Berita Terkini
25 Tahun BAZNAS: Menguatkan Zakat untuk Indonesia yang Berdaya
Memasuki usia seperempat abad, BAZNAS terus menunjukkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat. Sejak didirikan pada 17 Januari 2001, BAZNAS hadir sebagai garda terdepan dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan memperkuat keadilan sosial di Indonesia.
Dengan mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, peringatan 25 tahun BAZNAS menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. Selama 25 tahun, zakat telah menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga respon kebencanaan di berbagai wilayah.
Berbagai program unggulan terus dikembangkan, mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi produktif, hingga program pendidikan dan kesehatan yang berkelanjutan. Semua ini tidak terlepas dari kepercayaan dan dukungan para muzaki, mitra, serta partisipasi aktif masyarakat yang menjadikan zakat sebagai solusi nyata bagi permasalahan sosial.
Di usia yang ke-25 ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak guna memastikan manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas dan merata. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga kekuatan kolektif untuk membangun bangsa yang berkeadilan dan berkeadaban.
Peringatan 25 Tahun BAZNAS diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan dalam menebar kepedulian dan menghadirkan harapan. Dari zakat tumbuh harapan, dari kepedulian lahir kesejahteraan umat, menuju Indonesia yang lebih kuat dan berdaya.
17/01/2026 | Hasan
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan Hadiri Doa Bersama Peringatan Perjuangan Para Terdahulu di Lanal Balikpapan
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan menghadiri kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati perjuangan para terdahulu yang diselenggarakan di Kantor Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan. Kegiatan ini diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran terkait sebagai momentum refleksi, penghormatan atas jasa para pendahulu, serta penguatan nilai spiritual dan kebangsaan.
Acara diawali dengan pelaksanaan sholat Dhuhur berjamaah yang berlangsung dengan khidmat. Sholat berjamaah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan sebagai wujud kebersamaan, kekompakan, dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Suasana penuh kekhusyukan terasa di seluruh rangkaian ibadah yang diikuti oleh seluruh peserta.
Setelah sholat Dhuhur berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan. Dalam ceramahnya, Ketua BAZNAS memperkenalkan dan menjelaskan makna zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen ibadah sekaligus sarana membangun kepedulian sosial. Ia menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, khususnya apabila penghasilan telah mencapai nisab sesuai ketentuan syariat.
Ketua BAZNAS juga mengajak para ASN yang hadir untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Hal ini disampaikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, di mana BAZNAS merupakan lembaga resmi yang ditunjuk negara untuk mengelola zakat. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, pengelolaan dana zakat dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran demi kemaslahatan umat.
Selain zakat, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya infak dan sedekah sebagai amalan yang dapat dilakukan oleh setiap individu tanpa harus menunggu batas nisab. Infak dan sedekah menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar nilai-nilai perjuangan para terdahulu dapat terus diwarisi dan diwujudkan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antarinstansi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran spiritual dan sosial para peserta semakin meningkat, serta peran zakat, infak, dan sedekah dapat terus dioptimalkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di Kota Balikpapan.
15/01/2026 | Hasan
BAZNAS Kota Balikpapan Salurkan Bantuan Dana Tambahan untuk Pemasangan Kaki Palsu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan dana tambahan untuk pemasangan kaki palsu. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Balikpapan kepada mustahik penerima manfaat, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap penyandang disabilitas.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan dengan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup mustahik, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik namun tetap memiliki semangat untuk menjalani kehidupan secara mandiri.
“Bantuan dana tambahan ini kami salurkan agar penerima manfaat dapat segera melanjutkan proses pemasangan kaki palsu. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban sekaligus memberi harapan baru agar beliau dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik,” ujar Ketua BAZNAS Kota Balikpapan dalam sambutannya.
Penerima bantuan merupakan warga yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat kehilangan anggota tubuh, sehingga membutuhkan alat bantu berupa kaki palsu untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, proses rehabilitasi dan pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
BAZNAS Kota Balikpapan menegaskan bahwa dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS. Oleh karena itu, setiap penyaluran bantuan selalu dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang.
Melalui program bantuan kesehatan dan kemanusiaan ini, BAZNAS Kota Balikpapan berharap dapat terus hadir sebagai solusi bagi permasalahan sosial di tengah masyarakat. Selain membantu kebutuhan dasar, BAZNAS juga berupaya mendorong kemandirian dan pemulihan martabat mustahik agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan bermakna.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk menebar kepedulian, harapan, dan kemanusiaan bagi sesama.
14/01/2026 | Hasan




