balikpapan bersama Dinas Pertanian dan Peternakan, perwakilan peternak, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Teritip melaksanakan kegiatan presentasi dan diskusi terkait usulan pengolahan pupuk organik. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan limbah peternakan secara optimal, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, disampaikan pemaparan mengenai potensi pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan perkebunan masyarakat setempat. Limbah peternakan yang selama ini belum dikelola secara maksimal dinilai memiliki peluang besar untuk diolah menjadi produk pupuk yang bermanfaat, sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Diskusi yang berlangsung melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, peternak, hingga perwakilan masyarakat kelurahan. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan konsep pengolahan pupuk organik yang tepat guna, berkelanjutan, serta sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di Kelurahan Teritip. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bertukar gagasan terkait teknis pengolahan, pengelolaan, serta potensi pengembangan program ke depan. BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan ekonomi produktif. Melalui pengolahan pupuk organik, diharapkan dapat tercipta peningkatan kesejahteraan peternak dan petani, sekaligus mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi antara BAZNAS, Dinas Pertanian dan Peternakan, peternak, serta LPM Kelurahan Teritip, program pengolahan pupuk organik ini diharapkan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, serta pelestarian lingkungan di Kota Balikpapan.
BERITA03/02/2026 | Hasan
Makna dan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Makna dan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu malam yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Nisfu Sya’ban jatuh pada pertengahan bulan Sya’ban, tepatnya 15 Sya’ban 1447 Hijriah, yang pada tahun ini bertepatan dengan Senin, 2 Februari 2026. Malam ini menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan memperbanyak amal ibadah sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ath-Thabrani disebutkan bahwa Allah SWT memperhatikan seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu memberikan ampunan kepada mereka, kecuali bagi orang yang berbuat syirik dan orang yang saling bermusuhan. Hadits ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga tauhid serta membersihkan hati dari sifat dendam dan permusuhan. Malam Nisfu Sya’ban juga menjadi waktu yang tepat untuk bermuhasabah, mengevaluasi diri atas segala perbuatan yang telah dilakukan, serta memohon ampunan atas dosa dan kesalahan. Banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan shalat sunnah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Selain itu, Nisfu Sya’ban mengajarkan nilai penting tentang kepedulian sosial dan keikhlasan. Membersihkan hati tidak hanya dilakukan melalui ibadah ritual,Melalui momentum Nisfu Sya’ban ini, mari kita perkuat niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bertakwa. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempersiapkan hati kita untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan. tetapi juga dengan memperbaiki hubungan antar sesama, saling memaafkan, serta meningkatkan kepedulian terhadap saudara-saudara yang membutuhkan. Melalui momentum Nisfu Sya’ban ini, mari kita perkuat niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bertakwa. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempersiapkan hati kita untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan.
BERITA02/02/2026 | Hasan
Pesantren Hidayatullah Silaturahmi ke BAZNAS Kota Balikpapan, Sambut Pimpinan Baru
Pesantren Hidayatullah Silaturahmi ke BAZNAS Kota Balikpapan, Sambut Pimpinan Baru
Pesantren Hidayatullah melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan sebagai upaya mempererat ukhuwah serta memperkuat sinergi kelembagaan. Kunjungan ini juga menjadi momen perkenalan dan penyampaian ucapan selamat atas kepemimpinan baru di lingkungan Pesantren Hidayatullah. Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai peran strategis lembaga keagamaan dan lembaga zakat dalam mendukung kesejahteraan umat, khususnya di Kota Balikpapan. BAZNAS Kota Balikpapan menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah positif dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Pimpinan Pesantren Hidayatullah yang baru menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong nilai-nilai kemandirian, kepedulian sosial, serta optimalisasi peran pendidikan Islam dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berdaya. Sementara itu, BAZNAS Kota Balikpapan menegaskan kesiapan untuk bersinergi melalui program-program zakat, infak, dan sedekah yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Pesantren Hidayatullah dan BAZNAS Kota Balikpapan dalam mendukung program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat secara berkelanjutan.
BERITA21/01/2026 | Hasan
25 Tahun BAZNAS: Menguatkan Zakat untuk Indonesia yang Berdaya
25 Tahun BAZNAS: Menguatkan Zakat untuk Indonesia yang Berdaya
Memasuki usia seperempat abad, BAZNAS terus menunjukkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat. Sejak didirikan pada 17 Januari 2001, BAZNAS hadir sebagai garda terdepan dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan memperkuat keadilan sosial di Indonesia. Dengan mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, peringatan 25 tahun BAZNAS menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. Selama 25 tahun, zakat telah menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga respon kebencanaan di berbagai wilayah. Berbagai program unggulan terus dikembangkan, mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi produktif, hingga program pendidikan dan kesehatan yang berkelanjutan. Semua ini tidak terlepas dari kepercayaan dan dukungan para muzaki, mitra, serta partisipasi aktif masyarakat yang menjadikan zakat sebagai solusi nyata bagi permasalahan sosial. Di usia yang ke-25 ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak guna memastikan manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas dan merata. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga kekuatan kolektif untuk membangun bangsa yang berkeadilan dan berkeadaban. Peringatan 25 Tahun BAZNAS diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan dalam menebar kepedulian dan menghadirkan harapan. Dari zakat tumbuh harapan, dari kepedulian lahir kesejahteraan umat, menuju Indonesia yang lebih kuat dan berdaya.
BERITA17/01/2026 | Hasan
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Doa Bersama Peringatan Perjuangan Para Terdahulu di Lanal Balikpapan
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Doa Bersama Peringatan Perjuangan Para Terdahulu di Lanal Balikpapan
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menghadiri kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati perjuangan para terdahulu yang diselenggarakan di Kantor Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan. Kegiatan ini diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran terkait sebagai momentum refleksi, penghormatan atas jasa para pendahulu, serta penguatan nilai spiritual dan kebangsaan. Acara diawali dengan pelaksanaan sholat Dhuhur berjamaah yang berlangsung dengan khidmat. Sholat berjamaah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan sebagai wujud kebersamaan, kekompakan, dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Suasana penuh kekhusyukan terasa di seluruh rangkaian ibadah yang diikuti oleh seluruh peserta. Setelah sholat Dhuhur berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan. Dalam ceramahnya, Ketua BAZNAS memperkenalkan dan menjelaskan makna zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen ibadah sekaligus sarana membangun kepedulian sosial. Ia menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, khususnya apabila penghasilan telah mencapai nisab sesuai ketentuan syariat. Ketua BAZNAS juga mengajak para ASN yang hadir untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Hal ini disampaikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, di mana BAZNAS merupakan lembaga resmi yang ditunjuk negara untuk mengelola zakat. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, pengelolaan dana zakat dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran demi kemaslahatan umat. Selain zakat, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya infak dan sedekah sebagai amalan yang dapat dilakukan oleh setiap individu tanpa harus menunggu batas nisab. Infak dan sedekah menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar nilai-nilai perjuangan para terdahulu dapat terus diwarisi dan diwujudkan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antarinstansi. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran spiritual dan sosial para peserta semakin meningkat, serta peran zakat, infak, dan sedekah dapat terus dioptimalkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di Kota Balikpapan.
BERITA15/01/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Dana Tambahan untuk Pemasangan Kaki Palsu
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Dana Tambahan untuk Pemasangan Kaki Palsu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan dana tambahan untuk pemasangan kaki palsu. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan kepada mustahik penerima manfaat, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap penyandang disabilitas. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan dengan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup mustahik, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik namun tetap memiliki semangat untuk menjalani kehidupan secara mandiri. “Bantuan dana tambahan ini kami salurkan agar penerima manfaat dapat segera melanjutkan proses pemasangan kaki palsu. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban sekaligus memberi harapan baru agar beliau dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik,” ujar Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam sambutannya. Penerima bantuan merupakan warga yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat kehilangan anggota tubuh, sehingga membutuhkan alat bantu berupa kaki palsu untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, proses rehabilitasi dan pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih optimal. BAZNAS Kota Balikpapan menegaskan bahwa dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS. Oleh karena itu, setiap penyaluran bantuan selalu dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang. Melalui program bantuan kesehatan dan kemanusiaan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap dapat terus hadir sebagai solusi bagi permasalahan sosial di tengah masyarakat. Selain membantu kebutuhan dasar, BAZNAS juga berupaya mendorong kemandirian dan pemulihan martabat mustahik agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan bermakna. Penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk menebar kepedulian, harapan, dan kemanusiaan bagi sesama.
BERITA14/01/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Terima Kunjungan LPM Tertib dan Pendamping Dinas Pertanian
BAZNAS Kota Balikpapan Terima Kunjungan LPM Tertib dan Pendamping Dinas Pertanian
BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan dari LPM Tertib bersama pendamping Dinas Pertanian dalam rangka silaturahmi dan diskusi terkait pengelolaan pupuk. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan dan langsung didampingi oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan. Pertemuan ini menjadi wadah diskusi untuk membahas berbagai aspek pengelolaan pupuk, mulai dari distribusi, pemanfaatan, hingga potensi dukungannya terhadap peningkatan produktivitas pertanian masyarakat. Dalam suasana yang hangat dan terbuka, masing-masing pihak menyampaikan pandangan serta masukan guna mencari solusi terbaik yang dapat diterapkan di lapangan. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa BAZNAS senantiasa terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara lembaga zakat, masyarakat, dan instansi terkait. Melalui silaturahmi dan diskusi ini, diharapkan terbangun kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan pupuk yang lebih efektif serta mendorong pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing. BAZNAS Kota Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat.
BERITA13/01/2026 | Hasan
Silaturahmi dan Berzakat, Lanal Balikpapan Kunjungi BAZNAS Kota Balikpapan
Silaturahmi dan Berzakat, Lanal Balikpapan Kunjungi BAZNAS Kota Balikpapan
BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan silaturahmi dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi negara. Rombongan Lanal Balikpapan dipimpin langsung oleh Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuiwono, S.H., M.M.D.S, yang disambut oleh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Balikpapan. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai peran strategis zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta pentingnya sinergi antara institusi negara dan lembaga pengelola zakat. Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuiwono menyampaikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial yang memiliki dampak besar bagi masyarakat. Dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS, diharapkan penyaluran dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran bagi para mustahik yang membutuhkan. Sementara itu, BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Lanal Balikpapan. Silaturahmi ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat, khususnya di Kota Balikpapan. Kegiatan silaturahmi ini juga diisi dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol persahabatan dan sinergi yang telah terjalin. Suasana kebersamaan yang tercipta mencerminkan semangat kolaboratif dalam membangun kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap semakin banyak instansi dan masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Zakat tidak hanya menyucikan harta, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan menjadi cahaya kebaikan bagi sesama. Dengan semangat Silaturahmi dan Berzakat, BAZNAS Kota Balikpapan bersama Lanal Balikpapan berkomitmen untuk terus menebar manfaat dan menghadirkan keberkahan bagi masyarakat.
BERITA08/01/2026 | Hasan
Jejak Proses Pengambilan Ijazah Pelatihan Security Gada Pratama
Jejak Proses Pengambilan Ijazah Pelatihan Security Gada Pratama
Pengambilan ijazah Pelatihan Security Gada Pratama bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan penanda berakhirnya sebuah proses panjang yang penuh disiplin, pembentukan mental, dan tanggung jawab. Momen ini menjadi titik refleksi atas perjalanan para peserta yang telah melalui tahapan pelatihan dengan berbagai tantangan dan pembelajaran. Pelatihan Gada Pratama merupakan dasar penting bagi setiap personel keamanan. Di dalamnya, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, etika profesi, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas pengamanan. Proses tersebut menuntut ketahanan fisik, kesiapan mental, dan komitmen untuk menaati aturan yang berlaku. Pada momen pengambilan ijazah ini, suasana berlangsung sederhana namun sarat makna. Duduk bersama, berbincang ringan, dan saling berbagi cerita menjadi pengingat bahwa setiap peserta datang dari latar belakang yang berbeda, namun dipertemukan oleh tujuan yang sama: menjadi pribadi yang siap menjalankan amanah sebagai petugas keamanan yang profesional. Ijazah yang diterima bukan hanya lembaran kertas, tetapi simbol dari proses pembentukan karakter. Di baliknya tersimpan jejak perjuangan, kedisiplinan yang dilatih, serta pengalaman yang akan menjadi bekal dalam dunia kerja. Setiap aturan yang ditaati dan setiap latihan yang dijalani memiliki peran dalam membentuk sikap tanggap, bertanggung jawab, dan siap menghadapi situasi di lapangan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh secara nyata, baik dalam menjaga keamanan lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Profesionalisme seorang petugas keamanan tidak hanya diukur dari seragam yang dikenakan, tetapi dari sikap, etika, dan kesiapan dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas. Momen pengambilan ijazah Pelatihan Security Gada Pratama menjadi penanda bahwa proses telah dilalui, namun tanggung jawab baru saja dimulai. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat, serta menjadi jalan pengabdian yang jujur, disiplin, dan membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar.
BERITA07/01/2026 | Hasan
BAZNAS Salurkan Bantuan Sepeda Motor Usaha dan Rumah Layak Huni di Islamic Center Balikpapan
BAZNAS Salurkan Bantuan Sepeda Motor Usaha dan Rumah Layak Huni di Islamic Center Balikpapan
BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan berupa 20 unit sepeda motor usaha serta 6 unit bantuan Rumah Layak Huni kepada masyarakat, bertempat di Masjid Islamic Center Balikpapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan program pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif. Acara penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., jajaran BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, BAZNAS Kota Balikpapan, serta para penerima manfaat. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mendukung program sosial dan ekonomi berbasis zakat. Bantuan sepeda motor usaha diberikan sebagai sarana pendukung aktivitas ekonomi mustahik agar dapat meningkatkan mobilitas, memperluas jangkauan usaha, serta mendorong kemandirian ekonomi. Sementara itu, bantuan Rumah Layak Huni diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan sehat bagi penerima manfaat, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup mereka. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Balikpapan juga berkenan mencoba langsung (test drive) salah satu sepeda motor usaha yang diserahkan. Momen ini menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap program-program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. Melalui kegiatan ini, BAZNAS menegaskan komitmennya dalam mengelola dana zakat secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Diharapkan, sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah ini dapat terus terjalin dan semakin diperkuat ke depannya, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mendorong kesejahteraan, kemandirian, dan keadilan sosial di Kota Balikpapan.
BERITA26/12/2025 | Hasan
Khitan Ceria untuk Generasi Sehat, BAZNAS Kota Balikpapan Layani 300 Peserta di Klinik Ibnu Sina
Khitan Ceria untuk Generasi Sehat, BAZNAS Kota Balikpapan Layani 300 Peserta di Klinik Ibnu Sina
Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti, BAZNAS Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan sosial Khitan Ceria untuk Generasi Sehat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu di Kota Balikpapan. Khitan massal ini dilaksanakan di Klinik Ibnu Sina Balikpapan dan diikuti oleh 300 peserta yang seluruhnya merupakan anak-anak ber-KTP Kota Balikpapan. Proses registrasi peserta dimulai sejak pukul 06.00 pagi dan berlangsung hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dengan tertib dan lancar. Sejak pagi hari, suasana lokasi kegiatan tampak ramai dan penuh antusias. Para orang tua hadir mendampingi anak-anak mereka, sementara panitia bersama tenaga medis memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dan standar kesehatan. Pelaksanaan khitan ditangani oleh tenaga medis profesional dan berpengalaman, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta. Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, setiap anak yang mengikuti khitan massal mendapatkan satu goodie bag yang berisi makanan, satu mushaf Al-Qur’an, serta uang santunan. Pemberian ini diharapkan dapat menjadi penguat semangat bagi anak-anak sekaligus membantu meringankan beban orang tua. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan tepat sasaran. Momentum Hari Amal Bakti dijadikan pengingat bahwa zakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun spiritual. “Melalui kegiatan Khitan Ceria ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Semoga anak-anak yang mengikuti khitan hari ini tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak mulia, dan membawa kebaikan bagi masa depan Kota Balikpapan,” ujarnya. BAZNAS Kota Balikpapan berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam membangun masyarakat yang sehat, peduli, dan sejahtera.
BERITA25/12/2025 | Hasan
Sosialisasi Pengelolaan Zakat Bersama Guru PAI SD/SMP se-Kota Balikpapan
Sosialisasi Pengelolaan Zakat Bersama Guru PAI SD/SMP se-Kota Balikpapan
Hari ini, BAZNAS Kota Balikpapan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan silaturahmi pengelolaan zakat bersama para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang SD dan SMP se-Kota Balikpapan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat pemahaman, sinergi, dan peran strategis guru PAI dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan. Acara berlangsung dengan penuh keakraban dan antusiasme dari para peserta. Guru PAI sebagai ujung tombak pendidikan nilai-nilai keislaman dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan kesadaran berzakat sejak dini kepada peserta didik, sekaligus menjadi mitra strategis BAZNAS dalam menyampaikan informasi yang benar dan terpercaya terkait pengelolaan zakat. Dalam sosialisasi ini, BAZNAS Kota Balikpapan memaparkan tugas, fungsi, serta program-program unggulan yang telah dan sedang dijalankan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi produktif, hingga dakwah dan advokasi. Dijelaskan pula mekanisme pengelolaan zakat yang dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan dialog interaktif. Para guru PAI diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait edukasi zakat di sekolah masing-masing. Diskusi berjalan aktif dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaborasi antara BAZNAS dan tenaga pendidik dalam membangun kesadaran sosial dan kepedulian umat. BAZNAS Kota Balikpapan berharap melalui kegiatan ini, para guru PAI dapat menjadi agen edukasi zakat yang efektif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik tentang zakat, diharapkan nilai-nilai kepedulian, keadilan sosial, dan pemberdayaan umat dapat tertanam kuat pada generasi muda. Kegiatan sosialisasi dan silaturahmi ini menjadi langkah nyata dalam mempererat sinergi antara BAZNAS dan dunia pendidikan, demi mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih optimal dan berdaya guna untuk kesejahteraan masyarakat Kota Balikpapan.
BERITA17/12/2025 | Hasan
Kunjungan BAZNAS Kota Palu ke BAZNAS Kota Balikpapan Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
Kunjungan BAZNAS Kota Palu ke BAZNAS Kota Balikpapan Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kota Palu dalam rangka mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk saling berbagi pengalaman, strategi, serta praktik terbaik dalam meningkatkan kualitas layanan dan optimalisasi program pendayagunaan zakat di masing-masing daerah. Rombongan BAZNAS Kota Palu disambut langsung oleh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Balikpapan. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan. Dalam sesi diskusi, BAZNAS Kota Balikpapan memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari program sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Selain itu, dibahas pula strategi pengelolaan manajemen lembaga, transparansi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung efektivitas penghimpunan dan penyaluran ZIS. BAZNAS Kota Palu menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi dan capaian yang telah diraih oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Melalui kunjungan ini, diharapkan BAZNAS Kota Palu dapat mengadopsi dan menyesuaikan sejumlah praktik baik yang relevan untuk diterapkan di wilayahnya, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat. Pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan zakat di daerah, termasuk upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat (muzakki) serta memperluas jangkauan penerima manfaat (mustahik). Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi dan komunikasi antarlembaga menjadi kunci dalam menghadapi tantangan tersebut. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kota Palu dan BAZNAS Kota Balikpapan berharap dapat terus menjalin kerja sama yang berkelanjutan, saling mendukung dalam penguatan kelembagaan, serta bersama-sama mendorong peran zakat yang lebih optimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antar BAZNAS daerah diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi umat
BERITA16/12/2025 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Masjid dan Musholla untuk SD dan SMP
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Masjid dan Musholla untuk SD dan SMP
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sarana ibadah melalui program Penyaluran Bantuan Masjid dan Musholla yang dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Program ini ditujukan bagi Masjid dan Musholla yang berada di lingkungan SD dan SMP se-Kota Balikpapan, sebagai bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung pembinaan keagamaan serta pembentukan karakter generasi muda sejak dini. Masjid dan musholla tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral, spiritual, dan sosial bagi peserta didik. Penyaluran bantuan ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kota Balikpapan serta para pengurus Masjid dan Musholla penerima bantuan. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan dokumen administrasi dan penandatanganan kwitansi sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah, seperti perbaikan fasilitas ibadah, peningkatan kenyamanan, serta menunjang aktivitas pembinaan rohani bagi siswa dan tenaga pendidik. Melalui program ini, BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya menghadirkan manfaat nyata dari zakat kepada masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan dan keagamaan. Dukungan terhadap Masjid dan Musholla sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih religius, kondusif, dan berkarakter. BAZNAS Kota Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, agar semakin banyak program kemaslahatan umat yang dapat diwujudkan bersama.
BERITA15/12/2025 | Hasan
DWP Dishub Serahkan Donasi Kemanusiaan  ke BAZNAS Balikpapan Untuk Bencana Sumatera
DWP Dishub Serahkan Donasi Kemanusiaan ke BAZNAS Balikpapan Untuk Bencana Sumatera
Baznas Kota Balikpapan kembali menerima amanah kebaikan dari masyarakat kota ini. Kali ini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perhubungan Kota Balikpapan menyerahkan bantuan donasi untuk disalurkan kepada para korban bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera. Penyerahan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Kantor Baznas Kota Balikpapan, sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Dalam kesempatan tersebut, para pengurus DWP Dishub menyampaikan bahwa donasi ini merupakan wujud solidaritas serta komitmen mereka untuk berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Mereka berharap bantuan yang disalurkan melalui Baznas dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi para penyintas bencana. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa semangat gotong royong dan empati masyarakat Balikpapan tetap terjaga, terutama ketika terjadi musibah di daerah lain. Baznas Kota Balikpapan menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan yang diberikan. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, Baznas berkomitmen untuk memastikan setiap bantuan yang masuk dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Donasi yang diterima akan segera diarahkan untuk mendukung upaya penanganan darurat serta pemulihan pascabencana di Sumatera, sesuai kebutuhan lapangan yang terverifikasi. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa kebaikan dapat tumbuh dari mana saja—baik lembaga pemerintahan, komunitas, maupun masyarakat umum. Sinergi antara DWP Dishub dan Baznas Kota Balikpapan menunjukkan bahwa kerja sama lintas lembaga dapat menghasilkan dampak sosial yang lebih kuat dan luas. Baznas Kota Balikpapan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam aksi-aksi kemanusiaan. Dengan bersatu, membantu, dan saling peduli, insyaAllah keberkahan akan terus mengalir bagi seluruh warga Balikpapan dan Indonesia.
BERITA12/12/2025 | Hasan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Balikpapan.

Lihat Daftar Rekening →