WhatsApp Icon
Pererat Sinergi, Forum Zakat Balikpapan Bersilaturahmi dengan Ketua BAZNAS Kota Balikpapan

BALIKPAPAN — Perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang tergabung dalam Forum Zakat Balikpapan melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan. Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan didampingi oleh Wakil Ketua IV. Silaturahmi ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara sesama pengelola zakat di Kota Balikpapan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara BAZNAS dan lembaga amil zakat. Hubungan yang baik antarlembaga merupakan modal penting dalam menghadirkan pelayanan zakat yang semakin bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mendukung kepedulian sosial di Kota Balikpapan.

Sebagai lembaga yang sama-sama bergerak dalam pengelolaan dana umat, BAZNAS dan LAZ memiliki peran penting dalam menghubungkan kebaikan para muzaki dengan kebutuhan mustahik. Peran tersebut membutuhkan komunikasi yang terjaga agar setiap lembaga dapat saling memahami, berbagi pengalaman, serta mengenali tantangan pelayanan yang dihadapi di lapangan.

Silaturahmi juga memiliki makna lebih luas daripada sekadar pertemuan antarpengurus. Melalui hubungan yang terbangun, semangat kebersamaan dapat terus dirawat sehingga pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada kegiatan masing-masing lembaga, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Dalam konteks Kota Balikpapan, keberadaan berbagai lembaga pengelola zakat merupakan potensi untuk memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah. Potensi tersebut dapat semakin berkembang apabila disertai sikap saling mendukung, keterbukaan komunikasi, serta penghormatan terhadap peran dan tanggung jawab setiap lembaga.

Kehadiran Wakil Ketua IV mendampingi Ketua BAZNAS Kota Balikpapan turut melengkapi pertemuan dengan perwakilan Forum Zakat Balikpapan. Pertemuan ini menjadi sarana untuk menjaga hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat semangat pelayanan kepada umat melalui interaksi langsung antara para pengelola zakat.

Penguatan hubungan antarlembaga juga relevan dengan kebutuhan membangun kepercayaan masyarakat. Pengelolaan zakat yang amanah memerlukan tanggung jawab, ketertiban, dan pelayanan yang baik. Karena itu, kebersamaan antarpengelola zakat perlu berjalan seiring dengan komitmen setiap lembaga dalam menjaga kepercayaan yang diberikan oleh para muzaki.

Di sisi lain, kebutuhan mustahik terus menuntut perhatian yang berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi penerima manfaat untuk memperbaiki keadaan. Untuk mendukung tujuan tersebut, hubungan yang erat antarlembaga dapat menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih terarah pada masa mendatang.

Forum Zakat Balikpapan dan BAZNAS Kota Balikpapan memiliki ruang untuk terus menumbuhkan budaya saling belajar. Pengalaman dalam penghimpunan, pelayanan muzaki, maupun pendampingan mustahik dapat menjadi bahan pembelajaran bersama, dengan tetap memperhatikan kewenangan, ketentuan, serta tanggung jawab masing-masing lembaga pengelola zakat.

Melalui silaturahmi ini, harapan terhadap hubungan yang semakin erat antara BAZNAS Kota Balikpapan dan LAZ dalam Forum Zakat Balikpapan terus tumbuh. Komunikasi yang terpelihara diharapkan menjadi awal bagi langkah bersama yang memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan.

Semangat kebersamaan tersebut perlu dijaga melalui hubungan yang berkelanjutan. Dengan menjadikan pelayanan umat sebagai perhatian bersama, silaturahmi antarlembaga pengelola zakat diharapkan dapat mendukung tumbuhnya kepedulian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat zakat yang semakin dirasakan masyarakat Kota Balikpapan.

02/10/2026 | Kontributor: Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Tutup Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV

BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan penutupan dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan dan dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Balikpapan, perwakilan PT Berlian Putra Reksindo, panitia, instruktur, serta seluruh peserta pelatihan.

Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan program pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo. Program ini bertujuan membekali para peserta dengan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta kesiapan mental untuk memasuki dunia kerja, khususnya dalam bidang satuan pengamanan.

Rangkaian penutupan diawali dengan registrasi peserta dan persiapan acara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Direktur PT Berlian Putra Reksindo, serta penyerahan laporan pelatihan secara simbolis kepada Ketua BAZNAS Kota Balikpapan.

Dalam laporan yang disampaikan, para peserta telah mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk membentuk tenaga satuan pengamanan yang kompeten. Pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis pengamanan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, etika, kemampuan berkomunikasi, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada PT Berlian Putra Reksindo, para instruktur, panitia, serta seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga selesai.

Para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ketika memasuki lingkungan kerja. Selesainya pendidikan dasar tersebut bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal untuk membuktikan kemampuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai tenaga satuan pengamanan.

Melalui program ini, BAZNAS Kota Balikpapan berupaya mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan. Bantuan yang disalurkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan melalui program produktif yang dapat meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja bagi mustahik.

Pelatihan kerja menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong kemandirian penerima manfaat. Dengan keterampilan, kompetensi, dan sertifikasi yang dimiliki, peserta diharapkan memperoleh peluang kerja yang lebih baik, meningkatkan penghasilan, serta membantu memenuhi kebutuhan keluarganya secara mandiri.

BAZNAS Kota Balikpapan berharap seluruh lulusan Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV dapat menjadi tenaga pengamanan yang disiplin, berintegritas, santun, tegas, dan profesional. Mereka juga diharapkan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan serta melaksanakan setiap tugas sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Penutupan ini sekaligus menandai selesainya seluruh rangkaian Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para peserta diharapkan siap melangkah menuju dunia kerja dan membangun kehidupan yang lebih mandiri, produktif, serta sejahtera.

19/09/2026 | Kontributor: Hasan
Bekali Peserta Diksar Satpam dengan Nilai Tanggung Jawab dan Profesionalisme

BALIKPAPAN – Wakil Ketua I BAZNAS Kota Balikpapan, Drs. Imam Waros, memberikan pembekalan bertajuk “Tanggung Jawab dan Profesionalisme” kepada peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV, Sabtu, 19 September 2026.

Materi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WITA tersebut menjadi salah satu rangkaian pembinaan yang diberikan kepada peserta sebelum penutupan kegiatan pelatihan. Diksar Satpam Gada Pratama ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo.

Dalam penyampaiannya, Drs. Imam Waros menekankan bahwa tanggung jawab merupakan salah satu karakter utama yang harus dimiliki oleh seorang anggota satuan pengamanan. Seorang petugas keamanan tidak hanya bertugas menjaga lingkungan, tetapi juga memegang kepercayaan besar dalam menciptakan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun tempatnya bekerja.

Tanggung jawab dalam menjalankan tugas harus diwujudkan melalui kedisiplinan, kejujuran, ketegasan, dan kepatuhan terhadap aturan. Setiap pekerjaan yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh serta dapat dipertanggungjawabkan. Peserta juga diingatkan agar tidak menganggap ringan tugas yang dipercayakan karena setiap tindakan petugas keamanan dapat memengaruhi keselamatan orang lain.

Selain tanggung jawab, profesionalisme juga menjadi bekal penting bagi para peserta ketika memasuki dunia kerja. Sikap profesional dapat terlihat dari cara berpakaian, berkomunikasi, melayani masyarakat, menghadapi permasalahan, serta mengambil tindakan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Seorang petugas satuan pengamanan diharapkan mampu mengendalikan emosi dan tetap bersikap tenang ketika menghadapi situasi sulit. Ketegasan dalam bertugas harus disertai sikap santun dan tidak bertindak secara berlebihan. Dengan demikian, petugas keamanan dapat menjalankan perannya secara tepat tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Drs. Imam Waros juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai teori, tetapi diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja.

Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa profesi satuan pengamanan membutuhkan integritas, kesiapan fisik, ketahanan mental, dan komitmen yang kuat. Sertifikat pelatihan menjadi modal awal, sedangkan kualitas kerja akan ditentukan oleh sikap dan konsistensi masing-masing peserta dalam menjalankan tugas.

Program Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian mustahik. Melalui program pemberdayaan berbasis pelatihan kerja, dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerimanya.

BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta mampu memanfaatkan kompetensi yang telah diperoleh untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan perekonomian keluarga, dan menjadi petugas keamanan yang bertanggung jawab serta profesional.

19/09/2026 | Kontributor: Hasan
Syukur
BERITA

Syukur

BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali mengawali rangkaian kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Security dengan tausiyah pagi yang dilaksanakan di Embarkasi Haji Balikpapan, Jumat (18/9/2026). Tausiyah kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Balikpapan, Bapak Drs. H. Samauna, dengan mengangkat tema “Syukur”.

Dalam penyampaiannya, Bapak Drs. H. Samauna menjelaskan bahwa rasa syukur merupakan salah satu sikap penting yang harus senantiasa tertanam dalam diri setiap manusia. Syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui hati yang menyadari nikmat Allah SWT serta tindakan nyata dalam menggunakan nikmat tersebut untuk melakukan berbagai kebaikan.

Menurut beliau, setiap manusia telah menerima begitu banyak nikmat dari Allah SWT, mulai dari kesehatan, kesempatan, pekerjaan, keluarga, hingga kemampuan untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Nikmat tersebut sering kali dianggap biasa, padahal semuanya merupakan karunia besar yang patut disyukuri setiap hari.

“Ketika kita mampu mensyukuri nikmat yang telah diberikan, hati akan menjadi lebih tenang, pikiran lebih positif, dan setiap pekerjaan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan,” pesannya di hadapan para peserta pelatihan.

Beliau juga mengajak seluruh peserta Diksar Security untuk menjadikan rasa syukur sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan. Seorang petugas keamanan tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus memiliki mental yang baik, sikap amanah, kesabaran, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menghargai pekerjaan yang dijalankan.

Pekerjaan yang dilakukan dengan rasa syukur akan melahirkan semangat, ketulusan, dan tanggung jawab. Sebaliknya, apabila seseorang terus melihat kekurangan tanpa mensyukuri apa yang telah dimiliki, maka pekerjaan dapat terasa berat dan mudah menimbulkan keluhan.

Melalui tausiyah tersebut, para peserta juga diingatkan agar tidak membandingkan nikmat yang dimiliki dengan kehidupan orang lain. Setiap manusia memiliki perjalanan, ujian, dan rezekinya masing-masing. Oleh karena itu, hal yang paling utama adalah terus berusaha, memperbaiki diri, dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya.

Kegiatan tausiyah pagi ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual dalam pelaksanaan pelatihan Diksar Security yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Pembinaan tersebut diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara peningkatan kemampuan, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh peserta.

Dengan memahami pentingnya syukur, para peserta diharapkan mampu menjalani rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, serta menjadikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk bekerja secara profesional dan amanah.

BAZNAS Kota Balikpapan melalui kegiatan ini terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan keterampilan kerja, tetapi juga membangun pribadi yang berkarakter, tangguh, dan memiliki nilai spiritual dalam menjalankan setiap tanggung jawabnya.

18/09/2026 | Kontributor: Hasan
Ketua BAZNAS Balikpapan Sampaikan Materi “Hidup Adalah Ujian

BALIKPAPAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd., memberikan materi bertajuk “Hidup Adalah Ujian” dalam kegiatan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan IV, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kota Balikpapan tersebut diikuti oleh para peserta dengan penuh perhatian dan antusias. Dalam penyampaian materinya, Ust. Abdul Rosyid Bustomi mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi ujian dalam perjalanan hidupnya. Ujian tersebut dapat hadir dalam berbagai bentuk, baik berupa kesulitan, keterbatasan, tanggung jawab, maupun kesenangan yang diberikan oleh Allah SWT.

Menurutnya, ujian kehidupan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Sebaliknya, setiap ujian perlu dihadapi dengan kesabaran, keikhlasan, usaha yang sungguh-sungguh, dan keyakinan kepada Allah SWT. Melalui ujian, seseorang dapat belajar menjadi pribadi yang lebih kuat, dewasa, disiplin, serta mampu mengambil hikmah dari setiap keadaan.

“Hidup adalah rangkaian ujian. Bukan hanya kesulitan yang menjadi ujian, tetapi kesehatan, pekerjaan, jabatan, dan rezeki juga merupakan ujian. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban,” pesan Ust. Abdul Rosyid Bustomi kepada para peserta.

Ia juga mengingatkan bahwa profesi sebagai satuan pengamanan memiliki tanggung jawab yang besar. Seorang petugas keamanan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus mempunyai mental yang kuat, sikap disiplin, kejujuran, serta integritas dalam menjalankan tugas.

Dalam kondisi tertentu, seorang petugas keamanan dapat berhadapan dengan tekanan, konflik, maupun situasi yang membutuhkan keputusan cepat. Oleh karena itu, nilai-nilai keimanan dan akhlak menjadi landasan penting agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara profesional, amanah, dan bertanggung jawab.

Ust. Abdul Rosyid Bustomi turut mengajak para peserta agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan maupun kesulitan. Setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari pembentukan karakter. Kerja keras yang disertai doa dan niat baik diyakini akan membawa seseorang menuju hasil terbaik sesuai ketetapan Allah SWT.

Materi tersebut juga menjadi pengingat agar para peserta senantiasa mensyukuri kesempatan mengikuti pelatihan. Ilmu, pengalaman, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja.

Melalui penyampaian materi bertema “Hidup Adalah Ujian”, BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta tidak hanya tumbuh menjadi tenaga satuan pengamanan yang terampil, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, amanah, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Para peserta mengikuti materi hingga selesai serta memperoleh motivasi untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, dan menghadapi setiap ujian kehidupan dengan sikap sabar, optimistis, serta penuh tanggung jawab.

17/09/2026 | Kontributor: Hasan

Berita Terbaru

Rekap Kegiatan Program Bantuan BAZNAS Kota Balikpapan
Rekap Kegiatan Program Bantuan BAZNAS Kota Balikpapan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa/i dhuafa se-Kota Balikpapan. Acara berlangsung di Masjid At-Taqwa pada Sabtu (13/09/2025) dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus BAZNAS Kota Balikpapan, perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan yang mewakili Bapak Walikota, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kota Balikpapan. Hadir pula perwakilan sekolah dan ratusan siswa penerima manfaat yang menjadi sasaran program ini. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan kepada 319 siswa/i dhuafa dari berbagai sekolah, masing-masing menerima sebesar Rp500.000. Total dana yang disalurkan mencapai Rp159.500.000. Bantuan ini secara simbolis diserahkan kepada beberapa murid yang hadir oleh pengurus BAZNAS bersama perwakilan pemerintah dan Kemenag. Setelah itu, para guru langsung membagikan dana bantuan tersebut kepada siswa/i penerima manfaat yang hadir di lokasi acara. Skema ini dipilih agar distribusi berjalan transparan, tertib, dan tepat sasaran. Dengan siswa hadir secara langsung, para guru dapat menyerahkan bantuan secara pribadi kepada muridnya, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan saat itu juga. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Beliau menegaskan bahwa amanah umat akan terus dikelola secara profesional dan disalurkan kepada yang berhak, khususnya di bidang pendidikan. “Pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan bantuan ini, kami berharap anak-anak dhuafa dapat lebih semangat belajar, berprestasi, dan kelak menjadi generasi yang mandiri serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Program bantuan pendidikan ini sekaligus menunjukkan bahwa zakat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi instrumen sosial yang mampu menghadirkan perubahan nyata. Melalui sinergi antara pemerintah, Kemenag, sekolah, dan masyarakat, BAZNAS Kota Balikpapan optimis untuk terus menghadirkan program-program bermanfaat di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial kemanusiaan.
BERITA13/09/2025 | Hasan
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan Silaturahmi dan Berbagi Al-Qur’an di Pondok Pesantren Ibnul Karim Qualita
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan Silaturahmi dan Berbagi Al-Qur’an di Pondok Pesantren Ibnul Karim Qualita
Alhamdulillah, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Ustadz Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd., melaksanakan silaturahmi sekaligus menyerahkan mushaf Al-Qur’an kepada Pondok Pesantren Ibnul Karim Qualita yang terletak di tengah Kota Balikpapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Balikpapan dalam menebar manfaat, khususnya mendukung generasi Qur’ani yang cinta Al-Qur’an. Dalam kunjungan tersebut, suasana penuh kehangatan dan ukhuwah Islamiyah begitu terasa. Ketua BAZNAS berharap dengan adanya dukungan berupa Al-Qur’an ini, para santri dapat semakin bersemangat dalam membaca, menghafal, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menariknya, dalam kesempatan ini juga hadir para pengurus dari Kementerian Agama Kota Balikpapan yang secara kebetulan bertemu di lokasi. Pertemuan ini memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah dan BAZNAS dalam mendorong kemajuan pendidikan Islam di Balikpapan. BAZNAS Kota Balikpapan terus berkomitmen untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah masyarakat ke berbagai program nyata, salah satunya melalui pemberdayaan lembaga pendidikan keagamaan. Harapannya, kegiatan seperti ini mampu memberikan dampak positif, memperkuat ukhuwah, dan menumbuhkan rasa peduli terhadap pentingnya pendidikan berbasis Al-Qur’an. Dengan silaturahmi dan berbagi kebaikan, BAZNAS Kota Balikpapan berharap keberkahan akan semakin meluas di tengah masyarakat, menjadikan Balikpapan sebagai kota yang religius dan penuh rahmat.
BERITA10/09/2025 | Hasan
Wakaf 600 Al-Qur'an dari Pelanggan Gramedia Disalurkan Melalui BAZNAS Kota Balikpapan
Wakaf 600 Al-Qur'an dari Pelanggan Gramedia Disalurkan Melalui BAZNAS Kota Balikpapan
Balikpapan — Sebanyak 600 eksemplar mushaf Al-Qur’an persembahan dari para pelanggan Gramedia Plaza Balikpapan resmi disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kepada masyarakat. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama untuk menebarkan cahaya Al-Qur’an di Kota Balikpapan. Penyerahan simbolis dilakukan di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan dan dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan Gramedia yang telah berpartisipasi dalam program mulia ini. “BAZNAS Kota Balikpapan merasa terhormat dipercaya untuk menyalurkan mushaf-mushaf ini. InsyaAllah akan kami distribusikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, seperti pondok pesantren, masjid, dan mushala,” ujarnya. Selain pembagian Al-Qur’an, BAZNAS juga memberikan uang transport kepada para penerima yang datang langsung ke kantor sebagai bentuk dukungan agar penyaluran berjalan lancar dan penuh berkah. Program wakaf ini bukan hanya sebatas berbagi, tetapi juga merupakan amal jariyah. Setiap huruf yang dibaca dari mushaf tersebut akan menjadi pahala yang terus mengalir untuk para pewakaf dan seluruh pihak yang mendukung program ini. BAZNAS Kota Balikpapan mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam program kemanusiaan dan keagamaan. Informasi lebih lanjut terkait zakat, infak, sedekah, maupun wakaf dapat diakses melalui kotabalikpapan.baznas.go.id atau layanan WhatsApp 0811 5994 414.
BERITA25/08/2025 | Hasan
Semangat Kepedulian: BAZNAS Balikpapan Menyalurkan Bantuan Langsung dengan Keikhlasan
Semangat Kepedulian: BAZNAS Balikpapan Menyalurkan Bantuan Langsung dengan Keikhlasan
Dalam langkah nyata menebar manfaat, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd., beserta tim hari ini secara langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di Balikpapan. Momentum ini bukan sekadar simbolis, melainkan cerminan komitmen lembaga dalam menjaga amanah zakat dan sedekah yang diamanahkan masyarakat. Antusiasme di Lapangan Penyaluran langsung menjadi cara efektif untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran. Di tengah kehadiran Ketua BAZNAS dan tim, suasana terasa hangat dan penuh harapan. Momen kebersamaan ini memancarkan sinergi antara pemberi dan penerima—tidak hanya berbagi materi, tetapi juga semangat persaudaraan dan gotong-royong. Kepemimpinan yang Bersahaja Ust. Abdul Rosyid Bustomi dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan peduli. Ia tak segan datang ke lapangan, menemui masyarakat yang membutuhkan, dan mendengar langsung cerita mereka. Itu bukan sekadar bentuk laporan aktivitas lembaga, namun juga perwujudan tanggung jawab moral dan spiritual bagi seorang amil zakat. Transparansi dan Kepercayaan Publik Penyaluran bantuan secara langsung juga memperkuat elemen transparansi. Masyarakat umum bisa melihat sendiri proses pemanfaatan dana zakat, sehingga memperkuat kepercayaan terhadap BAZNAS. Transparansi ini penting agar donatur merasa yakin bahwa kontribusi mereka benar-benar berdampak positif. Kesimpulan: Zakat dalam Gerakan Nyata Video singkat namun penuh makna ini memperlihatkan bahwa BAZNAS Kota Balikpapan bukan hanya berbicara, tapi bergerak nyata. Penyaluran langsung ini adalah upaya konkret memperkuat kepedulian sosial, menumbuhkan solidaritas umat, serta membangun kota yang inklusif dan peduli. Menutup artikel ini, semoga setiap rupiah yang diberikan menjadi berkah, dan setiap kegiatan BAZNAS semakin mempererat ikatan masyarakat, serta memperkokoh ketakwaan dan rasa kemanusiaan di kota kita tercinta. Semoga BAZNAS terus jadi cahaya zakat yang menerangi langkah-langkah kebaikan di Balikpapan.
BERITA21/08/2025 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SD/MI
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SD/MI
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SD/MI Balikpapan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak-anak di Kota Balikpapan. Pada Sabtu, 9 Agustus 2025, bertempat di Balikpapan Islamic Center, BAZNAS Kota Balikpapan menggelar acara Program Bantuan Biaya Pendidikan bagi siswa/siswi tingkat SD dan MI se-Kota Balikpapan. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan, pengurus BAZNAS, perwakilan sekolah, hingga para wali murid. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada sejumlah siswa penerima manfaat, yang masing-masing mendapatkan dukungan dana untuk membantu kelancaran proses belajar mereka. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan para muzakki dalam meringankan beban pendidikan keluarga. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima, sehingga bisa menjadi motivasi untuk terus berprestasi di sekolah,” ujarnya. Program ini juga terselenggara berkat dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, BSI (Bank Syariah Indonesia), Bank Muamalat, serta Bankaltimtara. Kolaborasi ini membuktikan bahwa peran serta lembaga keuangan dan institusi publik sangat penting dalam mendukung pendidikan generasi muda. Selain penyerahan bantuan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara BAZNAS dengan masyarakat, sekaligus sosialisasi program-program zakat yang dapat membantu mengurangi angka putus sekolah di Balikpapan. Dengan adanya dukungan berkelanjutan, diharapkan semakin banyak anak yang bisa mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak.
BERITA09/08/2025 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Rakorda BAZNAS se-Kalimantan Timur di Sangatta
BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Rakorda BAZNAS se-Kalimantan Timur di Sangatta
Sangatta, 27 Juli 2025 – BAZNAS Kota Balikpapan turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Kalimantan Timur yang diselenggarakan di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dimulai pada Minggu, 27 Juli hingga Rabu, 30 Juli 2025. Rakorda ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antar BAZNAS daerah dalam meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kalimantan Timur. Acara ini dihadiri oleh Ketua dan seluruh Wakil Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, sebagai bentuk komitmen penuh dalam mendukung arah kebijakan zakat nasional dan regional. Kegiatan Rakorda dibuka secara resmi oleh perwakilan BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dalam sambutannya, para pimpinan menekankan pentingnya transformasi digital, transparansi data, dan percepatan layanan zakat berbasis teknologi. Dalam forum ini, BAZNAS Kota Balikpapan mendapatkan sorotan positif karena mencatatkan lonjakan pertumbuhan penghimpunan donasi digital hingga 660% pada Semester 1 Tahun 2025, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, Balikpapan juga berhasil meraih Grade A dalam penggunaan aplikasi SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS), yang menunjukkan tata kelola yang baik, akuntabel, dan aktif. Selama empat hari ke depan, agenda Rakorda akan diisi dengan sesi evaluasi, pelatihan peningkatan kapasitas digital, serta penyusunan strategi kolaboratif antar daerah. Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi praktik terbaik (best practices) dalam pemberdayaan mustahik dan peningkatan literasi zakat. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa kehadiran penuh seluruh pimpinan dalam Rakorda ini adalah bentuk keseriusan lembaga untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga berharap hasil dari Rakorda dapat segera diimplementasikan di Balikpapan guna mendukung program-program unggulan daerah.
BERITA29/07/2025 | Hasan
Penyerahan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Klandasan Ilir dan Gunung Sari Ilir
Penyerahan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Klandasan Ilir dan Gunung Sari Ilir
Jumat (25 Juli 2025) Sebanyak 13 orang menjadi korban dalam musibah kebakaran yang terjadi di dua kelurahan di Kota Balikpapan, yakni Klandasan Ilir dan Gunung Sari Ilir. Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka. Sebagai bentuk kepedulian, bantuan disalurkan langsung oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan. Penyerahan bantuan dilakukan di dekat lokasi kejadian, dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd. Turut hadir pula Wakil Ketua BAZNAS, Anwar Pinem, serta Imam Waros yang mendampingi jalannya penyaluran bantuan tersebut. Bantuan ini merupakan bentuk nyata dari solidaritas dan kepedulian sosial terhadap warga yang terdampak. Meski tak mampu menggantikan apa yang telah hilang, bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban korban dalam menghadapi masa pemulihan. BAZNAS Balikpapan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalurkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Dalam kondisi seperti ini, kebersamaan dan dukungan moral maupun materi sangat berarti bagi para korban.
BERITA28/07/2025 | Hasan
Pengarahan dan Penandatanganan Kwitansi Bantuan BAZNAS Kota Balikpapan untuk UMKM
Pengarahan dan Penandatanganan Kwitansi Bantuan BAZNAS Kota Balikpapan untuk UMKM
Balikpapan — Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menyalurkan bantuan produktif kepada para pelaku UMKM. Kegiatan ini ditandai dengan acara pengarahan sekaligus penandatanganan kwitansi bantuan, yang berlangsung secara tertib dan penuh semangat di kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Para penerima bantuan yang telah melalui proses seleksi sebelumnya diberikan pengarahan langsung oleh tim BAZNAS mengenai tujuan dan penggunaan dana bantuan secara optimal. Dalam sesi pengarahan ini, dijelaskan pula pentingnya menjaga komitmen usaha, tanggung jawab terhadap penggunaan bantuan, serta harapan agar bantuan tersebut dapat menjadi titik awal peningkatan usaha yang berkelanjutan. Setelah pengarahan selesai, dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan kwitansi bantuan, sebagai bentuk administrasi resmi sekaligus komitmen dari masing-masing penerima manfaat. Penandatanganan ini tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan antara BAZNAS dan pelaku usaha yang dibina. BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus menjadi lembaga yang tidak hanya menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga mendampingi masyarakat menuju kemandirian ekonomi. Bantuan kepada UMKM ini menjadi bagian dari program pemberdayaan yang lebih luas, sejalan dengan visi BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui pendekatan ekonomi produktif. Melalui langkah ini, diharapkan pelaku UMKM dapat berkembang lebih baik, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi aktif dalam perekonomian lokal Kota Balikpapan. BAZNAS percaya, zakat yang dikelola dengan amanah akan membawa dampak nyata dan berkelanjutan bagi umat.
BERITA24/07/2025 | Hasan
Zakat sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak
Zakat sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak
Dalam sistem perpajakan di Indonesia, pemerintah memberikan insentif bagi wajib pajak yang menunaikan kewajiban zakatnya. Zakat yang dibayarkan melalui lembaga resmi dapat dijadikan pengurang penghasilan bruto, sehingga mengurangi jumlah penghasilan kena pajak (PKP) yang menjadi dasar perhitungan PPh 21. 1. Dasar Hukum Ketentuan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan diperkuat dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-6/PJ/2011. Dalam aturan tersebut, zakat yang dibayarkan ke Lembaga Amil Zakat yang diakui pemerintah dapat dikurangkan dari penghasilan bruto sebelum dikenai pajak. 2. Syarat agar Zakat Bisa Jadi Pengurang Pajak Agar zakat bisa digunakan sebagai pengurang pajak, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi: Zakat dibayarkan ke lembaga resmi, seperti BAZNAS atau LAZ yang terdaftar di Kemenag Disertai bukti pembayaran zakat (kwitansi/struk) Jumlah zakat yang dibayarkan sesuai dengan ketentuan syariah (2,5% dari penghasilan tertentu) 3. Contoh Perhitungan Misalnya seseorang memiliki penghasilan bruto Rp120 juta per tahun. Ia membayar zakat profesi sebesar Rp3 juta melalui BAZNAS. Maka, penghasilan bruto yang dihitung pajaknya menjadi: PKP = Rp120 juta – Rp3 juta (zakat) – pengurang lainnya. Hal ini membuat beban pajak berkurang karena PKP lebih kecil. Kesimpulan Menunaikan zakat tidak hanya menjadi bentuk ketaatan spiritual, tetapi juga memberi manfaat langsung dalam bentuk pengurangan beban pajak. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, kita bisa beribadah sekaligus meringankan kewajiban perpajakan secara legal dan sah.
BERITA22/07/2025 | Hasan
Sesi Wawancara Bantuan Modal Usaha & Kerja oleh BAZNAS Balikpapan
Sesi Wawancara Bantuan Modal Usaha & Kerja oleh BAZNAS Balikpapan
Pada tanggal 15 Juli 2025, BAZNAS Kota Balikpapan melaksanakan sesi wawancara kepada 50 calon penerima bantuan modal usaha dan kerja. Para peserta telah melalui tahapan seleksi administrasi dan selanjutnya mengikuti wawancara langsung yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS dan didampingi 4 Wakil Ketua. Wawancara ini bertujuan untuk menilai kelayakan pengajuan serta menentukan besaran dana yang akan diberikan, disesuaikan dengan kebutuhan riil masing-masing penerima. Proses ini menjadi bentuk komitmen BAZNAS dalam menyalurkan bantuan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Melalui program ini, diharapkan para penerima dapat mengembangkan usahanya dan meningkatkan taraf ekonomi keluarga. BAZNAS terus berupaya mendorong pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat yang produktif dan berkeadilan.
BERITA16/07/2025 | Hasan
Menebar Kebaikan di Awal Tahun: BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Pendidikan di Momen Tahun Baru Islam 1447 H
Menebar Kebaikan di Awal Tahun: BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Pendidikan di Momen Tahun Baru Islam 1447 H
Balikpapan — Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah menjadi momentum penuh makna yang dimanfaatkan BAZNAS Kota Balikpapan untuk menghadirkan aksi nyata bagi masyarakat. Dalam suasana khidmat dan sarat nilai spiritual, BAZNAS menyelenggarakan penyaluran bantuan pendidikan secara langsung kepada para murid yang hadir di halaman kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Acara yang digelar bertepatan dengan peringatan pergantian tahun baru Hijriyah ini disambut antusias oleh para penerima manfaat, wali murid, serta tamu undangan yang hadir. Dalam suasana penuh haru dan semangat, para murid tampak tersenyum bahagia saat menerima bantuan biaya pendidikan yang mereka butuhkan. Semua murid mendapatkan bantuan langsung berupa uang tunai senilai Rp500.000, yang diserahkan secara simbolis oleh perwakilan BAZNAS. Bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda. Kegiatan ini merupakan wujud dari komitmen BAZNAS Kota Balikpapan dalam menjalankan amanah zakat, infaq, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzakki. Tidak hanya sebagai bentuk santunan, bantuan ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi fondasi dari nilai-nilai Islam. Tahun baru Islam bukan hanya tentang memperingati hijrahnya Nabi Muhammad SAW, tetapi juga momen untuk melakukan hijrah sosial dari ketidakpedulian menuju kepedulian, dari stagnasi menuju kemajuan umat. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula perwakilan dari Wali Kota Balikpapan yang menyampaikan sambutan hangat. Beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas konsistensi BAZNAS Kota Balikpapan dalam menggulirkan program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia berharap, program seperti ini dapat terus berjalan dan bahkan berkembang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, khususnya di bidang pendidikan dan kesejahteraan umat. Kegiatan penyaluran ini tidak hanya berdampak secara ekonomi, namun juga memberi motivasi moral bagi para pelajar dan keluarga mereka. Bagi sebagian keluarga, bantuan semacam ini bisa menjadi penyemangat agar anak-anak mereka tetap semangat dalam menempuh pendidikan, meski kondisi ekonomi sedang tidak menentu. Bantuan ini pun menjadi simbol harapan bahwa mereka tidak sendirian dalam perjuangan meraih masa depan. BAZNAS Kota Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dalam menyebarkan kebaikan. Melalui zakat, infaq, dan sedekah, kita bisa menjadi bagian dari perubahan positif yang membawa manfaat luas bagi sesama. Semoga semangat Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah ini menginspirasi kita semua untuk terus melakukan hijrah menuju kebaikan. Mari awali tahun ini dengan semangat berbagi, menguatkan langkah, dan menyemai harapan bagi generasi masa depan.
BERITA08/07/2025 | Hasan
Mahasiswa STIS Hidayatullah Laksanakan Studi Lapangan di BAZNAS Kota Balikpapan
Mahasiswa STIS Hidayatullah Laksanakan Studi Lapangan di BAZNAS Kota Balikpapan
Balikpapan — BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dan literasi zakat di kalangan generasi muda. Kali ini, BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan studi lapangan dari para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah Balikpapan. Kegiatan yang berlangsung di Aula BAZNAS Kota Balikpapan tersebut menjadi bagian dari program pembelajaran mahasiswa STIS dalam memahami tata kelola zakat secara langsung di lembaga resmi. Mahasiswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara informatif dan edukatif. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan berharap agar kegiatan tersebut dapat membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya pengelolaan zakat secara profesional, amanah, dan transparan. "Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa STIS Hidayatullah dalam studi lapangan ini. Kegiatan ini menjadi jembatan penting antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dan praktik lapangan dalam dunia nyata, khususnya dalam pengelolaan zakat dan dana sosial keagamaan lainnya," ujar beliau. Ust. Rosyid juga memperkenalkan struktur dan peran BAZNAS Kota Balikpapan sebagai lembaga resmi pemerintah yang memiliki mandat untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara efektif. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan muzakki dan amanah mustahik dalam seluruh proses kerja BAZNAS. Selain sambutan dari Ketua BAZNAS, acara juga diisi dengan paparan materi dari para pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan. Drs. HM Jailani, MSI, selaku Wakil Ketua IV, memberikan gambaran umum tentang manajemen dan pelaporan program-program yang dijalankan BAZNAS, termasuk strategi komunikasi dan publikasi yang bertanggung jawab. "Kami tidak hanya mengelola dana zakat, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang manfaat dan urgensi zakat dalam membangun kesejahteraan umat. Transparansi dan akuntabilitas adalah pilar penting dalam kerja kami," jelas Drs. HM Jailani. Sementara itu, Bapak Anwar Pinem selaku Wakil Ketua II turut memaparkan mekanisme pendistribusian dana zakat, termasuk bagaimana BAZNAS menyalurkan dana kepada mustahik melalui program-program unggulan seperti bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan sosial kemanusiaan. Mahasiswa juga diajak berkeliling melihat unit kerja BAZNAS, serta berdiskusi langsung dengan para pengelola program. Suasana akrab dan penuh semangat mewarnai kegiatan yang berlangsung selama beberapa jam ini. Melalui kegiatan studi lapangan ini, para mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman empiris yang dapat memperkuat pemahaman mereka dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berbasis syariah dan manajemen modern. Tak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk turut berperan aktif dalam dakwah sosial dan pemberdayaan umat di masa mendatang. BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan guna menumbuhkan generasi muda yang sadar zakat dan peduli terhadap sesama. Sebagaimana slogan yang selalu digaungkan: Cahaya Zakat — Keajaiban Muzaki dan Mustahik, sinergi inilah yang akan menguatkan gerakan zakat sebagai kekuatan sosial umat.
BERITA07/07/2025 | Hasan
Kolaborasi Penanganan Pascabencana: BAZNAS Balikpapan Hadiri Rapat Koordinasi
Kolaborasi Penanganan Pascabencana: BAZNAS Balikpapan Hadiri Rapat Koordinasi
Dalam upaya meningkatkan efektivitas penanganan pascabencana di wilayah Balikpapan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Penanganan Pascabencana yang digelar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan berbagai instansi pemerintah terkait. Kegiatan yang berlangsung pada 25 Juni 2025 ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dampak bencana secara komprehensif. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd.I., M.Pd, yang secara langsung menyampaikan pandangan dan komitmen BAZNAS dalam mendukung proses pemulihan pascabencana melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah secara optimal. “Zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, namun juga menjadi solusi sosial dalam kondisi darurat maupun pemulihan pasca musibah. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan mampu memulihkan kehidupan para penyintas bencana secara berkelanjutan,” ungkap Ust. Abdul Rosyid dalam sambutannya. Rapat koordinasi ini menyoroti berbagai aspek penting, mulai dari kesiapsiagaan, data kebencanaan, distribusi bantuan, hingga peran strategis masing-masing lembaga dalam mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Hadirnya BAZNAS dalam forum ini menjadi bentuk nyata dari komitmen lembaga zakat sebagai bagian dari solusi penanganan bencana yang humanis dan terstruktur. BPBD Kota Balikpapan sendiri mengapresiasi kehadiran dan kontribusi BAZNAS selama ini, khususnya dalam merespons situasi darurat dengan cepat melalui bantuan logistik, santunan, dan dukungan sosial kepada masyarakat terdampak. Dalam beberapa kejadian bencana lokal, BAZNAS Balikpapan terbukti sigap menyalurkan bantuan seperti sembako, perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban bencana, hingga bantuan pemulihan ekonomi mikro. Kolaborasi antara BAZNAS dan instansi pemerintah juga membuka peluang untuk menyusun program-program jangka panjang dalam menghadapi bencana, tidak hanya reaktif tetapi juga preventif. Misalnya, edukasi kesiapsiagaan kepada masyarakat, pelatihan relawan, hingga pembangunan sistem tanggap bencana berbasis komunitas dengan dukungan dana zakat. Dengan semangat "Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik", BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengelola dana umat untuk kebermanfaatan yang lebih luas. Rapat koordinasi ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara lembaga zakat dan pemerintah dapat membangun kekuatan sosial yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam maupun non-alam. Melalui rapat ini, semua pihak berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi demi mewujudkan Balikpapan yang tanggap bencana dan pulih lebih cepat.
BERITA25/06/2025 | Hasan
Motor Sayur Binaan Zakat: Dari Penerima Manfaat Menjadi Pelaku Usaha Mandiri
Motor Sayur Binaan Zakat: Dari Penerima Manfaat Menjadi Pelaku Usaha Mandiri
Kemarin, mereka datang dengan harapan. Kini, mereka hadir membawa kisah dan bukti nyata sebuah perubahan. Momen silaturahmi dan monitoring program Motor Sayur Binaan Zakat oleh BAZNAS Kota Balikpapan menjadi ajang penuh haru, syukur, dan kebanggaan. Sebanyak 20 orang penerima manfaat kembali berkumpul, namun kali ini dengan cerita yang berbeda. Dulu mereka datang sebagai penerima bantuan berupa motor sayur, rombong dagang, dan modal usaha. Hari ini, mereka hadir sebagai pelaku usaha yang telah berkembang, yang menjadikan bantuan itu sebagai pijakan untuk bangkit dan mandiri. Program Motor Sayur Binaan Zakat ini bukan sekadar bantuan sesaat. Ini adalah bentuk ikhtiar jangka panjang untuk mengangkat ekonomi umat, khususnya masyarakat kecil yang terdampak secara ekonomi. Bantuan yang diberikan meliputi kendaraan roda dua lengkap dengan rombong dagang, serta modal usaha awal agar para penerima manfaat dapat langsung memulai usaha menjajakan sayur keliling di lingkungan sekitarnya. Silaturahmi yang digelar ini menjadi ruang berbagi pengalaman antara sesama penerima manfaat. Mereka saling bertukar cerita, strategi, dan semangat. Salah satu dari mereka, salah satu penerima manfaat, menceritakan bagaimana awalnya ia tidak yakin bisa menjalankan usaha ini. Namun dengan tekad dan dukungan keluarga, ia kini memiliki pelanggan tetap dan penghasilan harian yang stabil. “Awalnya saya hanya ingin bertahan hidup. Tapi sekarang, saya merasa hidup saya jauh lebih berarti,” ungkapnya. BAZNAS Kota Balikpapan juga melakukan monitoring terhadap perkembangan usaha para penerima manfaat. Tim turun langsung untuk mendengar laporan, melihat motor yang digunakan, kondisi rombong, serta memastikan bahwa modal usaha benar-benar dikelola secara produktif. Monitoring ini penting agar program terus tepat sasaran dan memberikan dampak berkelanjutan. Tidak sedikit penerima manfaat yang kini telah memiliki tambahan dagangan, memperluas rute jualan, bahkan mampu menabung dari hasil usahanya. Mereka bukan hanya keluar dari jerat kesulitan ekonomi, tetapi juga tumbuh menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitarnya. Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga alat transformasi sosial. Dari tangan para muzaki (pemberi zakat), tersalurkan amanah yang menghidupkan kembali harapan para mustahik (penerima zakat). ???? Alhamdulillah, zakat kalian nyata manfaatnya. BAZNAS Kota Balikpapan mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui lembaga ini. Semoga setiap rupiah yang disalurkan menjadi amal jariyah yang tak putus. Dan bagi para penerima manfaat, semoga usaha yang dijalani terus diberkahi dan menjadi jalan rezeki yang halal, berkah, dan berlimpah. Zakat bukan hanya tentang memberi. Zakat adalah tentang menyambung harapan. Dan hari ini, harapan itu sedang tumbuh subur di balik rombong-rombong sayur yang menghidupi keluarga-keluarga penuh semangat.
BERITA19/06/2025 | Hasan
Zakat: Kebaikan yang Mengalir, Harapan yang Menguatkan
Zakat: Kebaikan yang Mengalir, Harapan yang Menguatkan
Zakat bukan sekadar kewajiban ibadah tahunan. Ia adalah bentuk nyata kepedulian sosial yang mendalam, jembatan antara kelebihan dan kekurangan, serta penguat solidaritas umat. Di tengah berbagai tantangan sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat, zakat menjadi solusi yang tidak hanya spiritual, tetapi juga sangat relevan secara sosial dan kemanusiaan. Sebagai umat muslim, kita diajarkan bahwa di dalam setiap rezeki yang kita terima, ada hak orang lain yang harus ditunaikan. Zakat adalah salah satu cara paling nyata untuk memastikan bahwa harta yang kita miliki tidak hanya mengalir untuk diri sendiri, tetapi juga membawa manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Dari anak yatim, dhuafa, hingga pelaku usaha kecil yang ingin bangkit, zakat menjadi secercah harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Melalui BAZNAS Kota Balikpapan, semangat berbagi ini kini semakin mudah diwujudkan. Dengan layanan zakat yang modern, amanah, dan terpercaya, masyarakat dapat menunaikan zakat secara cepat dan tepat sasaran. Informasi rekening zakat yang jelas, konfirmasi yang langsung melalui WhatsApp, serta pendekatan profesional menjadikan BAZNAS sebagai mitra ideal dalam menyalurkan kebaikan. Poster kampanye zakat yang saya desain ini tidak hanya sekadar visual. Di balik pilihan warna hijau yang menenangkan, elemen islami yang lembut, dan tipografi yang tegas, tersimpan pesan kuat bahwa zakat adalah kebaikan yang harus terus digaungkan. Kalimat sederhana “Sebagian harta Anda adalah milik mereka” adalah pengingat halus namun dalam — bahwa zakat bukan tentang kehilangan, tapi tentang menunaikan amanah. Di era digital ini, keterlibatan kita sebagai profesional tidak hanya sebatas pekerjaan harian, tetapi juga bagaimana kita bisa ikut serta membangun masyarakat yang peduli. Mengunggah, membagikan, atau bahkan sekadar menyebarluaskan informasi zakat adalah bentuk kontribusi nyata. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bersama. Bahwa sekecil apa pun kontribusi kita, ketika dilakukan dengan niat yang tulus dan saluran yang tepat, akan memberi dampak besar bagi yang membutuhkan. Dan zakat, adalah salah satu jalan terbaik untuk itu. ???? Rekening Zakat: 3002005009 (BSI / Mandiri Syariah) ???? Konfirmasi Zakat: 0811 5994 414 ???? Website: baznasbalikpapan.baznas.go.id
BERITA18/06/2025 | Hasan
Sinergi Dinas Pangan dan BAZNAS Kota Balikpapan dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Umat
Sinergi Dinas Pangan dan BAZNAS Kota Balikpapan dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Umat
Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menggelar pertemuan strategis bersama Dinas Pangan Kota Balikpapan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan, dihadiri oleh pimpinan kedua lembaga serta jajaran staf yang terlibat langsung dalam program pemberdayaan masyarakat. Foto dokumentasi menunjukkan suasana kebersamaan dan semangat kolaboratif antara kedua instansi. Ketua Dinas Pangan Kota Balikpapan hadir secara langsung dan diterima hangat oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan beserta jajaran pengurus. Pertemuan ini menandai komitmen bersama dalam merancang program-program yang bersifat integratif antara bantuan zakat dan pemberdayaan pangan lokal. Salah satu poin utama yang dibahas adalah potensi sinergi dalam pemanfaatan zakat produktif untuk mendukung petani lokal dan pelaku usaha pangan kecil di Balikpapan. Dengan memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS berharap dapat memberikan dukungan langsung berupa bantuan alat pertanian, modal usaha, maupun pelatihan kewirausahaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang tergolong mustahik. Di sisi lain, Dinas Pangan menyambut baik ajakan kerja sama ini. Dalam paparannya, Ketua Dinas Pangan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi berbagai tantangan pangan yang dihadapi masyarakat perkotaan. Salah satunya adalah ketersediaan bahan pokok yang terjangkau, serta peningkatan kualitas gizi keluarga melalui program pangan berbasis lokal. Pertemuan ini juga menjadi ajang untuk berbagi data dan informasi lapangan, di mana kedua pihak sepakat untuk memperkuat basis data penerima manfaat dan menyelaraskan indikator keberhasilan program. Ini diharapkan dapat meminimalisir tumpang tindih bantuan serta memastikan bahwa setiap bantuan tepat sasaran dan berdampak jangka panjang. Lebih dari sekadar rapat koordinasi, pertemuan ini menunjukkan semangat sinergi antara lembaga pemerintah dan lembaga keagamaan dalam menghadapi isu strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak hanya fokus pada pengumpulan zakat, tetapi juga ingin menjadi motor perubahan sosial dan ekonomi umat melalui program-program yang menyentuh akar permasalahan. Di akhir pertemuan, kedua pihak menyatakan kesiapannya untuk menandatangani nota kesepahaman dalam waktu dekat. Hal ini akan menjadi dasar hukum dan administratif bagi implementasi program-program gabungan di lapangan. Harapannya, kerja sama ini menjadi model bagi kota lain dalam membangun ketahanan sosial melalui kekuatan sinergi. Melalui langkah konkret seperti ini, Kota Balikpapan menunjukkan keseriusannya dalam menjawab tantangan zaman dengan kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat sebagai penerima dan pelaku perubahan, semangat zakat dan ketahanan pangan dapat berjalan berdampingan menuju Balikpapan yang lebih sejahtera.
BERITA17/06/2025 | Hasan
Penyerahan Dana Operasional Program Kurban BAZNAS Kota Balikpapan
Penyerahan Dana Operasional Program Kurban BAZNAS Kota Balikpapan
Alhamdulillah, pada momen Idul Adha 1446 H, BAZNAS Kota Balikpapan kembali menyalurkan Dana Operasional Program Kurban sebagai bentuk dukungan nyata bagi para penerima yang mengikuti program ini. Acara penyerahan langsung berupa tunai berlangsung penuh kehangatan di kantor BAZNAS Balikpapan. Idul Adha tidak hanya soal penyembelihan hewan, melainkan momentum kebersamaan dan kepedulian sosial. Setiap tahun, antusiasme masyarakat Balikpapan dalam berkurban terus bertumbuh. Namun tak dapat dipungkiri, biaya operasional sering menjadi kendala. Menjawab hal ini, BAZNAS Kota Balikpapan menghadirkan program yang memastikan setiap niat baik dapat terlaksana dengan lancar, tanpa hambatan teknis maupun finansial. Ke depan, BAZNAS Kota Balikpapan bertekad memantapkan program ini dengan mengoptimalkan pendaftaran online, memperluas cakupan subsidi, dan meningkatkan kapasitas relawan. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang dapat berkurban tanpa khawatir biaya operasional, sekaligus semakin banyak mustahik merasakan keberkahan daging kurban.
BERITA12/06/2025 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan 121 Beasiswa: Wujud Nyata Kepedulian Sosial dalam Dunia Pendidikan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan 121 Beasiswa: Wujud Nyata Kepedulian Sosial dalam Dunia Pendidikan
Balikpapan — Dalam upaya berkelanjutan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali melaksanakan program unggulan berupa penyaluran beasiswa kepada para mustahik. Kali ini, sebanyak 121 beasiswa telah disalurkan sebagai bagian dari program rutin bulanan yang menyasar sektor pendidikan, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Penyaluran ini menjadi bukti komitmen BAZNAS Balikpapan dalam mendukung kemajuan pendidikan serta memberdayakan generasi muda yang memiliki keterbatasan ekonomi namun berpotensi untuk berkembang. Program ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki (pemberi zakat). Cahaya Zakat, Keajaiban Harapan Mustahik Mengusung slogan “Cahaya Zakat, Keajaiban Harapan Mustahik”, BAZNAS Kota Balikpapan menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga sarana membangkitkan harapan baru bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan. Melalui distribusi yang terencana dan tepat sasaran, dana zakat digunakan secara produktif untuk membuka jalan masa depan, khususnya di sektor pendidikan. Sektor pendidikan dipilih karena diyakini sebagai fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Dengan memberikan beasiswa, BAZNAS turut berperan aktif dalam menciptakan generasi yang cerdas, mandiri, dan memiliki integritas. Beasiswa ini diberikan kepada siswa-siswi dari berbagai tingkatan pendidikan yang dinilai layak berdasarkan kondisi sosial-ekonomi keluarga mereka. Proses Penyaluran yang Transparan dan Tepat Sasaran BAZNAS Kota Balikpapan menerapkan proses seleksi dan verifikasi yang ketat untuk memastikan bahwa beasiswa disalurkan kepada penerima yang benar-benar membutuhkan. Calon penerima diwajibkan untuk melengkapi persyaratan administratif dan menjalani proses survei lapangan guna memastikan keabsahan data yang diberikan. Dalam dokumentasi visual yang ditampilkan pada poster resmi, tampak suasana penyerahan beasiswa yang berlangsung secara langsung di kantor BAZNAS. Prosesnya dilakukan dengan penuh kesederhanaan namun tetap khidmat. Para penerima beasiswa datang dengan harapan baru, sementara para petugas BAZNAS dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab melayani mereka. Penyaluran ini bukan hanya sekadar kegiatan administratif, tetapi juga menjadi momen yang sarat makna kemanusiaan. Setiap tangan yang menerima beasiswa adalah tangan-tangan penuh harapan, dan setiap tangan yang menyalurkan adalah wujud nyata dari kepedulian dan amanah sosial. Dampak Langsung bagi Penerima Bagi para penerima, bantuan beasiswa ini memiliki arti yang sangat besar. Di tengah kesulitan ekonomi yang melanda sebagian masyarakat, terlebih pasca pandemi, banyak orang tua yang kesulitan membiayai pendidikan anak-anak mereka. Beasiswa dari BAZNAS menjadi solusi yang tepat guna menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak mustahik. Banyak siswa yang mengungkapkan rasa syukur dan semangat baru setelah menerima bantuan. Beberapa di antaranya bahkan menyatakan bahwa beasiswa ini akan digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah, membayar uang sekolah yang tertunggak, atau membantu kebutuhan harian mereka dalam proses belajar. Hal ini menunjukkan bahwa zakat benar-benar dapat menjadi instrumen strategis untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat kurang mampu, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam menatap masa depan. Kolaborasi dan Dukungan Muzaki Program penyaluran beasiswa ini tidak akan berjalan tanpa dukungan dari para muzaki yang dengan penuh kesadaran menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Oleh karena itu, BAZNAS juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program ini. Dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, BAZNAS senantiasa mempublikasikan laporan kegiatan dan dokumentasi secara terbuka. Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan publik serta menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut serta menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi. Harapan ke Depan: Pendidikan Lebih Merata Melalui program seperti ini, BAZNAS berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat zakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Penyaluran beasiswa yang dilakukan setiap bulan menjadi bagian dari strategi besar untuk menciptakan keadilan sosial dan pemerataan akses pendidikan di Kota Balikpapan. BAZNAS juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik individu maupun lembaga, untuk berkolaborasi dalam membangun ekosistem zakat yang lebih produktif. Dengan bersinergi, potensi zakat di Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menyejahterakan umat dan memajukan bangsa. Penutup Penyaluran 121 beasiswa oleh BAZNAS Kota Balikpapan bukan hanya tentang angka, tetapi tentang harapan yang dinyalakan kembali, tentang semangat belajar yang dikuatkan, dan tentang masa depan yang dibangun dari kebaikan bersama. Semoga langkah ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk turut mengedepankan semangat zakat yang tidak hanya menolong, tetapi juga memberdayakan.
BERITA11/06/2025 | Hasan
Berjualan Sekaligus Berbagi, Mitra BAZNAS Sampang Raup Keuntungan Lebih
Berjualan Sekaligus Berbagi, Mitra BAZNAS Sampang Raup Keuntungan Lebih
ina Sufianti, warga Jalan Pemuda Baru, Kelurahan Rong Tengah, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu pelaku usaha binaan BAZNAS melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Sampang. Perempuan kelahiran 1995 itu sehari-hari berjualan bakso dan sempol di halaman sebuah pondok pesantren putri di wilayah tersebut. Dalam aktivitasnya berjualan, Rina turut berbagi dengan para santri. Ia kerap memberikan bonus sebesar Rp1.000 serta membolehkan pembeli menambah makanan sesuai selera, bahkan membayar di kemudian hari. Kebiasaan berbagi tersebut menjadi ciri khas usahanya sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Modal usaha yang ia gunakan diperoleh dari program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Sejak mendapat dukungan dari BAZNAS, pendapatannya mengalami peningkatan signifikan. Sebelum menerima bantuan, keuntungan bersih per hari berkisar Rp200.000, namun kini meningkat menjadi Rp350.000–Rp400.000. Rina juga mulai menambah variasi jualan seperti cimol dan gorengan. Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik melalui permodalan, pelatihan usaha, dan pendampingan berkelanjutan. Program ini menyasar masyarakat prasejahtera di perdesaan untuk menjadi pelaku usaha yang mandiri dan produktif. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya membantu secara ekonomi, namun juga mendorong tumbuhnya semangat berbagi dan keberkahan dalam usaha yang dijalankan para mustahik.
BERITA06/06/2025 | Izar
Penyaluran Bantuan Konsumtif Dhuafa oleh BAZNAS Kota Balikpapan
Penyaluran Bantuan Konsumtif Dhuafa oleh BAZNAS Kota Balikpapan
Balikpapan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menyalurkan Bantuan Konsumtif Dhuafa berupa uang tunai sebesar Rp500.000 kepada warga yang membutuhkan. Dalam proses penyaluran kali ini, hampir seluruh penerima telah mendapatkan bantuannya. Namun, terdapat dua orang lansia yang belum sempat mengambil bantuan secara langsung karena faktor usia dan keterbatasan mobilitas. Mengatasi hal tersebut, tim BAZNAS Balikpapan melakukan inisiatif jemput bola dengan mendatangi langsung kediaman penerima. Bantuan diserahkan secara langsung kepada: Ibu (N.I.), 73 tahun, warga Kelurahan Gunung Sari Ilir Bapak (M.H.), 70 tahun, warga Kelurahan Karang Rejo Langkah ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS untuk memastikan bahwa setiap penerima manfaat tetap mendapatkan haknya dengan layak dan manusiawi. "Karena faktor usia, penerima tidak dapat mengambil bantuan secara langsung, sehingga tim kami mengantarkan bantuan tunai langsung kepada yang bersangkutan," demikian disampaikan oleh tim pelaksana di lapangan. BAZNAS Kota Balikpapan terus berupaya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki dengan amanah, transparan, dan tepat sasaran. Diharapkan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para lansia dhuafa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
BERITA26/05/2025 | Hasan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Balikpapan.

Lihat Daftar Rekening →