WhatsApp Icon

Pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta

15/10/2026  |  Penulis: Hasan

Bagikan:URL telah tercopy
Pimpinan BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta

RAKORNAS 2026

JAKARTA – Pimpinan dan perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 13–15 Oktober 2026. Kehadiran jajaran BAZNAS Kota Balikpapan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan menyelaraskan pengelolaan zakat bersama BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia.

Rakornas tahun ini mengangkat tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”. Forum nasional tersebut mempertemukan perwakilan BAZNAS provinsi serta kabupaten dan kota untuk membahas penguatan peran zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Pertemuan ini juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, memperkuat sinergi, serta menyamakan langkah dalam mengelola dana umat agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.

BAZNAS RI menetapkan target pengumpulan ZIS-DSKL nasional sebesar Rp70 triliun pada 2027. Target tersebut menjadi salah satu arah strategis yang mendorong seluruh unsur pengelola zakat untuk terus meningkatkan penghimpunan, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan memastikan dana yang terkumpul dikelola secara amanah serta bertanggung jawab. Capaian itu memerlukan kerja bersama antara BAZNAS pusat dan daerah, lembaga amil zakat, pemerintah, mitra, serta masyarakat.

Bagi BAZNAS Kota Balikpapan, keikutsertaan dalam Rakornas menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan memperkuat komitmen pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Berbagai gagasan dan praktik baik yang dibahas dalam forum nasional dapat menjadi masukan dalam pengembangan pengelolaan zakat di daerah. Hal tersebut sejalan dengan upaya menghadirkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, terencana, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Tema zakat produktif dan berdampak menegaskan bahwa pengelolaan zakat perlu berorientasi pada manfaat yang dirasakan langsung oleh penerima. Pendayagunaan zakat yang dirancang berdasarkan kondisi mustahik berpotensi mendukung kemandirian dan kesejahteraan mereka. Karena itu, pendataan, penyaluran, pendampingan, serta evaluasi program perlu dilakukan dengan cermat agar bantuan dapat menjawab kebutuhan dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Keikutsertaan tersebut sekaligus mempererat hubungan kerja antarpengelola zakat. Komunikasi yang terbangun dalam forum seperti Rakornas dapat mendukung pertukaran informasi dan koordinasi dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang terus berkembang. Dengan saling berbagi pengalaman, BAZNAS daerah dapat memperoleh perspektif baru dalam meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan penghimpunan, serta merancang pendistribusian yang lebih sesuai dengan kebutuhan warga. Hasil koordinasi diharapkan menjadi bekal untuk terus meningkatkan pelayanan di wilayah masing-masing serta menjaga amanah dana umat secara optimal.

Melalui koordinasi dan kolaborasi yang kuat, program zakat diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Kepercayaan publik juga perlu dijaga melalui layanan yang baik, informasi yang jelas, dan pengelolaan dana yang dapat dipertanggungjawabkan. Partisipasi aktif masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah menjadi bagian penting dari ikhtiar bersama tersebut.

BAZNAS Kota Balikpapan berharap Rakornas BAZNAS 2026 menghasilkan langkah-langkah strategis yang dapat memperkuat pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Semangat konsolidasi ini diharapkan terus terwujud dalam kerja nyata di daerah, sehingga zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga kekuatan sosial untuk membantu meningkatkan kesejahteraan umat, termasuk masyarakat Kota Balikpapan.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Balikpapan.

Lihat Daftar Rekening →