WhatsApp Icon
Pererat Sinergi, Forum Zakat Balikpapan Bersilaturahmi dengan Ketua BAZNAS Kota Balikpapan

BALIKPAPAN — Perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang tergabung dalam Forum Zakat Balikpapan melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan. Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan didampingi oleh Wakil Ketua IV. Silaturahmi ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara sesama pengelola zakat di Kota Balikpapan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara BAZNAS dan lembaga amil zakat. Hubungan yang baik antarlembaga merupakan modal penting dalam menghadirkan pelayanan zakat yang semakin bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mendukung kepedulian sosial di Kota Balikpapan.

Sebagai lembaga yang sama-sama bergerak dalam pengelolaan dana umat, BAZNAS dan LAZ memiliki peran penting dalam menghubungkan kebaikan para muzaki dengan kebutuhan mustahik. Peran tersebut membutuhkan komunikasi yang terjaga agar setiap lembaga dapat saling memahami, berbagi pengalaman, serta mengenali tantangan pelayanan yang dihadapi di lapangan.

Silaturahmi juga memiliki makna lebih luas daripada sekadar pertemuan antarpengurus. Melalui hubungan yang terbangun, semangat kebersamaan dapat terus dirawat sehingga pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada kegiatan masing-masing lembaga, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Dalam konteks Kota Balikpapan, keberadaan berbagai lembaga pengelola zakat merupakan potensi untuk memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah. Potensi tersebut dapat semakin berkembang apabila disertai sikap saling mendukung, keterbukaan komunikasi, serta penghormatan terhadap peran dan tanggung jawab setiap lembaga.

Kehadiran Wakil Ketua IV mendampingi Ketua BAZNAS Kota Balikpapan turut melengkapi pertemuan dengan perwakilan Forum Zakat Balikpapan. Pertemuan ini menjadi sarana untuk menjaga hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat semangat pelayanan kepada umat melalui interaksi langsung antara para pengelola zakat.

Penguatan hubungan antarlembaga juga relevan dengan kebutuhan membangun kepercayaan masyarakat. Pengelolaan zakat yang amanah memerlukan tanggung jawab, ketertiban, dan pelayanan yang baik. Karena itu, kebersamaan antarpengelola zakat perlu berjalan seiring dengan komitmen setiap lembaga dalam menjaga kepercayaan yang diberikan oleh para muzaki.

Di sisi lain, kebutuhan mustahik terus menuntut perhatian yang berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi penerima manfaat untuk memperbaiki keadaan. Untuk mendukung tujuan tersebut, hubungan yang erat antarlembaga dapat menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih terarah pada masa mendatang.

Forum Zakat Balikpapan dan BAZNAS Kota Balikpapan memiliki ruang untuk terus menumbuhkan budaya saling belajar. Pengalaman dalam penghimpunan, pelayanan muzaki, maupun pendampingan mustahik dapat menjadi bahan pembelajaran bersama, dengan tetap memperhatikan kewenangan, ketentuan, serta tanggung jawab masing-masing lembaga pengelola zakat.

Melalui silaturahmi ini, harapan terhadap hubungan yang semakin erat antara BAZNAS Kota Balikpapan dan LAZ dalam Forum Zakat Balikpapan terus tumbuh. Komunikasi yang terpelihara diharapkan menjadi awal bagi langkah bersama yang memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan.

Semangat kebersamaan tersebut perlu dijaga melalui hubungan yang berkelanjutan. Dengan menjadikan pelayanan umat sebagai perhatian bersama, silaturahmi antarlembaga pengelola zakat diharapkan dapat mendukung tumbuhnya kepedulian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat zakat yang semakin dirasakan masyarakat Kota Balikpapan.

02/10/2026 | Kontributor: Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Tutup Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV

BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan penutupan dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan dan dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Balikpapan, perwakilan PT Berlian Putra Reksindo, panitia, instruktur, serta seluruh peserta pelatihan.

Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan program pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo. Program ini bertujuan membekali para peserta dengan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta kesiapan mental untuk memasuki dunia kerja, khususnya dalam bidang satuan pengamanan.

Rangkaian penutupan diawali dengan registrasi peserta dan persiapan acara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Direktur PT Berlian Putra Reksindo, serta penyerahan laporan pelatihan secara simbolis kepada Ketua BAZNAS Kota Balikpapan.

Dalam laporan yang disampaikan, para peserta telah mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk membentuk tenaga satuan pengamanan yang kompeten. Pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis pengamanan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, etika, kemampuan berkomunikasi, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada PT Berlian Putra Reksindo, para instruktur, panitia, serta seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga selesai.

Para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ketika memasuki lingkungan kerja. Selesainya pendidikan dasar tersebut bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal untuk membuktikan kemampuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai tenaga satuan pengamanan.

Melalui program ini, BAZNAS Kota Balikpapan berupaya mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan. Bantuan yang disalurkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan melalui program produktif yang dapat meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja bagi mustahik.

Pelatihan kerja menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong kemandirian penerima manfaat. Dengan keterampilan, kompetensi, dan sertifikasi yang dimiliki, peserta diharapkan memperoleh peluang kerja yang lebih baik, meningkatkan penghasilan, serta membantu memenuhi kebutuhan keluarganya secara mandiri.

BAZNAS Kota Balikpapan berharap seluruh lulusan Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV dapat menjadi tenaga pengamanan yang disiplin, berintegritas, santun, tegas, dan profesional. Mereka juga diharapkan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan serta melaksanakan setiap tugas sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Penutupan ini sekaligus menandai selesainya seluruh rangkaian Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para peserta diharapkan siap melangkah menuju dunia kerja dan membangun kehidupan yang lebih mandiri, produktif, serta sejahtera.

19/09/2026 | Kontributor: Hasan
Bekali Peserta Diksar Satpam dengan Nilai Tanggung Jawab dan Profesionalisme

BALIKPAPAN – Wakil Ketua I BAZNAS Kota Balikpapan, Drs. Imam Waros, memberikan pembekalan bertajuk “Tanggung Jawab dan Profesionalisme” kepada peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV, Sabtu, 19 September 2026.

Materi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WITA tersebut menjadi salah satu rangkaian pembinaan yang diberikan kepada peserta sebelum penutupan kegiatan pelatihan. Diksar Satpam Gada Pratama ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo.

Dalam penyampaiannya, Drs. Imam Waros menekankan bahwa tanggung jawab merupakan salah satu karakter utama yang harus dimiliki oleh seorang anggota satuan pengamanan. Seorang petugas keamanan tidak hanya bertugas menjaga lingkungan, tetapi juga memegang kepercayaan besar dalam menciptakan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun tempatnya bekerja.

Tanggung jawab dalam menjalankan tugas harus diwujudkan melalui kedisiplinan, kejujuran, ketegasan, dan kepatuhan terhadap aturan. Setiap pekerjaan yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh serta dapat dipertanggungjawabkan. Peserta juga diingatkan agar tidak menganggap ringan tugas yang dipercayakan karena setiap tindakan petugas keamanan dapat memengaruhi keselamatan orang lain.

Selain tanggung jawab, profesionalisme juga menjadi bekal penting bagi para peserta ketika memasuki dunia kerja. Sikap profesional dapat terlihat dari cara berpakaian, berkomunikasi, melayani masyarakat, menghadapi permasalahan, serta mengambil tindakan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Seorang petugas satuan pengamanan diharapkan mampu mengendalikan emosi dan tetap bersikap tenang ketika menghadapi situasi sulit. Ketegasan dalam bertugas harus disertai sikap santun dan tidak bertindak secara berlebihan. Dengan demikian, petugas keamanan dapat menjalankan perannya secara tepat tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Drs. Imam Waros juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai teori, tetapi diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja.

Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa profesi satuan pengamanan membutuhkan integritas, kesiapan fisik, ketahanan mental, dan komitmen yang kuat. Sertifikat pelatihan menjadi modal awal, sedangkan kualitas kerja akan ditentukan oleh sikap dan konsistensi masing-masing peserta dalam menjalankan tugas.

Program Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian mustahik. Melalui program pemberdayaan berbasis pelatihan kerja, dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerimanya.

BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta mampu memanfaatkan kompetensi yang telah diperoleh untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan perekonomian keluarga, dan menjadi petugas keamanan yang bertanggung jawab serta profesional.

19/09/2026 | Kontributor: Hasan
Syukur
BERITA

Syukur

BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali mengawali rangkaian kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Security dengan tausiyah pagi yang dilaksanakan di Embarkasi Haji Balikpapan, Jumat (18/9/2026). Tausiyah kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Balikpapan, Bapak Drs. H. Samauna, dengan mengangkat tema “Syukur”.

Dalam penyampaiannya, Bapak Drs. H. Samauna menjelaskan bahwa rasa syukur merupakan salah satu sikap penting yang harus senantiasa tertanam dalam diri setiap manusia. Syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui hati yang menyadari nikmat Allah SWT serta tindakan nyata dalam menggunakan nikmat tersebut untuk melakukan berbagai kebaikan.

Menurut beliau, setiap manusia telah menerima begitu banyak nikmat dari Allah SWT, mulai dari kesehatan, kesempatan, pekerjaan, keluarga, hingga kemampuan untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Nikmat tersebut sering kali dianggap biasa, padahal semuanya merupakan karunia besar yang patut disyukuri setiap hari.

“Ketika kita mampu mensyukuri nikmat yang telah diberikan, hati akan menjadi lebih tenang, pikiran lebih positif, dan setiap pekerjaan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan,” pesannya di hadapan para peserta pelatihan.

Beliau juga mengajak seluruh peserta Diksar Security untuk menjadikan rasa syukur sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan. Seorang petugas keamanan tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus memiliki mental yang baik, sikap amanah, kesabaran, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menghargai pekerjaan yang dijalankan.

Pekerjaan yang dilakukan dengan rasa syukur akan melahirkan semangat, ketulusan, dan tanggung jawab. Sebaliknya, apabila seseorang terus melihat kekurangan tanpa mensyukuri apa yang telah dimiliki, maka pekerjaan dapat terasa berat dan mudah menimbulkan keluhan.

Melalui tausiyah tersebut, para peserta juga diingatkan agar tidak membandingkan nikmat yang dimiliki dengan kehidupan orang lain. Setiap manusia memiliki perjalanan, ujian, dan rezekinya masing-masing. Oleh karena itu, hal yang paling utama adalah terus berusaha, memperbaiki diri, dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya.

Kegiatan tausiyah pagi ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual dalam pelaksanaan pelatihan Diksar Security yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Pembinaan tersebut diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara peningkatan kemampuan, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh peserta.

Dengan memahami pentingnya syukur, para peserta diharapkan mampu menjalani rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, serta menjadikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk bekerja secara profesional dan amanah.

BAZNAS Kota Balikpapan melalui kegiatan ini terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan keterampilan kerja, tetapi juga membangun pribadi yang berkarakter, tangguh, dan memiliki nilai spiritual dalam menjalankan setiap tanggung jawabnya.

18/09/2026 | Kontributor: Hasan
Ketua BAZNAS Balikpapan Sampaikan Materi “Hidup Adalah Ujian

BALIKPAPAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd., memberikan materi bertajuk “Hidup Adalah Ujian” dalam kegiatan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan IV, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kota Balikpapan tersebut diikuti oleh para peserta dengan penuh perhatian dan antusias. Dalam penyampaian materinya, Ust. Abdul Rosyid Bustomi mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi ujian dalam perjalanan hidupnya. Ujian tersebut dapat hadir dalam berbagai bentuk, baik berupa kesulitan, keterbatasan, tanggung jawab, maupun kesenangan yang diberikan oleh Allah SWT.

Menurutnya, ujian kehidupan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Sebaliknya, setiap ujian perlu dihadapi dengan kesabaran, keikhlasan, usaha yang sungguh-sungguh, dan keyakinan kepada Allah SWT. Melalui ujian, seseorang dapat belajar menjadi pribadi yang lebih kuat, dewasa, disiplin, serta mampu mengambil hikmah dari setiap keadaan.

“Hidup adalah rangkaian ujian. Bukan hanya kesulitan yang menjadi ujian, tetapi kesehatan, pekerjaan, jabatan, dan rezeki juga merupakan ujian. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban,” pesan Ust. Abdul Rosyid Bustomi kepada para peserta.

Ia juga mengingatkan bahwa profesi sebagai satuan pengamanan memiliki tanggung jawab yang besar. Seorang petugas keamanan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus mempunyai mental yang kuat, sikap disiplin, kejujuran, serta integritas dalam menjalankan tugas.

Dalam kondisi tertentu, seorang petugas keamanan dapat berhadapan dengan tekanan, konflik, maupun situasi yang membutuhkan keputusan cepat. Oleh karena itu, nilai-nilai keimanan dan akhlak menjadi landasan penting agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara profesional, amanah, dan bertanggung jawab.

Ust. Abdul Rosyid Bustomi turut mengajak para peserta agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan maupun kesulitan. Setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari pembentukan karakter. Kerja keras yang disertai doa dan niat baik diyakini akan membawa seseorang menuju hasil terbaik sesuai ketetapan Allah SWT.

Materi tersebut juga menjadi pengingat agar para peserta senantiasa mensyukuri kesempatan mengikuti pelatihan. Ilmu, pengalaman, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja.

Melalui penyampaian materi bertema “Hidup Adalah Ujian”, BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta tidak hanya tumbuh menjadi tenaga satuan pengamanan yang terampil, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, amanah, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Para peserta mengikuti materi hingga selesai serta memperoleh motivasi untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, dan menghadapi setiap ujian kehidupan dengan sikap sabar, optimistis, serta penuh tanggung jawab.

17/09/2026 | Kontributor: Hasan

Berita Terbaru

Pererat Sinergi, Forum Zakat Balikpapan Bersilaturahmi dengan Ketua BAZNAS Kota Balikpapan
Pererat Sinergi, Forum Zakat Balikpapan Bersilaturahmi dengan Ketua BAZNAS Kota Balikpapan
BALIKPAPAN — Perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang tergabung dalam Forum Zakat Balikpapan melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan. Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Balikpapan didampingi oleh Wakil Ketua IV. Silaturahmi ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara sesama pengelola zakat di Kota Balikpapan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara BAZNAS dan lembaga amil zakat. Hubungan yang baik antarlembaga merupakan modal penting dalam menghadirkan pelayanan zakat yang semakin bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mendukung kepedulian sosial di Kota Balikpapan. Sebagai lembaga yang sama-sama bergerak dalam pengelolaan dana umat, BAZNAS dan LAZ memiliki peran penting dalam menghubungkan kebaikan para muzaki dengan kebutuhan mustahik. Peran tersebut membutuhkan komunikasi yang terjaga agar setiap lembaga dapat saling memahami, berbagi pengalaman, serta mengenali tantangan pelayanan yang dihadapi di lapangan. Silaturahmi juga memiliki makna lebih luas daripada sekadar pertemuan antarpengurus. Melalui hubungan yang terbangun, semangat kebersamaan dapat terus dirawat sehingga pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada kegiatan masing-masing lembaga, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Dalam konteks Kota Balikpapan, keberadaan berbagai lembaga pengelola zakat merupakan potensi untuk memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah. Potensi tersebut dapat semakin berkembang apabila disertai sikap saling mendukung, keterbukaan komunikasi, serta penghormatan terhadap peran dan tanggung jawab setiap lembaga. Kehadiran Wakil Ketua IV mendampingi Ketua BAZNAS Kota Balikpapan turut melengkapi pertemuan dengan perwakilan Forum Zakat Balikpapan. Pertemuan ini menjadi sarana untuk menjaga hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat semangat pelayanan kepada umat melalui interaksi langsung antara para pengelola zakat. Penguatan hubungan antarlembaga juga relevan dengan kebutuhan membangun kepercayaan masyarakat. Pengelolaan zakat yang amanah memerlukan tanggung jawab, ketertiban, dan pelayanan yang baik. Karena itu, kebersamaan antarpengelola zakat perlu berjalan seiring dengan komitmen setiap lembaga dalam menjaga kepercayaan yang diberikan oleh para muzaki. Di sisi lain, kebutuhan mustahik terus menuntut perhatian yang berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi penerima manfaat untuk memperbaiki keadaan. Untuk mendukung tujuan tersebut, hubungan yang erat antarlembaga dapat menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih terarah pada masa mendatang. Forum Zakat Balikpapan dan BAZNAS Kota Balikpapan memiliki ruang untuk terus menumbuhkan budaya saling belajar. Pengalaman dalam penghimpunan, pelayanan muzaki, maupun pendampingan mustahik dapat menjadi bahan pembelajaran bersama, dengan tetap memperhatikan kewenangan, ketentuan, serta tanggung jawab masing-masing lembaga pengelola zakat. Melalui silaturahmi ini, harapan terhadap hubungan yang semakin erat antara BAZNAS Kota Balikpapan dan LAZ dalam Forum Zakat Balikpapan terus tumbuh. Komunikasi yang terpelihara diharapkan menjadi awal bagi langkah bersama yang memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat kebersamaan tersebut perlu dijaga melalui hubungan yang berkelanjutan. Dengan menjadikan pelayanan umat sebagai perhatian bersama, silaturahmi antarlembaga pengelola zakat diharapkan dapat mendukung tumbuhnya kepedulian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat zakat yang semakin dirasakan masyarakat Kota Balikpapan.
BERITA02/10/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Tutup Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV
BAZNAS Kota Balikpapan Tutup Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan penutupan dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan dan dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Balikpapan, perwakilan PT Berlian Putra Reksindo, panitia, instruktur, serta seluruh peserta pelatihan. Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan program pemberdayaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo. Program ini bertujuan membekali para peserta dengan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta kesiapan mental untuk memasuki dunia kerja, khususnya dalam bidang satuan pengamanan. Rangkaian penutupan diawali dengan registrasi peserta dan persiapan acara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Direktur PT Berlian Putra Reksindo, serta penyerahan laporan pelatihan secara simbolis kepada Ketua BAZNAS Kota Balikpapan. Dalam laporan yang disampaikan, para peserta telah mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk membentuk tenaga satuan pengamanan yang kompeten. Pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis pengamanan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, etika, kemampuan berkomunikasi, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada PT Berlian Putra Reksindo, para instruktur, panitia, serta seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga selesai. Para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ketika memasuki lingkungan kerja. Selesainya pendidikan dasar tersebut bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal untuk membuktikan kemampuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai tenaga satuan pengamanan. Melalui program ini, BAZNAS Kota Balikpapan berupaya mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan. Bantuan yang disalurkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan melalui program produktif yang dapat meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja bagi mustahik. Pelatihan kerja menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong kemandirian penerima manfaat. Dengan keterampilan, kompetensi, dan sertifikasi yang dimiliki, peserta diharapkan memperoleh peluang kerja yang lebih baik, meningkatkan penghasilan, serta membantu memenuhi kebutuhan keluarganya secara mandiri. BAZNAS Kota Balikpapan berharap seluruh lulusan Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV dapat menjadi tenaga pengamanan yang disiplin, berintegritas, santun, tegas, dan profesional. Mereka juga diharapkan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan serta melaksanakan setiap tugas sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Penutupan ini sekaligus menandai selesainya seluruh rangkaian Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV. Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para peserta diharapkan siap melangkah menuju dunia kerja dan membangun kehidupan yang lebih mandiri, produktif, serta sejahtera.
BERITA19/09/2026 | Hasan
Bekali Peserta Diksar Satpam dengan Nilai Tanggung Jawab dan Profesionalisme
Bekali Peserta Diksar Satpam dengan Nilai Tanggung Jawab dan Profesionalisme
BALIKPAPAN – Wakil Ketua I BAZNAS Kota Balikpapan, Drs. Imam Waros, memberikan pembekalan bertajuk “Tanggung Jawab dan Profesionalisme” kepada peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Angkatan IV, Sabtu, 19 September 2026. Materi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WITA tersebut menjadi salah satu rangkaian pembinaan yang diberikan kepada peserta sebelum penutupan kegiatan pelatihan. Diksar Satpam Gada Pratama ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan bekerja sama dengan PT Berlian Putra Reksindo. Dalam penyampaiannya, Drs. Imam Waros menekankan bahwa tanggung jawab merupakan salah satu karakter utama yang harus dimiliki oleh seorang anggota satuan pengamanan. Seorang petugas keamanan tidak hanya bertugas menjaga lingkungan, tetapi juga memegang kepercayaan besar dalam menciptakan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun tempatnya bekerja. Tanggung jawab dalam menjalankan tugas harus diwujudkan melalui kedisiplinan, kejujuran, ketegasan, dan kepatuhan terhadap aturan. Setiap pekerjaan yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh serta dapat dipertanggungjawabkan. Peserta juga diingatkan agar tidak menganggap ringan tugas yang dipercayakan karena setiap tindakan petugas keamanan dapat memengaruhi keselamatan orang lain. Selain tanggung jawab, profesionalisme juga menjadi bekal penting bagi para peserta ketika memasuki dunia kerja. Sikap profesional dapat terlihat dari cara berpakaian, berkomunikasi, melayani masyarakat, menghadapi permasalahan, serta mengambil tindakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Seorang petugas satuan pengamanan diharapkan mampu mengendalikan emosi dan tetap bersikap tenang ketika menghadapi situasi sulit. Ketegasan dalam bertugas harus disertai sikap santun dan tidak bertindak secara berlebihan. Dengan demikian, petugas keamanan dapat menjalankan perannya secara tepat tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Drs. Imam Waros juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai teori, tetapi diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja. Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa profesi satuan pengamanan membutuhkan integritas, kesiapan fisik, ketahanan mental, dan komitmen yang kuat. Sertifikat pelatihan menjadi modal awal, sedangkan kualitas kerja akan ditentukan oleh sikap dan konsistensi masing-masing peserta dalam menjalankan tugas. Program Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan IV merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian mustahik. Melalui program pemberdayaan berbasis pelatihan kerja, dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerimanya. BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta mampu memanfaatkan kompetensi yang telah diperoleh untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan perekonomian keluarga, dan menjadi petugas keamanan yang bertanggung jawab serta profesional.
BERITA19/09/2026 | Hasan
Syukur
Syukur
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali mengawali rangkaian kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Security dengan tausiyah pagi yang dilaksanakan di Embarkasi Haji Balikpapan, Jumat (18/9/2026). Tausiyah kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Balikpapan, Bapak Drs. H. Samauna, dengan mengangkat tema “Syukur”. Dalam penyampaiannya, Bapak Drs. H. Samauna menjelaskan bahwa rasa syukur merupakan salah satu sikap penting yang harus senantiasa tertanam dalam diri setiap manusia. Syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui hati yang menyadari nikmat Allah SWT serta tindakan nyata dalam menggunakan nikmat tersebut untuk melakukan berbagai kebaikan. Menurut beliau, setiap manusia telah menerima begitu banyak nikmat dari Allah SWT, mulai dari kesehatan, kesempatan, pekerjaan, keluarga, hingga kemampuan untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Nikmat tersebut sering kali dianggap biasa, padahal semuanya merupakan karunia besar yang patut disyukuri setiap hari. “Ketika kita mampu mensyukuri nikmat yang telah diberikan, hati akan menjadi lebih tenang, pikiran lebih positif, dan setiap pekerjaan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan,” pesannya di hadapan para peserta pelatihan. Beliau juga mengajak seluruh peserta Diksar Security untuk menjadikan rasa syukur sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan. Seorang petugas keamanan tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus memiliki mental yang baik, sikap amanah, kesabaran, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menghargai pekerjaan yang dijalankan. Pekerjaan yang dilakukan dengan rasa syukur akan melahirkan semangat, ketulusan, dan tanggung jawab. Sebaliknya, apabila seseorang terus melihat kekurangan tanpa mensyukuri apa yang telah dimiliki, maka pekerjaan dapat terasa berat dan mudah menimbulkan keluhan. Melalui tausiyah tersebut, para peserta juga diingatkan agar tidak membandingkan nikmat yang dimiliki dengan kehidupan orang lain. Setiap manusia memiliki perjalanan, ujian, dan rezekinya masing-masing. Oleh karena itu, hal yang paling utama adalah terus berusaha, memperbaiki diri, dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya. Kegiatan tausiyah pagi ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual dalam pelaksanaan pelatihan Diksar Security yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Pembinaan tersebut diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara peningkatan kemampuan, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh peserta. Dengan memahami pentingnya syukur, para peserta diharapkan mampu menjalani rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, serta menjadikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk bekerja secara profesional dan amanah. BAZNAS Kota Balikpapan melalui kegiatan ini terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan keterampilan kerja, tetapi juga membangun pribadi yang berkarakter, tangguh, dan memiliki nilai spiritual dalam menjalankan setiap tanggung jawabnya.
BERITA18/09/2026 | Hasan
Ketua BAZNAS Balikpapan Sampaikan Materi “Hidup Adalah Ujian
Ketua BAZNAS Balikpapan Sampaikan Materi “Hidup Adalah Ujian
BALIKPAPAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan, Ust. Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd., M.Pd., memberikan materi bertajuk “Hidup Adalah Ujian” dalam kegiatan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan IV, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kota Balikpapan tersebut diikuti oleh para peserta dengan penuh perhatian dan antusias. Dalam penyampaian materinya, Ust. Abdul Rosyid Bustomi mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi ujian dalam perjalanan hidupnya. Ujian tersebut dapat hadir dalam berbagai bentuk, baik berupa kesulitan, keterbatasan, tanggung jawab, maupun kesenangan yang diberikan oleh Allah SWT. Menurutnya, ujian kehidupan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Sebaliknya, setiap ujian perlu dihadapi dengan kesabaran, keikhlasan, usaha yang sungguh-sungguh, dan keyakinan kepada Allah SWT. Melalui ujian, seseorang dapat belajar menjadi pribadi yang lebih kuat, dewasa, disiplin, serta mampu mengambil hikmah dari setiap keadaan. “Hidup adalah rangkaian ujian. Bukan hanya kesulitan yang menjadi ujian, tetapi kesehatan, pekerjaan, jabatan, dan rezeki juga merupakan ujian. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban,” pesan Ust. Abdul Rosyid Bustomi kepada para peserta. Ia juga mengingatkan bahwa profesi sebagai satuan pengamanan memiliki tanggung jawab yang besar. Seorang petugas keamanan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga harus mempunyai mental yang kuat, sikap disiplin, kejujuran, serta integritas dalam menjalankan tugas. Dalam kondisi tertentu, seorang petugas keamanan dapat berhadapan dengan tekanan, konflik, maupun situasi yang membutuhkan keputusan cepat. Oleh karena itu, nilai-nilai keimanan dan akhlak menjadi landasan penting agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara profesional, amanah, dan bertanggung jawab. Ust. Abdul Rosyid Bustomi turut mengajak para peserta agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan maupun kesulitan. Setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari pembentukan karakter. Kerja keras yang disertai doa dan niat baik diyakini akan membawa seseorang menuju hasil terbaik sesuai ketetapan Allah SWT. Materi tersebut juga menjadi pengingat agar para peserta senantiasa mensyukuri kesempatan mengikuti pelatihan. Ilmu, pengalaman, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja. Melalui penyampaian materi bertema “Hidup Adalah Ujian”, BAZNAS Kota Balikpapan berharap para peserta tidak hanya tumbuh menjadi tenaga satuan pengamanan yang terampil, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, amanah, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Para peserta mengikuti materi hingga selesai serta memperoleh motivasi untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, dan menghadapi setiap ujian kehidupan dengan sikap sabar, optimistis, serta penuh tanggung jawab.
BERITA17/09/2026 | Hasan
Mengubah Lelah Menjadi Lillah
Mengubah Lelah Menjadi Lillah
BALIKPAPAN – Wakil Ketua III BAZNAS Kota Balikpapan, Bapak Anwar Arifin Pinem, SP., M.E., memberikan pembekalan motivasi kepada para peserta kegiatan pelatihan security dengan mengangkat tema “Mengubah Lelah Menjadi Lillah”. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat mental, kedisiplinan, serta nilai-nilai spiritual para peserta dalam menjalani pelatihan dan melaksanakan tugas sebagai petugas keamanan. Dalam penyampaiannya, Bapak Anwar menjelaskan bahwa rasa lelah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap proses perjuangan. Latihan fisik, pembentukan kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta tuntutan untuk selalu sigap tentu membutuhkan tenaga dan kesabaran. Namun, kelelahan tersebut akan menjadi lebih bermakna apabila dijalani dengan niat yang benar dan semata-mata mengharapkan rida Allah SWT. “Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat ibadah akan memiliki nilai yang berbeda. Lelah yang awalnya hanya dirasakan oleh tubuh dapat berubah menjadi lillah ketika seluruh prosesnya diniatkan karena Allah SWT,” ungkap Bapak Anwar. Beliau juga mengajak seluruh peserta agar tidak hanya memandang profesi security sebagai pekerjaan untuk menjaga keamanan. Lebih dari itu, seorang petugas keamanan memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan rasa aman, menjaga ketertiban, melindungi lingkungan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut Bapak Anwar, tanggung jawab tersebut membutuhkan sikap jujur, amanah, tegas, disiplin, dan bertanggung jawab. Seorang petugas keamanan juga harus mampu mengendalikan emosi, berkomunikasi dengan santun, serta mengambil tindakan secara tepat ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, para peserta diajak untuk memahami bahwa keberhasilan tidak selalu diperoleh melalui proses yang mudah. Ada latihan yang melelahkan, tekanan yang menguji kesabaran, serta aturan yang harus dijalankan secara konsisten. Seluruh proses tersebut merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter agar para peserta menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan profesional. Bapak Anwar turut mengingatkan pentingnya menjaga ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT di tengah kesibukan bekerja. Menurut beliau, kekuatan fisik harus diimbangi dengan kekuatan mental dan spiritual. Ketika hati memiliki tujuan yang baik, seseorang akan lebih mampu menghadapi tekanan, menjaga integritas, serta menjalankan setiap tugas dengan penuh keikhlasan. Melalui materi “Mengubah Lelah Menjadi Lillah”, diharapkan para peserta pelatihan security memiliki semangat baru dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Setiap keringat, kedisiplinan, dan pengorbanan yang dijalani hendaknya tidak hanya menjadi jalan untuk memperoleh pekerjaan, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Kegiatan pembekalan berlangsung dengan penuh semangat dan mendapatkan perhatian positif dari para peserta. BAZNAS Kota Balikpapan berharap nilai-nilai yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga lahir petugas keamanan yang tidak hanya terampil dan profesional, tetapi juga berakhlak, amanah, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
BERITA16/09/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Bekali Peserta Pelatihan dengan Materi Rukun Islam
BAZNAS Kota Balikpapan Bekali Peserta Pelatihan dengan Materi Rukun Islam
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan memberikan pembekalan kerohanian kepada para peserta Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Angkatan IV. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pagi hari sebelum peserta mengikuti pelatihan jasmani dan rangkaian agenda lainnya. Materi kerohanian disampaikan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Balikpapan, Drs. H. M. Jailani, M.Si., dengan mengangkat tema “Rukun Islam”. Selama kurang lebih 30 menit, para peserta mengikuti penyampaian materi dengan tertib dan penuh perhatian. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun keseimbangan antara kesiapan fisik, kemampuan profesional, serta kekuatan spiritual peserta selama menjalani masa pelatihan. Dalam pemaparannya, Drs. H. M. Jailani, M.Si. menjelaskan bahwa Rukun Islam merupakan dasar utama yang harus dipahami dan diamalkan oleh setiap muslim. Lima perkara yang meliputi mengucapkan dua kalimat syahadat, mendirikan salat, menunaikan zakat, berpuasa pada bulan Ramadan, serta melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung dalam Rukun Islam dinilai sangat relevan dengan pembentukan karakter seorang petugas satuan pengamanan. Pelaksanaan salat mengajarkan kedisiplinan dan ketepatan waktu, puasa membentuk kemampuan mengendalikan diri, sedangkan zakat menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Syahadat memperkuat keyakinan dan prinsip hidup, sementara ibadah haji mengajarkan persatuan, kesetaraan, kesabaran, serta ketaatan. Melalui materi tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi tenaga satuan pengamanan yang memiliki kemampuan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi pribadi yang jujur, amanah, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial. Karakter tersebut sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas pengamanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan lingkungan kerja. Pembekalan kerohanian pada pagi hari juga menjadi sarana untuk menyiapkan mental peserta sebelum menjalani berbagai kegiatan pelatihan. Dengan kondisi batin yang tenang dan pemahaman agama yang baik, peserta diharapkan mampu mengikuti latihan jasmani maupun pembelajaran lainnya dengan semangat, fokus, dan penuh tanggung jawab. Para peserta juga diingatkan bahwa profesi satuan pengamanan menuntut integritas yang tinggi. Dalam bertugas, seorang satpam harus mampu menjaga keamanan, melindungi lingkungan kerja, melayani masyarakat dengan sopan, serta mengambil keputusan secara tepat. Landasan keimanan diharapkan membantu mereka menghindari tindakan yang merugikan, menjaga kepercayaan yang diberikan, dan tetap teguh menghadapi berbagai tantangan pekerjaan pada masa mendatang dengan sikap profesional dan penuh tanggung jawab. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Balikpapan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh. Program pelatihan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang kerja, tetapi juga membentuk peserta yang berakhlak baik serta mampu menjaga kepercayaan dalam menjalankan tugasnya. Setelah sesi kerohanian selesai, para peserta melanjutkan kegiatan pelatihan jasmani dan rangkaian agenda yang telah dijadwalkan. Diharapkan pembekalan bertema Rukun Islam tersebut dapat menjadi pedoman bagi peserta, baik selama mengikuti pelatihan maupun ketika nantinya bertugas sebagai satuan pengamanan profesional di tengah masyarakat.
BERITA15/09/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Buka Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan IV
BAZNAS Kota Balikpapan Buka Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan IV
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menyelenggarakan pembukaan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan (Diksar Satpam) Gada Pratama Angkatan IV pada Senin, 14 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan tersebut terselenggara melalui kerja sama antara BAZNAS Kota Balikpapan dan PT Berlian Putra Reksindo. Pelaksanaan Diksar Satpam Gada Pratama ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan, kompetensi, serta kesiapan para peserta dalam memasuki dunia kerja, khususnya pada bidang jasa pengamanan. Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan kemampuan dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas sebagai satuan pengamanan secara profesional, disiplin, serta bertanggung jawab. Rangkaian acara pembukaan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Balikpapan, dan Mars BAZNAS, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan kegiatan sekaligus menyerahkan nama-nama peserta pelatihan secara simbolis kepada Direktur PT Berlian Putra Reksindo. Penyerahan tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan IV. Direktur PT Berlian Putra Reksindo turut memberikan sambutan kepada seluruh peserta. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat sekaligus membuka peluang lebih luas bagi peserta untuk memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki. Wali Kota Balikpapan yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh pejabat Pemerintah Kota Balikpapan juga memberikan arahan kepada para peserta. Dalam rangkaian kegiatan itu, perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan turut melakukan penyematan kartu identitas secara simbolis kepada peserta pelatihan. Kehadiran Pemerintah Kota Balikpapan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS Kota Balikpapan, dan mitra pelaksana diharapkan mampu mendorong lahirnya tenaga satuan pengamanan yang memiliki pengetahuan, kedisiplinan, integritas, serta kesiapan kerja. Program pendidikan dan pelatihan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis peserta. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan kerja. Dengan bekal kompetensi yang diperoleh selama mengikuti pendidikan, para peserta diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. BAZNAS Kota Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan program pendayagunaan zakat yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satu bentuknya adalah pelatihan berbasis keterampilan dan profesi yang dapat membantu peserta meningkatkan kualitas diri sekaligus memperbesar kesempatan untuk memasuki dunia kerja. Seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap tahapan Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan IV dengan disiplin, serius, dan penuh tanggung jawab. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan tenaga satuan pengamanan yang profesional, kompeten, serta mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan kerja maupun masyarakat.
BERITA14/09/2026 | Hasan
BAZNAS Balikpapan Umumkan Hasil Seleksi Pelatihan Satpam Gada Pratama
BAZNAS Balikpapan Umumkan Hasil Seleksi Pelatihan Satpam Gada Pratama
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan bersama PT Berlian Putra Reksindo secara resmi menetapkan calon peserta yang dinyatakan lolos seleksi Pelatihan Dasar Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Tahun 2026. Penetapan tersebut dilakukan setelah para calon peserta mengikuti rangkaian proses seleksi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Program Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama merupakan salah satu upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat agar memiliki bekal yang memadai untuk memasuki dunia kerja. Program ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sekaligus mendorong peningkatan kemandirian ekonomi para peserta. Sebelum ditetapkan sebagai peserta, calon peserta telah mengikuti sejumlah tahapan seleksi. Berdasarkan hasil seleksi tersebut, peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan kemudian ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama BAZNAS Kota Balikpapan dan PT Berlian Putra Reksindo Nomor 01 Tahun 2026 tentang Penetapan Calon Peserta Pelatihan Dasar Satuan Pengamanan Gada Pratama BAZNAS Kota Balikpapan Tahun 2026. Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, wawancara wawasan keagamaan, serta tes kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan calon peserta siap mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan pembinaan yang telah dipersiapkan. Peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi selanjutnya dijadwalkan mengikuti Pelatihan Dasar Satuan Pengamanan Gada Pratama pada 13 hingga 19 September 2026. Pelatihan dilaksanakan melalui kerja sama BAZNAS Kota Balikpapan dengan PT Berlian Putra Reksindo sebagai mitra penyelenggara. Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh pembekalan dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai satuan pengamanan. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, profesionalisme, serta kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja. Kerja sama antara BAZNAS Kota Balikpapan dan PT Berlian Putra Reksindo menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya melalui bantuan yang bersifat langsung, BAZNAS juga terus mendorong program-program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kemampuan dan produktivitas penerima manfaat. Dengan keterampilan dan kompetensi yang diperoleh selama mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan di bidang satuan pengamanan. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta dalam meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan keluarga secara mandiri. BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian Pelatihan Dasar Satuan Pengamanan Gada Pratama dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Daftar nama peserta yang dinyatakan lolos seleksi dapat dilihat pada lampiran pengumuman resmi yang diterbitkan oleh BAZNAS Kota Balikpapan bersama PT Berlian Putra Reksindo. Melalui program ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap pelatihan yang diberikan dapat menjadi bekal nyata bagi peserta untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik, serta membangun masa depan yang lebih mandiri dan produktif.
BERITA03/09/2026 | Hasan
Gelombang Ketiga Diikuti 30 Peserta, Pendaftaran Calon Security Tahun 2026 Resmi Berakhir
Gelombang Ketiga Diikuti 30 Peserta, Pendaftaran Calon Security Tahun 2026 Resmi Berakhir
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali melaksanakan proses pendaftaran dan seleksi calon security gelombang ketiga yang diikuti oleh sebanyak 30 orang peserta. Pelaksanaan gelombang ketiga ini sekaligus menjadi penutup dari seluruh rangkaian pendaftaran calon security yang diselenggarakan pada tahun 2026. Sejak dibukanya pendaftaran, program tersebut mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi dari masyarakat Kota Balikpapan. Para peserta berasal dari berbagai wilayah dan latar belakang serta hadir dengan membawa persyaratan administrasi yang telah ditentukan. Mereka berharap dapat lolos dan memperoleh kesempatan untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Dalam pelaksanaan kali ini, proses tes dan wawancara dilakukan secara langsung oleh dua orang Pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan dengan didampingi oleh satu orang staf. Sementara itu, beberapa pimpinan lainnya belum dapat mengikuti kegiatan karena berhalangan hadir. Meskipun demikian, seluruh proses seleksi tetap dapat berlangsung dengan tertib, lancar dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Selain tes dan wawancara, setiap peserta juga menjalani pemeriksaan fisik awal yang dilakukan oleh tim vendor. Pemeriksaan tersebut meliputi pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan hingga tes penglihatan. Seluruh pemeriksaan dilaksanakan secara bergantian untuk mengetahui kondisi dan kesiapan dasar dari masing-masing peserta. Pengukuran tinggi dan berat badan menjadi salah satu bagian penting dalam proses seleksi karena pekerjaan sebagai security membutuhkan kondisi fisik yang sehat dan mendukung pelaksanaan tugas. Sementara itu, tes penglihatan dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kemampuan penglihatan yang memadai dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengamanan di lingkungan kerja. Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim vendor, peserta mengikuti tahapan wawancara bersama tim penguji. Dalam tahapan tersebut, dilakukan pendalaman terhadap data diri, latar belakang, pengalaman, motivasi, kesiapan serta komitmen peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian program calon security. Tim penguji juga menilai cara berkomunikasi, sikap, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab setiap peserta. Pengukuran tinggi dan berat badan menjadi salah satu bagian penting dalam proses seleksi karena pekerjaan sebagai security membutuhkan kondisi fisik yang sehat dan mendukung pelaksanaan tugas. Sementara itu, tes penglihatan dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kemampuan penglihatan yang memadai dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengamanan di lingkungan kerja. Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim vendor, peserta mengikuti tahapan wawancara bersama tim penguji. Dalam tahapan tersebut, dilakukan pendalaman terhadap data diri, latar belakang, pengalaman, motivasi, kesiapan serta komitmen peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian program calon security. Tim penguji juga menilai cara berkomunikasi, sikap, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab setiap peserta. Seorang security memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan di lingkungan kerja. Oleh karena itu, peserta diharapkan tidak hanya memiliki kesiapan fisik, tetapi juga mempunyai sikap jujur, disiplin, tegas, bertanggung jawab serta mampu berkomunikasi dengan baik. Beberapa aspek tersebut menjadi bagian yang diperhatikan selama proses tes berlangsung. Para peserta terlihat mengikuti setiap tahapan dengan serius dan penuh semangat. Mereka menunggu giliran dengan tertib, mulai dari pemeriksaan tinggi dan berat badan, tes penglihatan hingga menghadapi sesi wawancara. Meskipun jumlah peserta pada gelombang ketiga mencapai 30 orang, suasana kegiatan tetap berlangsung aman dan kondusif. Dengan berakhirnya pelaksanaan gelombang ketiga ini, maka seluruh rangkaian pendaftaran calon security tahun 2026 secara resmi telah selesai. Data serta hasil tes para peserta dari gelombang pertama hingga gelombang ketiga selanjutnya akan dihimpun dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Para peserta diharapkan tetap memantau informasi resmi mengenai hasil seleksi maupun tahapan selanjutnya melalui saluran komunikasi yang telah ditentukan. Peserta juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap dapat memperoleh calon security yang memiliki kondisi fisik yang baik, disiplin, berintegritas, bertanggung jawab serta memiliki semangat untuk terus berkembang. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja dan membantu masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik. BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses pendaftaran dan seleksi dari gelombang pertama hingga gelombang ketiga. Terima kasih juga disampaikan kepada tim vendor dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Semoga seluruh tahapan berikutnya dapat berjalan dengan lancar serta memberikan hasil terbaik bagi para peserta.
BERITA01/09/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan: Meneladani Akhlak Rasulullah melalui Kepedulian dan Zakat
BAZNAS Kota Balikpapan: Meneladani Akhlak Rasulullah melalui Kepedulian dan Zakat
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan mengucapkan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah. Peringatan ini menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kecintaan kepada sosok teladan yang membawa risalah rahmat bagi seluruh alam. Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan untuk merenungkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang dicontohkan Rasulullah SAW. Kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap sesama merupakan akhlak mulia yang relevan diterapkan dalam kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, maupun lingkungan sosial. Salah satu teladan utama Rasulullah SAW adalah perhatiannya kepada kaum lemah, fakir, miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kepedulian tersebut sejalan dengan semangat zakat, infak, dan sedekah yang bertujuan menghadirkan keadilan, memperkuat persaudaraan, serta membantu masyarakat keluar dari berbagai kesulitan. Melalui kepedulian yang nyata, umat Islam dapat menghadirkan manfaat dan menumbuhkan harapan bagi orang lain. BAZNAS Kota Balikpapan mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai penggerak untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial. Kecintaan kepada Rasulullah hendaknya tercermin melalui perilaku yang baik, sikap saling menghormati, kesediaan membantu, serta komitmen untuk menunaikan kewajiban zakat secara benar dan bertanggung jawab. Zakat memiliki peran penting dalam membangun kesejahteraan umat. Dana yang ditunaikan oleh para muzaki dapat dikelola dan disalurkan kepada mustahik melalui program yang tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, pengelolaan zakat yang amanah juga dapat mendukung pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi, kegiatan dakwah, dan berbagai upaya kemanusiaan. Dalam kehidupan masyarakat perkotaan, semangat berbagi memiliki arti penting. Perubahan ekonomi dan kebutuhan sehari-hari dapat menimbulkan tantangan bagi keluarga. Karena itu, zakat hadir sebagai instrumen sosial yang menghubungkan kepedulian para muzaki dengan kebutuhan mustahik. Hubungan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan bentuk persaudaraan, penghormatan, dan upaya bersama untuk tumbuh menuju kehidupan yang lebih baik. Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan sesuai ketentuan syariah. BAZNAS Kota Balikpapan mendorong kesadaran masyarakat agar menunaikan zakat melalui lembaga. Dengan penghimpunan yang kuat dan penyaluran yang terarah, potensi zakat dapat memberikan dampak luas, merata, dan berkelanjutan bagi pembangunan kesejahteraan umat di Kota Balikpapan. Kebaikan terorganisasi akan menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara tepat. Semangat Maulid Nabi juga mengajarkan pentingnya mempererat persatuan di tengah keberagaman. Masyarakat diharapkan terus menjaga keharmonisan, menghindari perpecahan, dan membangun lingkungan yang damai. Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, setiap orang dapat berkontribusi menciptakan kehidupan yang lebih adil, peduli, dan penuh kasih sayang. Pada momentum penuh keberkahan ini, BAZNAS Kota Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak selawat, meningkatkan ibadah, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan kebiasaan berbagi. Setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat menjadi jalan untuk menghadirkan perubahan yang berarti bagi lingkungan sekitar. Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah semakin menguatkan iman dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Mari bersama-sama melanjutkan keteladanan beliau dengan menjadi pribadi yang jujur, amanah, dermawan, dan bermanfaat bagi sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita wujudkan kepedulian menjadi kekuatan untuk membantu mustahik serta mendukung terwujudnya masyarakat Balikpapan yang sejahtera dan penuh keberkahan.
BERITA25/08/2026 | Hasan
Semangat Kemerdekaan ke-81, Dedikasi Staf BAZNAS Kota Balikpapan dalam Melayani Umat
Semangat Kemerdekaan ke-81, Dedikasi Staf BAZNAS Kota Balikpapan dalam Melayani Umat
Balikpapan – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi staf BAZNAS Kota Balikpapan untuk merefleksikan arti pengabdian. Di balik setiap pelayanan zakat, penyampaian informasi, penyaluran bantuan, dan penyusunan laporan, terdapat kerja para staf yang dilaksanakan dengan ketelitian, kesabaran, serta rasa tanggung jawab. Semangat kemerdekaan menjadi pengingat bahwa pekerjaan sehari-hari merupakan bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. Bagi para staf BAZNAS Kota Balikpapan, pengabdian tidak selalu hadir dalam bentuk besar dan terlihat oleh banyak orang. Pengabdian dapat dimulai dari menyambut masyarakat dengan ramah, memberikan penjelasan yang mudah dipahami, merespons pertanyaan dengan baik, serta memastikan setiap kebutuhan administrasi ditangani secara tepat. Hal-hal sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Setiap hari, para staf menjalankan peran yang saling berkaitan. Ada yang melayani muzaki, mengelola data, menerima permohonan, mempersiapkan dokumen, membantu proses verifikasi, menyusun laporan, mendokumentasikan kegiatan, hingga menyampaikan informasi kepada masyarakat. Meskipun memiliki tugas yang berbeda, seluruh staf membawa tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pelayanan yang amanah, tertib, dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Balikpapan. Pekerjaan tersebut membutuhkan ketekunan yang tidak sedikit. Ketika menghadapi banyak berkas, pertanyaan masyarakat, jadwal kegiatan, maupun proses koordinasi, para staf dituntut tetap teliti dan profesional. Kesalahan kecil dapat memengaruhi pelayanan, sehingga setiap proses perlu dilakukan dengan hati-hati. Dari sinilah nilai pengabdian tumbuh, bukan hanya melalui hasil akhir, tetapi juga melalui kesungguhan dalam menjalankan setiap tahapan pekerjaan. Momentum kemerdekaan juga meneguhkan pentingnya kebersamaan di lingkungan kerja. Para staf BAZNAS Kota Balikpapan menyadari bahwa pelayanan yang baik tidak dapat diwujudkan seorang diri. Komunikasi, saling membantu, dan kepedulian antarrekan menjadi kekuatan dalam menyelesaikan berbagai tanggung jawab. Ketika satu bagian menghadapi kesibukan, dukungan dari bagian lain membuat pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan suasana pelayanan tetap terjaga. Kebersamaan tersebut menggambarkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Perbedaan usia, pengalaman, karakter, dan bidang tugas tidak menjadi penghalang untuk berjalan dalam satu tujuan. Justru keberagaman itu menjadi kekuatan yang melengkapi. Setiap staf memiliki kontribusi penting, baik mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat maupun yang bekerja di balik layar memastikan seluruh proses berjalan dengan baik. Dalam suasana peringatan kemerdekaan, para staf juga diajak untuk terus meningkatkan kualitas diri. Perubahan zaman menuntut pelayanan yang semakin cepat, terbuka, dan mudah diakses. Karena itu, kemampuan beradaptasi, memanfaatkan teknologi, membangun komunikasi yang baik, dan menjaga integritas menjadi bagian dari pengabdian masa kini. Semangat belajar perlu terus dipelihara agar pelayanan kepada masyarakat dapat berkembang tanpa meninggalkan prinsip amanah. Bagi staf BAZNAS Kota Balikpapan, bekerja di lembaga pengelola zakat membawa tanggung jawab moral yang besar. Setiap data yang dicatat, pesan yang disampaikan, dan dokumen yang diproses berhubungan dengan amanah masyarakat. Kesadaran tersebut mendorong para staf untuk bekerja tidak hanya dengan kemampuan, tetapi juga dengan hati. Pelayanan yang tulus diharapkan mampu menghadirkan rasa nyaman, harapan, dan kepercayaan bagi setiap orang yang datang. Di balik seragam yang dikenakan, para staf juga memiliki keluarga, kesibukan, dan tantangan masing-masing. Namun, ketika berada di tempat kerja, mereka berusaha menempatkan kepentingan pelayanan sebagai prioritas. Kehadiran tepat waktu, kesediaan menyelesaikan tugas, serta kesiapan mendukung kegiatan menjadi wujud disiplin yang terus dijaga. Dedikasi inilah yang menjadikan pekerjaan rutin memiliki makna pengabdian bagi umat dan daerah, dari hari ke hari berikutnya. Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada seluruh staf BAZNAS Kota Balikpapan yang terus bekerja dalam berbagai peran. Dedikasi mereka mungkin tidak selalu terlihat di hadapan publik, tetapi menjadi bagian penting dari berjalannya pelayanan kepada umat. Setiap usaha, waktu, tenaga, dan perhatian yang diberikan merupakan bentuk pengabdian yang layak dihargai. Dengan semangat merah putih, para staf BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Semoga semangat kemerdekaan senantiasa menguatkan langkah dalam menjalankan amanah serta memberikan manfaat yang lebih luas. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Terus mengabdi, terus melayani, dan terus menghadirkan kebaikan untuk Kota Balikpapan. Merdeka!
BERITA17/08/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Pembukaan Rakorda BAZNAS se-Kalimantan Timur
BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Pembukaan Rakorda BAZNAS se-Kalimantan Timur
SAMARINDA – Seluruh pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan BAZNAS Strategic Development Pimpinan BAZNAS se-Kalimantan Timur, Senin (10/8/2026). Pembukaan kegiatan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda. Kehadiran seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pengelolaan zakat bersama BAZNAS Provinsi serta BAZNAS kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur. Kegiatan yang dilaksanakan pada 10–13 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh 47 peserta yang berasal dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur serta BAZNAS kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Setelah agenda pembukaan di Pendopo Odah Etam, rangkaian Rakorda dan BAZNAS Strategic Development dilanjutkan di Hotel Harris Samarinda. Forum ini menjadi wadah koordinasi, evaluasi, dan penguatan sinergi antarpimpinan BAZNAS di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakorda dilaksanakan untuk mengoordinasikan program sekaligus mengevaluasi berbagai kegiatan yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025. Selain itu, para peserta bersama-sama merumuskan program kerja pada bidang pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, pengawasan, dan pelaporan pengelolaan zakat. Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kelembagaan BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki peran penting dalam pengelolaan zakat di tingkat pusat maupun daerah. Sejumlah narasumber dijadwalkan memberikan materi, di antaranya Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, serta Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. KH. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si. Materi juga dijadwalkan disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, S.HI., M.Si. Melalui keikutsertaan seluruh pimpinan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Balikpapan diharapkan dapat memperoleh berbagai masukan strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola zakat. Hasil Rakorda selanjutnya dapat menjadi pedoman dalam menyusun program yang tepat sasaran, memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat. Rakorda ini juga diharapkan menghasilkan keselarasan program dan langkah bersama agar pengelolaan zakat di Kalimantan Timur semakin profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BERITA11/08/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Tuntaskan Seleksi 100 Calon Peserta Pelatihan Security Gada Pratama
BAZNAS Kota Balikpapan Tuntaskan Seleksi 100 Calon Peserta Pelatihan Security Gada Pratama
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan kembali melaksanakan seleksi calon peserta Pelatihan Security Gada Pratama pada hari kedua, Kamis (6/8/2026). Seleksi yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan ini diikuti oleh 50 calon peserta dengan nomor urut 51 hingga 100. Pelaksanaan seleksi hari kedua merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang diikuti oleh calon peserta nomor urut 1 hingga 50. Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, seluruh rangkaian seleksi awal telah diikuti oleh total 100 calon peserta yang ingin memperoleh pembinaan dan pelatihan di bidang jasa pengamanan. Seperti pada hari pertama, seluruh peserta mengikuti sejumlah tahapan pemeriksaan dan penilaian yang telah ditentukan. Tahapan tersebut meliputi pengukuran tinggi badan, pemeriksaan kesehatan dan penglihatan, wawancara, pemeriksaan kelengkapan persyaratan, serta penilaian terhadap kesiapan fisik dan mental calon peserta. Dalam pemeriksaan penglihatan, peserta diminta membaca huruf pada alat pemeriksaan mata dari jarak yang telah ditentukan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan visual calon peserta karena penglihatan yang baik menjadi salah satu aspek penting dalam menjalankan tugas sebagai tenaga keamanan. Para calon peserta juga mengikuti sesi wawancara untuk menggali informasi mengenai latar belakang, motivasi, pengalaman, kesiapan mengikuti pelatihan, serta komitmen mereka untuk bekerja secara disiplin dan profesional. Melalui sesi tersebut, tim seleksi dapat melihat sikap, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, dan kesungguhan masing-masing peserta. Selain pemeriksaan teknis, aspek keagamaan kembali menjadi bagian dalam proses seleksi. Para peserta mendapatkan sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan salat lima waktu dan pemahaman dasar mengenai bacaan salat. Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter calon tenaga keamanan yang tidak hanya sehat dan terampil, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab. Seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan turut terlibat dalam proses seleksi bersama tim dari PT Berlian Putra Reksindo selaku vendor pelaksana Pelatihan Security Gada Pratama. Sinergi antara kedua pihak dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan tertib, objektif, dan sesuai dengan persyaratan program. BAZNAS Kota Balikpapan berperan dalam melakukan penilaian dan pembinaan dari sisi karakter serta nilai-nilai keagamaan. Sementara itu, PT Berlian Putra Reksindo melakukan pemeriksaan terhadap aspek teknis, kondisi fisik, dan kesiapan peserta untuk mengikuti pelatihan serta memasuki dunia kerja di bidang jasa pengamanan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti seluruh tahapan dengan tertib dan penuh semangat. Mereka menunggu giliran pemeriksaan serta wawancara sesuai nomor urut dan arahan yang diberikan oleh panitia. Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya harapan peserta untuk memperoleh keterampilan, meningkatkan kompetensi, dan membuka peluang kerja yang lebih baik. Pelatihan Security Gada Pratama merupakan salah satu bentuk program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan BAZNAS Kota Balikpapan. Program ini tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat sementara, tetapi juga membuka kesempatan bagi penerima manfaat untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi. Melalui pelatihan tersebut, peserta nantinya akan dibekali pengetahuan mengenai tugas dan fungsi satuan pengamanan, kedisiplinan, etika profesi, komunikasi, pelayanan, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi di lingkungan kerja. Pembinaan juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan membentuk karakter peserta agar siap bekerja secara profesional. Setelah seluruh rangkaian seleksi terhadap 100 calon peserta selesai dilaksanakan, hasil penilaian akan menjadi dasar dalam menentukan peserta yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti tahap pembinaan dan pelatihan selanjutnya. BAZNAS Kota Balikpapan berharap program Pelatihan Security Gada Pratama dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi para peserta dan keluarganya. Peserta yang terpilih diharapkan memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menjadi tenaga keamanan yang sehat, disiplin, amanah, tangguh, terampil, dan bertanggung jawab. Program tersebut sekaligus menjadi wujud pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang layak, dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga menuju kehidupan yang lebih mandiri.
BERITA06/08/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Seleksi 50 Calon Peserta Pelatihan Security Gada Pratama
BAZNAS Kota Balikpapan Seleksi 50 Calon Peserta Pelatihan Security Gada Pratama
BALIKPAPAN – Sebanyak 50 calon peserta pelatihan Security Gada Pratama mengikuti seleksi tahap awal yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penjaringan peserta yang akan memperoleh pembinaan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan serta membuka peluang kerja di bidang jasa pengamanan. Seleksi tersebut merupakan gelombang pertama dari dua gelombang yang direncanakan. Setelah seluruh rangkaian seleksi tahap pertama selesai, kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan untuk 50 calon peserta lainnya. Dengan demikian, jumlah keseluruhan peserta yang akan mengikuti program pembinaan Security Gada Pratama mencapai 100 orang. Seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan turut terlibat secara langsung dalam proses seleksi awal. Keterlibatan para pimpinan merupakan bentuk keseriusan BAZNAS dalam memastikan calon peserta yang mengikuti program tidak hanya memenuhi persyaratan fisik dan administratif, tetapi juga mempunyai kesiapan mental, kedisiplinan, serta pemahaman keagamaan yang baik. Pada tahap ini, para calon peserta mendapatkan sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan salat lima waktu. Mereka juga diminta menunjukkan pemahaman mengenai bacaan-bacaan salat. Penilaian tersebut dilakukan untuk mengetahui kebiasaan beribadah dan dasar pemahaman agama setiap calon peserta. Aspek spiritual menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan. Seorang petugas keamanan tidak hanya membutuhkan fisik yang sehat dan kuat, tetapi juga harus memiliki kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta integritas dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh dari kesadaran beragama dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja. Selain melibatkan seluruh pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan, proses seleksi juga didukung oleh vendor pelaksana, yaitu PT Berlian Putra Reksindo. Tim dari PT Berlian Putra Reksindo turut mengambil peran dalam melakukan penilaian terhadap kesiapan para calon peserta dari sisi teknis dan persyaratan dasar untuk mengikuti pelatihan Security Gada Pratama. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi badan, tes penglihatan, serta wawancara. Pengukuran tinggi badan bertujuan memastikan calon peserta memenuhi kriteria fisik yang telah ditetapkan. Sementara itu, pemeriksaan penglihatan dilakukan untuk mengetahui kondisi dan kemampuan visual peserta yang nantinya sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas pengamanan. Dalam sesi wawancara, para calon peserta ditanya mengenai latar belakang, motivasi, kesiapan mengikuti seluruh proses pelatihan, serta komitmen mereka untuk bekerja secara profesional. Wawancara juga menjadi sarana untuk melihat kemampuan berkomunikasi, sikap, kepercayaan diri, kesungguhan, dan kedisiplinan masing-masing peserta. Selama proses seleksi berlangsung, para peserta mengikuti setiap tahapan dengan tertib dan penuh semangat. Mereka hadir dengan mengenakan pakaian yang telah ditentukan serta menunggu giliran pemeriksaan dan wawancara sesuai arahan panitia. Antusiasme para peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memperoleh keterampilan dan kesempatan kerja melalui program pelatihan tersebut. Program pembinaan Security Gada Pratama ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta. Melalui pelatihan yang terarah, mereka nantinya akan dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai satuan pengamanan, termasuk pemahaman mengenai tugas dan fungsi keamanan, kedisiplinan, etika profesi, komunikasi, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi di lingkungan kerja. Pelatihan ini bukan hanya berorientasi pada kelulusan peserta, tetapi juga diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja. Setelah menjalani pembinaan, para peserta diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik, kepercayaan diri yang meningkat, serta kompetensi yang dapat menjadi bekal dalam memperoleh pekerjaan. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk upaya BAZNAS Kota Balikpapan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS diupayakan memberikan dampak produktif, salah satunya melalui program peningkatan kompetensi bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui pendekatan produktif, penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga memperoleh kesempatan meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi. Pembinaan keterampilan kerja diharapkan dapat membantu peserta memiliki penghasilan yang layak, memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, serta menjadi pribadi yang lebih mandiri. Sinergi antara BAZNAS Kota Balikpapan dan PT Berlian Putra Reksindo menjadi bagian penting dalam memastikan proses seleksi dan pelatihan berjalan secara terukur. BAZNAS berperan dalam pembinaan karakter dan nilai keagamaan, sedangkan pihak vendor memberikan penilaian teknis sesuai kebutuhan bidang jasa pengamanan. Setelah seleksi terhadap 50 calon peserta pada gelombang pertama, tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan seleksi gelombang kedua bagi 50 calon peserta lainnya. Seluruh peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan mengikuti proses pembinaan sesuai ketentuan program. BAZNAS Kota Balikpapan berharap program ini dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan tenaga keamanan yang disiplin, amanah, sehat, terampil, dan profesional. Para peserta juga diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar kesempatan yang diberikan dapat menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik dan mandiri.
BERITA05/08/2026 | Hasan
Perkuat Sinergi, PermataBank Syariah Bersilaturahmi ke BAZNAS Kota Balikpapan
Perkuat Sinergi, PermataBank Syariah Bersilaturahmi ke BAZNAS Kota Balikpapan
BALIKPAPAN – BAZNAS Kota Balikpapan menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran PermataBank Syariah di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang sinergi dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kedatangan perwakilan PermataBank Syariah disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan Ust. Abdul Rosyid Bustomi S.Pd., M.Pd bersama Wakil Ketua III BAZNAS Kota Balikpapan, Anwar Arifin Pinem, S.P., M.E. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua lembaga untuk saling mengenal lebih dekat serta bertukar pandangan mengenai peran lembaga keuangan syariah dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh jajaran PermataBank Syariah. Silaturahmi seperti ini dinilai penting untuk membangun komunikasi yang baik dan memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dengan berbagai pihak, termasuk lembaga perbankan syariah. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus dikembangkan melalui kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Balikpapan. Menurutnya, upaya membantu masyarakat membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai unsur, baik pemerintah, dunia usaha, perbankan, komunitas, maupun masyarakat secara luas. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Balikpapan, Anwar Arifin Pinem, S.P., M.E., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan lembaga perbankan syariah memiliki potensi besar untuk mendukung penguatan ekosistem zakat, infak, dan sedekah. Sinergi tersebut juga dapat diarahkan untuk mendukung berbagai program BAZNAS, khususnya pada bidang kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial keagamaan. Melalui kolaborasi yang terbangun, kedua lembaga diharapkan dapat bersama-sama mendorong hadirnya program yang berkelanjutan. Tidak hanya berupa bantuan yang bersifat konsumtif, kerja sama juga berpotensi dikembangkan ke arah program produktif yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi para mustahik. Kunjungan silaturahmi ini juga menjadi ruang untuk bertukar informasi mengenai program dan layanan yang dijalankan oleh masing-masing lembaga. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai peluang kerja sama dapat dirancang secara tepat sasaran dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. PermataBank Syariah sebagai lembaga keuangan yang menjalankan prinsip-prinsip syariah memiliki semangat yang sejalan dengan BAZNAS dalam menghadirkan manfaat, kepedulian, dan keberkahan di tengah masyarakat. Kesamaan nilai tersebut menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi sosial yang lebih luas pada masa mendatang. Pertemuan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol terjalinnya hubungan baik antara PermataBank Syariah dan BAZNAS Kota Balikpapan. BAZNAS Kota Balikpapan berharap silaturahmi ini menjadi langkah awal bagi terwujudnya sinergi yang semakin kuat, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi para mustahik serta masyarakat Kota Balikpapan secara keseluruhan.
BERITA29/07/2026 | Hasan
BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Modal kepada 37 Pelaku UMKM PKK
BAZNAS Balikpapan Salurkan Bantuan Modal kepada 37 Pelaku UMKM PKK
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menyerahkan bantuan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis dalam acara Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 Tingkat Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., selaku Pembina PKK Kota Balikpapan, bersama Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Hj. Nurlena Rahmad Mas’ud, S.E. Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Hj. Sarifah Suraidah, yang dikenal dengan sapaan Bunda Harum. Dari BAZNAS Kota Balikpapan, kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Balikpapan, Hj. H.M. Jailani, bersama beberapa staf BAZNAS Kota Balikpapan. Hadir pula jajaran staf Kota Balikpapan, pengurus dan kader PKK, para penerima manfaat, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap gerakan PKK dan upaya pemberdayaan ekonomi keluarga di Kota Balikpapan. Puncak Peringatan HKG PKK Ke-54 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan bantuan modal usaha kepada sebanyak 37 penerima manfaat dari kalangan pelaku UMKM di lingkungan PKK. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp3.000.000 sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp111.000.000. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat di hadapan para undangan. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai tambahan modal untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan usaha produktif yang selama ini telah dijalankan. Program bantuan modal usaha ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dana zakat yang dihimpun dari masyarakat disalurkan melalui program produktif agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi para penerimanya. Tambahan modal yang diterima dapat dimanfaatkan untuk membeli bahan baku, menambah persediaan barang, melengkapi peralatan produksi, memperbaiki kualitas dan kemasan produk, maupun memperluas pemasaran. Dengan pengelolaan yang tepat, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga para penerima manfaat. UMKM di lingkungan PKK memiliki peranan penting dalam memperkuat perekonomian keluarga. Berbagai jenis usaha yang dijalankan, mulai dari kuliner, kerajinan, perdagangan hingga jasa, tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian. PKK dengan jaringan kepengurusannya hingga tingkat kelurahan dan lingkungan memiliki posisi strategis dalam mendampingi keluarga. Melalui jaringan tersebut, program pemberdayaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas serta membantu memastikan dukungan diberikan kepada pihak yang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk mengembangkan usaha. Sinergi antara Pemerintah Kota Balikpapan, TP PKK, dan BAZNAS Kota Balikpapan menjadi bagian penting dalam menghadirkan program pemberdayaan yang tepat sasaran. Kolaborasi tersebut diharapkan terus diperkuat sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usahanya. BAZNAS Kota Balikpapan berharap bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara amanah, tepat guna, dan produktif. Para penerima juga diharapkan mampu mengelola keuangan usaha secara tertib, memisahkan modal usaha dari kebutuhan pribadi, serta terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen. Penyaluran bantuan ini memperlihatkan bahwa zakat tidak hanya berperan dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi. Melalui bantuan usaha produktif, penerima manfaat diharapkan mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang semakin mandiri dan berdaya. Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-54 Tingkat Kota Balikpapan pun menjadi semakin bermakna dengan adanya penyerahan bantuan kepada 37 pelaku UMKM. Kegiatan ini membawa semangat kebersamaan, kepedulian, dan pemberdayaan sebagai langkah bersama dalam mewujudkan keluarga yang mandiri, produktif, dan sejahtera.
BERITA28/07/2026 | Hasan
Audit Laporan Keuangan BAZNAS Kota Balikpapan Tahun 2025 Berjalan Lancar
Audit Laporan Keuangan BAZNAS Kota Balikpapan Tahun 2025 Berjalan Lancar
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan telah menyelesaikan rangkaian audit atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Kegiatan audit dilaksanakan selama satu bulan, mulai 2 Juni hingga 2 Juli 2026, sebagai bentuk komitmen lembaga dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. Pemeriksaan laporan keuangan tersebut dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Sudiyono & Vera. Proses audit mencakup pemeriksaan terhadap laporan posisi keuangan per 31 Desember 2025, laporan aktivitas, laporan arus kas, serta catatan atas laporan keuangan yang menjadi satu kesatuan dalam pelaporan keuangan BAZNAS Kota Balikpapan. Berdasarkan Laporan Auditor Independen Nomor 00022/2.1176/AU.4/11/1402-1/1/VII/2026 tertanggal 9 Juli 2026, laporan keuangan BAZNAS Kota Balikpapan dinyatakan telah menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan per 31 Desember 2025, kinerja keuangan, serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. Penyajian laporan keuangan juga telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan BAZNAS Kota Balikpapan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip profesional, amanah, transparan, dan akuntabel. Audit dilakukan berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Selama proses pemeriksaan, auditor menerapkan pertimbangan profesional dan skeptisisme profesional untuk memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan terbebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kekeliruan maupun kecurangan. Dalam laporan keuangan tersebut, jumlah aset BAZNAS Kota Balikpapan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp3.116.420.415. Jumlah tersebut terdiri atas kas dan setara kas sebesar Rp3.052.128.423 serta aset tetap bersih sebesar Rp64.291.992. Sementara itu, aset neto terdiri atas dana zakat sebesar Rp205.461.923, dana infak dan sedekah sebesar Rp2.701.259.563, dana amil sebesar Rp205.844.989, serta dana non-syariah sebesar Rp3.853.940. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kota Balikpapan mencatat penerimaan dana zakat sebesar Rp1.490.129.754. Adapun penerimaan dana infak dan sedekah mencapai Rp7.568.156.807. Dana yang berhasil dihimpun tersebut selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keagamaan. Penyaluran dana zakat selama tahun 2025 tercatat sebesar Rp1.309.637.877, dengan tingkat efektivitas penyaluran mencapai 86,44 persen. Dana tersebut disalurkan kepada sejumlah golongan penerima manfaat, antara lain fakir miskin, mualaf, gharim, fisabilillah, ibnu sabil, serta melalui penyaluran zakat fitrah. Sementara itu, penyaluran dana infak dan sedekah dilaksanakan melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kota Balikpapan. Program tersebut meliputi bantuan biaya hidup bagi duafa tidak berdaya, bantuan makanan Ramadan, pembangunan atau perbaikan rumah tinggal layak huni, khitanan massal, bantuan bagi korban kebakaran, bantuan pemulangan ibnu sabil terlantar, serta bantuan pendidikan dan beasiswa. Selain itu, dana umat juga dimanfaatkan untuk mendukung pelatihan keterampilan kerja, bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu, perlindungan kesehatan bagi guru mengaji, bantuan modal usaha untuk mualaf, pembinaan dakwah, pemberian insentif kepada penyuluh agama, serta berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya di Kota Balikpapan. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, S.Pd.I., M.Pd., dalam surat pernyataan pimpinan menegaskan bahwa jajaran pimpinan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Seluruh informasi dalam laporan keuangan telah dimuat secara lengkap dan benar serta didukung oleh dokumen transaksi, catatan keuangan, pembukuan, dan dokumen pendukung lainnya. Pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan juga bertanggung jawab atas penerapan sistem pengendalian internal, pencegahan dan penanggulangan kecurangan, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelaksanaan audit sejak 2 Juni hingga 2 Juli 2026 menjadi bagian penting dalam memastikan dana yang dititipkan oleh muzaki dan masyarakat dikelola serta disalurkan secara tepat. Proses ini sekaligus menjadi wujud keterbukaan BAZNAS Kota Balikpapan kepada masyarakat mengenai pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Dengan selesainya audit Laporan Keuangan Tahun 2025, BAZNAS Kota Balikpapan akan terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, pelayanan kepada muzaki, serta efektivitas program pendistribusian dan pendayagunaan. Kepercayaan masyarakat menjadi modal utama bagi BAZNAS Kota Balikpapan dalam menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi para mustahik dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Balikpapan.
BERITA27/07/2026 | Hasan
Anak Hebat, Masa Depan Bangsa
Anak Hebat, Masa Depan Bangsa
Setiap tanggal 23 Juli, bangsa Indonesia memperingati Hari Anak Nasional sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak, perlindungan, dan masa depan anak-anak Indonesia. Peringatan ini mengingatkan kita bahwa setiap anak merupakan amanah sekaligus generasi penerus yang akan menentukan arah pembangunan bangsa pada masa mendatang. Anak-anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, pelayanan kesehatan, perlindungan, kasih sayang, serta lingkungan yang aman dan mendukung pertumbuhan mereka. Hak tersebut harus diterima oleh setiap anak tanpa membedakan latar belakang keluarga, kondisi ekonomi, suku, agama, maupun tempat tinggalnya. Namun, masih terdapat anak-anak yang harus menghadapi berbagai keterbatasan dalam perjalanan meraih cita-cita. Sebagian dari mereka tumbuh dalam keluarga dengan kondisi ekonomi yang belum stabil. Keterbatasan tersebut dapat memengaruhi akses terhadap pendidikan, kebutuhan belajar, pembinaan keagamaan, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri. Menghadapi kondisi tersebut, dibutuhkan kepedulian dan kerja sama dari seluruh unsur masyarakat. Pemerintah, keluarga, sekolah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak. Perlindungan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. BAZNAS Kota Balikpapan turut berkomitmen mengambil bagian dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui berbagai program pendidikan, sosial, dan keagamaan. Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan sekaligus ikhtiar untuk membantu mereka mendapatkan kesempatan yang lebih baik. Salah satu bentuk perhatian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan dan insentif kepada anak-anak yang belajar, menghafal, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Dukungan ini diharapkan dapat menambah semangat mereka dalam menuntut ilmu dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Melalui pemahaman agama yang baik, anak-anak diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan, kepedulian sosial, rasa tanggung jawab, dan akhlak mulia. Nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa depan. Pemberian bantuan mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat memberikan arti besar bagi anak-anak dan keluarga penerima manfaat. Selain membantu memenuhi kebutuhan, bantuan juga menjadi bentuk penghargaan atas semangat mereka dalam belajar. Perhatian yang diberikan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan keyakinan bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam memperjuangkan masa depan. Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh masyarakat mempunyai peran nyata dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak. Dana yang dihimpun tidak hanya membantu mengatasi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan pengelolaan yang amanah dan tepat sasaran, kebaikan para muzaki dapat menghadirkan harapan bagi generasi penerus bangsa. Hari Anak Nasional juga menjadi kesempatan bagi kita untuk kembali mendengarkan suara anak. Mereka membutuhkan ruang untuk menyampaikan pendapat, mengembangkan kreativitas, bermain, dan belajar tanpa rasa takut. Anak-anak harus dilindungi dari kekerasan, perundungan, eksploitasi, diskriminasi, serta berbagai tindakan yang dapat menghambat perkembangan fisik maupun mentalnya. Keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk mengenal kasih sayang, nilai kehidupan, dan tanggung jawab. Sementara itu, sekolah dan lingkungan masyarakat berperan memperluas pengalaman serta membentuk kemampuan sosial mereka. Ketika ketiganya berjalan selaras, anak akan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk tumbuh secara sehat dan optimal. Pada peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026, BAZNAS Kota Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghadirkan kepedulian nyata bagi anak-anak Indonesia. Dukungan dapat diberikan melalui perhatian, pendidikan, perlindungan, pendampingan, maupun zakat, infak, dan sedekah. Selamat Hari Anak Nasional. Semoga setiap anak Indonesia memperoleh hak pendidikan yang layak, tumbuh dalam bimbingan iman, terlindungi dari segala bentuk kekerasan, dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Mari bersama menjaga senyum mereka, mendukung langkah mereka, serta mengantarkan mereka menjadi generasi beriman, cerdas, tangguh, dan membawa kebaikan bagi bangsa.
BERITA23/07/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Buka Pendaftaran Diksar Satpam Gratis 2026
BAZNAS Kota Balikpapan Buka Pendaftaran Diksar Satpam Gratis 2026
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan membuka pendaftaran peserta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama secara gratis pada tahun 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kota Balikpapan dalam membantu masyarakat meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, serta kesiapan untuk memasuki dunia kerja, khususnya di bidang satuan pengamanan. Pendaftaran peserta dibuka mulai tanggal 20 Juli hingga 20 September 2026. Masyarakat Kota Balikpapan yang memenuhi seluruh persyaratan dapat segera menyiapkan dan menyerahkan berkas pendaftaran secara langsung ke Kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Kantor tersebut berada di belakang Gedung Parkir Klandasan, dekat Taman Bekapai, Kota Balikpapan. Program Diksar Satpam Gada Pratama ini dapat diikuti oleh pria maupun wanita beragama Islam yang berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Peserta juga wajib berdomisili di Kota Balikpapan yang dibuktikan dengan menyerahkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Selain persyaratan usia dan domisili, calon peserta harus berada dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Kondisi kesehatan tersebut wajib dibuktikan melalui surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Puskesmas. Persyaratan ini penting karena peserta nantinya akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pelatihan yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental. BAZNAS Kota Balikpapan juga menetapkan ketentuan tinggi badan minimal bagi calon peserta. Untuk peserta laki-laki, tinggi badan minimal yang dipersyaratkan adalah 165 sentimeter. Sementara itu, peserta perempuan harus memiliki tinggi badan minimal 160 sentimeter. Calon peserta juga harus memiliki berat badan yang proporsional. Berkas lainnya yang wajib dilengkapi adalah fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK yang masih berlaku. Calon peserta juga diminta menyerahkan surat keterangan penghasilan tidak tetap atau Surat Keterangan Penghasilan Rendah yang diterbitkan oleh kelurahan. Dokumen tersebut diperlukan sebagai bagian dari proses administrasi dan verifikasi calon penerima manfaat program. Selain itu, calon peserta wajib melampirkan pas foto terbaru berukuran 3 × 4 sentimeter sebanyak empat lembar. Seluruh dokumen dan berkas pendaftaran diharapkan telah dipersiapkan dengan lengkap sebelum diserahkan kepada petugas di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan. Adapun persyaratan lengkap pendaftaran Diksar Satpam Gada Pratama gratis tahun 2026 meliputi: 1. Pria atau wanita beragama Islam.2. Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.3. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari Puskesmas.4. Menyerahkan fotokopi KTP dan KK dengan domisili Kota Balikpapan.5. Memiliki tinggi badan minimal 165 sentimeter untuk laki-laki dan 160 sentimeter untuk perempuan.6. Memiliki berat badan yang proporsional.7. Menyerahkan fotokopi SKCK yang masih berlaku.8. Menyerahkan surat keterangan penghasilan tidak tetap atau Surat Keterangan Penghasilan Rendah dari kelurahan.9. Melampirkan pas foto terbaru ukuran 3 × 4 sebanyak empat lembar.10. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan Diksar hingga selesai.11. Siap mematuhi seluruh peraturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh BAZNAS Kota Balikpapan. Setiap calon peserta diharapkan membaca dan memahami seluruh ketentuan sebelum melakukan pendaftaran. Kesediaan mengikuti pelatihan sampai selesai menjadi salah satu hal penting karena Diksar Gada Pratama merupakan pendidikan dasar yang membutuhkan komitmen, tanggung jawab, disiplin, dan kesungguhan dari setiap peserta. Pelaksanaan Diksar Satpam Gada Pratama diperkirakan berlangsung pada akhir September 2026. Namun, waktu pelaksanaan tersebut masih bersifat perkiraan dan dapat mengalami penyesuaian sesuai dengan kesiapan penyelenggaraan. Informasi mengenai jadwal, tempat pelatihan, tahapan seleksi, serta ketentuan teknis lainnya akan disampaikan lebih lanjut kepada calon peserta yang memenuhi persyaratan. Melalui program ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas sebagai satuan pengamanan. Pelatihan juga diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, ketangguhan, serta kemampuan menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja. Masyarakat yang berminat disarankan tidak menunggu hingga mendekati batas akhir pendaftaran. Seluruh berkas sebaiknya segera dipersiapkan agar dapat diperiksa dan diserahkan tepat waktu. Mengingat jumlah peserta yang dapat mengikuti kegiatan ini terbatas, pendaftaran dapat ditutup setelah kuota yang tersedia terpenuhi. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi BAZNAS Kota Balikpapan melalui WhatsApp di nomor 0811-5994-414. Informasi ini juga diharapkan dapat dibagikan kepada keluarga, teman, maupun kerabat yang memenuhi persyaratan dan membutuhkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan kerja. Program Diksar Satpam Gada Pratama gratis ini merupakan kesempatan yang baik bagi masyarakat Kota Balikpapan untuk mempersiapkan diri menjadi tenaga satuan pengamanan yang disiplin, terlatih, dan bertanggung jawab. Segera lengkapi seluruh persyaratan dan serahkan berkas pendaftaran ke Kantor BAZNAS Kota Balikpapan sebelum tanggal 20 September 2026.
BERITA21/07/2026 | Hasan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Balikpapan.

Lihat Daftar Rekening →