WhatsApp Icon

Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan

14/03/2026  |  Penulis: Hasan

Bagikan:URL telah tercopy
Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan

Malam Lailatur Qadar

Lailatul Qadar merupakan salah satu malam yang paling istimewa dalam bulan suci Ramadan. Malam ini dikenal sebagai malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan, bahkan disebut lebih baik daripada seribu bulan. Keutamaan ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an pada Surah Al-Qadr, yang menggambarkan betapa agungnya malam tersebut bagi umat Islam yang beribadah dengan penuh keikhlasan.

Secara bahasa, Lailatul Qadar berarti malam penetapan atau malam kemuliaan. Pada malam inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril. Peristiwa besar ini menjadi awal dari petunjuk bagi umat manusia menuju jalan yang benar. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam-malam terakhir bulan Ramadan dengan harapan dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar.

Dalam berbagai hadits, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, ke-23, ke-25, ke-27, dan ke-29. Pada malam tersebut, para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan kedamaian bagi orang-orang yang beribadah. Malam itu dipenuhi ketenangan hingga terbit fajar.

Keutamaan Lailatul Qadar sangat luar biasa. Amal ibadah yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan atau sekitar delapan puluh tiga tahun. Artinya, satu malam ibadah yang dilakukan dengan penuh keimanan dan keikhlasan dapat memberikan pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT. Inilah kesempatan yang sangat berharga bagi setiap muslim untuk memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan salat malam.

Selain itu, Lailatul Qadar juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperbaiki akhlak, meningkatkan keimanan, serta memperbanyak amal kebaikan. Pada malam-malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.

Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca ketika mencari Lailatul Qadar adalah: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”, yang artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” Doa ini menjadi pengingat bahwa setiap manusia membutuhkan ampunan dan kasih sayang dari Allah SWT.

Oleh karena itu, marilah kita memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan sebaik-baiknya. Perbanyak ibadah, sedekah, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa kepada Allah SWT. Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar dan mendapatkan keberkahan yang melimpah dari Allah SWT.

Semoga Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai-nilai Ramadan dapat terus kita jaga bahkan setelah bulan suci ini berakhir.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Balikpapan.

Lihat Daftar Rekening →